Menampilkan Hal Sadistis, Silent Hill f Dilarang di Australia
SELULAR.ID – Australian Classification Board menolak memberikan peringkat usia untuk gim Silent Hill f.
Hal ini menandakan bahwa gim yang mengambil cerita berlatar di Jepang tersebut, tak bisa beredar di Negeri Kanguru.
Meski demikian, pihak berwenang Australia tak menjelaskan secara pasti apa larangan yang konkret atas pelarangan gim tersebut.
Dalam deskripsinya, Silent Hill f secara terang-terangan menjelaskan alur permainan.
Gim menampilkan beberapa adegan ekstrem yang mengarah pada adegan sadistis.
Adegan sadis ini seperti wajah yang terkoyak, terdapat karakter yang dibakar hidup-hidup, hingga organ dalam tubuh dan urat yang disajikan dalam nampan.
Hal ini yang menjadikan para gamer berspekulasi, bahwa Australia tidak mengizinkan gim itu masuk wilayahnya.
Konami, yang menaungi gim Silent Hill, termasuk yang terbaru Silent Hill f menjelaskan, alur gim berisi hal yang sensitif.
Baca juga: Netizen Ungkap Ada 4 Series Game Konami PES Yang Dinobatkan Jadi Versi Terbaik
Steam juga memberi peringatan bahwa ada adegan diskriminasi gender, kekerasan terhadap anak, hingga perundungan.
Hal lain yang diperingatkan Steam yakni terdapat adegan halusinasi karena narkoba, serta penyiksaan dan kekerasan eksplisit.
“Jika Anda merasa tidak nyaman saat bermain, silakan istirahat atau bicarakan dengan seseorang yang Anda percaya,” ujar keterangan Konami dalam laman resminya, mengutip Winfuture.
Secara tidak langsung, Konami memberi tahu soal dampak intens memainkan gim Silent Hill f bagi para gamers.
Gim yang sangat memainkan psikologi ini menjadi hal yang harus digarisbawahi.
Aturan Ketat Australia
Australia terkenal menjadi wilayah paling ketat terhadap perlindungan anak dari dunia maya.
Belum lama ini, Australia meresmikan larangan bermedia sosial bagi anak usia dibawah 16 tahun.
Menariknya, Bukan kali pertama game Silent Hill bermasalah di Australia.
Pada tahun 2008, Silent Hill: Homecoming, juga sempat dilarang sebelum akhirnya dirilis dengan beberapa perubahan untuk mengurangi unsur kekerasannya.
Namun, belum ada kepastian apakah Konami akan melakukan perubahan serupa untuk SilentHill f.
Silent Hill f mengambil setting di pedesaan Jepang pada tahun 1960-an.
Karakter utama, Shimizu Hinako, harus menghadapi kengerian di kota yang diselimuti kabut serta melawan ketakutan dalam dirinya sendiri.
Baca juga: Game Efootball 2022 Diklaim Buruk oleh Pengguna, Konami Minta Maaf
Gim Silent Hill f dijadwalkan segera rilis di PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC dengan Xbox Play Anywhere yang mendukung.
Di Jepang, gim tersebut menjadi gim pertama yang ditandai sebagai permainan yang hanya bisa dijalankan oleh usia dewasa 18+ atau CERO-Z.
Simak berita menarik lainnya dari Selular.id di Google News
SELULAR.ID – Australian Classification Board menolak memberikan peringkat usia untuk gim Silent Hill f.
Hal ini menandakan bahwa gim yang mengambil cerita berlatar di Jepang tersebut, tak bisa beredar di Negeri Kanguru.
Meski demikian, pihak berwenang Australia tak menjelaskan secara pasti apa larangan yang konkret atas pelarangan gim tersebut.
Dalam deskripsinya, Silent Hill f secara terang-terangan menjelaskan alur permainan.
Gim menampilkan beberapa adegan ekstrem yang mengarah pada adegan sadistis.
Adegan sadis ini seperti wajah yang terkoyak, terdapat karakter yang dibakar hidup-hidup, hingga organ dalam tubuh dan urat yang disajikan dalam nampan.
Hal ini yang menjadikan para gamer berspekulasi, bahwa Australia tidak mengizinkan gim itu masuk wilayahnya.
Konami, yang menaungi gim Silent Hill, termasuk yang terbaru Silent Hill f menjelaskan, alur gim berisi hal yang sensitif.
Baca juga: Netizen Ungkap Ada 4 Series Game Konami PES Yang Dinobatkan Jadi Versi Terbaik
Steam juga memberi peringatan bahwa ada adegan diskriminasi gender, kekerasan terhadap anak, hingga perundungan.
Hal lain yang diperingatkan Steam yakni terdapat adegan halusinasi karena narkoba, serta penyiksaan dan kekerasan eksplisit.
“Jika Anda merasa tidak nyaman saat bermain, silakan istirahat atau bicarakan dengan seseorang yang Anda percaya,” ujar keterangan Konami dalam laman resminya, mengutip Winfuture.
Secara tidak langsung, Konami memberi tahu soal dampak intens memainkan gim Silent Hill f bagi para gamers.
Gim yang sangat memainkan psikologi ini menjadi hal yang harus digarisbawahi.
Aturan Ketat Australia
Australia terkenal menjadi wilayah paling ketat terhadap perlindungan anak dari dunia maya.
Belum lama ini, Australia meresmikan larangan bermedia sosial bagi anak usia dibawah 16 tahun.
Menariknya, Bukan kali pertama game Silent Hill bermasalah di Australia.
Pada tahun 2008, Silent Hill: Homecoming, juga sempat dilarang sebelum akhirnya dirilis dengan beberapa perubahan untuk mengurangi unsur kekerasannya.
Namun, belum ada kepastian apakah Konami akan melakukan perubahan serupa untuk SilentHill f.
Silent Hill f mengambil setting di pedesaan Jepang pada tahun 1960-an.
Karakter utama, Shimizu Hinako, harus menghadapi kengerian di kota yang diselimuti kabut serta melawan ketakutan dalam dirinya sendiri.
Baca juga: Game Efootball 2022 Diklaim Buruk oleh Pengguna, Konami Minta Maaf
Gim Silent Hill f dijadwalkan segera rilis di PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC dengan Xbox Play Anywhere yang mendukung.
Di Jepang, gim tersebut menjadi gim pertama yang ditandai sebagai permainan yang hanya bisa dijalankan oleh usia dewasa 18+ atau CERO-Z.
Simak berita menarik lainnya dari Selular.id di Google News
Tidak ada komentar:
Posting Komentar