0
News
    Ingin Cepat Kaya? Kerja, Jangan Judi - Kumpulan Informasi Teknologi Hari ini, Setiap Hari Pukul 16.00 WIB
    Home Berita Featured Spesial SSD

    Era SSD 1 TB Murah Sudah Berakhir - Kompas

    5 min read

     

    Era SSD 1 TB Murah Sudah Berakhir

    KOMPAS.com - Kabar buruk untuk Anda yang mau merakit PC atau menambah storage laptop dalam waktu dekat. Masa keemasan harga SSD (Solid State Drive) yang ramah di kantong tampaknya harus berakhir.

    Peringatan ini datang langsung dari petinggi Kioxia, salah satu produsen memori flash terbesar di dunia.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Petinggi Kioxia secara blak-blakan menyatakan bahwa era SSD murah, khususnya kapasitas 1 TB yang sempat menjadi standar baru bagi konsumen, sudah berlalu.

    Baca juga: Kecerdasan Buatan (AI) Bikin Pasokan Air Minum Berkurang

    Penyebab utamanya bukan lagi gangguan rantai pasok seperti saat pandemi, melainkan ledakan permintaan dari sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang tak terbendung.

    Arab Saudi Tak Mau Iran Diserang, Pilih Kerja Sama dan Perdamaian

    Kondisi pasokan chip memori saat ini digambarkan sangat kritis. Kioxia mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa seluruh persediaan chip NAND flash mereka untuk tahun ini sudah ludes terjual.

    Bukan hanya tahun ini, "krisis" ketersediaan ini diprediksi berlanjut dalam jangka panjang, seperti dikutip KompasTekno dari Toms Hardware.

    Baca juga: Toko Elektronik Akibahara “Ngemis” PC Bekas ke Pelanggan

    Petinggi Kioxia tersebut memperkirakan bahwa stok mereka kemungkinan besar sudah habis dipesan hingga tahun 2027 mendatang.

    Artinya, produsen perangkat elektronik, mulai dari smartphone, laptop, hingga konsol game, harus berebut jatah sisa kapasitas produksi yang sangat terbatas.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Dampaknya, mereka harus membayar harga tinggi untuk mendapatkan komponen memori, yang pada akhirnya dibebankan kepada pembeli.

    Baca juga: IDC: Krisis Memori Ancam Pasar PC Tahun 2026

    Disedot server AI

    Biang kerok dari kelangkaan ini adalah kebutuhan tinggi dari industri AI. Pusat data (data center) yang menjadi otak dari berbagai layanan AI membutuhkan kapasitas penyimpanan yang masif dan cepat.

    Korporasi-korporasi raksasa ini memborong pasokan chip memori dalam jumlah besar, hanya menyisakan sedikit untuk pasar konsumen ritel.

    Akibatnya, hukum ekonomi dasar berlaku,  ketika permintaan meroket sementara pasokan terkunci, harga pasti melambung.

    Baca juga: Oppo, Vivo, dan Xiaomi Bakal Langka? Stok HP Murah Terancam Hilang Tahun Ini

    Kioxia mewanti-wanti bahwa konsumen harus mulai terbiasa dengan harga SSD yang lebih tinggi.

    Harga SSD kapasitas 1 TB, yang sebelumnya sempat menyentuh titik terendah dan menjadi primadona bagi perakit PC, kini dipastikan akan merangkak naik dan sulit untuk turun kembali dalam waktu dekat.

    Bagi konsumen, pesan tersirat dari Kioxia ini jelas, jika Anda melihat SSD dengan harga wajar di pasaran saat ini, mungkin itu adalah momen terakhir sebelum harganya melesat.

    Baca juga: Stok RAM Laptop Sedunia Sisa 30 Persen, Harga Kulkas Bakal Naik

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS