0
News
    Ingin Cepat Kaya? Kerja, Jangan Judi - Kumpulan Informasi Teknologi Hari ini, Setiap Hari Pukul 16.00 WIB
    Home AI Amazon Berita Featured Kecerdasan Buatan Spesial

    Amazon Gelontorkan Ratusan Triliun ke Perusahaan AI saat PHK 16.000 Karyawan, Mantap Gantikan Manusia dengan Robot? - Viva

    3 min read

     

    Amazon Gelontorkan Ratusan Triliun ke Perusahaan AI saat PHK 16.000 Karyawan, Mantap Gantikan Manusia dengan Robot?

    Jakarta, VIVA – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tekanan efisiensi, keputusan investasi di sektor AI justru semakin agresif. Salah satu langkah paling mencolok ini datang dari Amazon, yang dikabarkan tengah menyiapkan investasi bernilai puluhan miliar dolar AS ke OpenAI

    PHK Besar-besaran Hantam Perusahaan Global, Amazon hingga Nestlé Pangkas Puluhan Ribu Karyawan

    Langkah ini menjadi sorotan karena terjadi bersamaan dengan kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar di internal perusahaan.

    Melansir dari laporan CNBC, Jumat, 30 Januari 2026, Amazon disebut sedang dalam pembicaraan untuk berinvestasi hingga US$50 miliar atau sekitar Rp835 triliun ke OpenAI. Nilai ini berpotensi menjadikannya salah satu suntikan dana terbesar dalam sejarah industri AI. 

    Ogah Kerja Bareng Gen Z, Generasi Boomers Pilih Pensiun Lebih Cepat

    Pembahasan dilaporkan melibatkan langsung CEO OpenAI Sam Altman dan CEO Amazon Andy Jassy, dengan kesepakatan yang masih bisa berubah sebelum final. Tak hanya itu, OpenAI juga dikabarkan menjajaki pendanaan dari investor lain, sehingga total putaran pendanaan bisa mencapai US$100 miliar atau sekitar Rp1.670 triliun. 

    Jika terealisasi, posisi OpenAI sebagai salah satu perusahaan AI dengan dukungan modal terbesar di dunia akan semakin kuat. Menariknya, rencana investasi jumbo ini muncul di saat Amazon juga melakukan efisiensi besar melalui PHK sekitar 16.000 karyawan korporat.

    Amazon PHK 16.000 Karyawan, Persaingan AI Makin Sengit!

    Amazon sebelumnya juga memperkirakan belanja modal bisa mencapai US$125 miliar atau sekitar Rp2.088 triliun pada 2026. Dana ini difokuskan pada pembangunan pusat data, infrastruktur komputasi AI, serta pengembangan chip AI internal. 

    Prusahaan sebenarnya sudah lebih dulu menanamkan miliaran dolar pada Anthropic, pesaing OpenAI. Tetapi, investasi di OpenAI juga berpotensi diiringi kerja sama teknologi, termasuk penggunaan layanan cloud Amazon Web Services serta kemungkinan pemanfaatan chip AI buatan Amazon.


    Komentar
    Additional JS