Peran Pemuda Madiun Dalam Kasus Bjorka: Bantu Buat Chanel Telegram - Kumparan
Peran Pemuda Madiun Dalam Kasus Bjorka: Bantu Buat Chanel Telegram
Ilustrasi hacker. Foto: ShutterstockPemuda Madiun bernama Muhammad Agung Hidayatullah telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus hacker Bjorka. Dari hasil penyelidikan, peran Agung yakni membantu Bjorka dalam menjalankan aksinya.
Juru bicara Div Humas Polri Kombes Ade Yaya Suryana mengatakan, bantuan tersebut berupa membuat chanel Telegram yang berisi informasi tentang Bjorka.
''Jadi timsus telah melakukan beberapa upaya dan berhasil mengamankan tersangka inisial MAH, adapun peran tersangka merupakan bagian dari kelompok yang berperan sebagai penyedia channel telegram Bjorkanism,'' kata Ade di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/9).
''Selanjutnya channel Telegram tersebut digunakan untuk mengupload informasi yang berada pada Brigittwo,'' lanjutnya.
Ade menuturkan, Agung diketahui sudah 3 kali menyebar informasi tentang Bjorka. Salah satu konten yang disebar berjudul The Next Leaks Will Come From The President of Indonesia.
Jubir Divisi Humas Polri Kombes Ade Yaya Suryana. Foto: Jonathan Devin/kumparan''Tersangka pernah melakukan posting sebanyak tiga kali. Yaitu tanggal 8 september 2022, Stop Being Idiot. Kemudian 9 September 2022 'The Next Leaks Will Come From The President of Indonesia,'' ujarnya.
''Kemudian tanggal 9 September 2022 'the next liks?? welcome come from the president of Indonesia' dan tanggal 10 September 2022 'to support people who are by holding demonstranse in Indonesia','' lanjutnya.
Menurut Ade, motif Agung membantu Bjorka yakni ingin terkenal dan mendapatkan keuntungan. Sedangkan siapa dibalik Bjorka sendiri masih dalam penyelidikan.
''Itu yang di-publish oleh tersangka tersebut. Adapun motifnya, motif tersangka membantu Bjorka agar dapat menjadi terkenal dan mendapatkan uang, itu motifnya,'' pungkasnya.
[Category Opsiin, Tekno]
[Tags Featured,Madiun, Bjorka, Telegram]