Loker Komdigi Dijuluki Loker Paleng Aneh 2026, Data Pribadi Tersebar ke Publik dan Berpotensi Langgar UU PDP - Fajar
FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Lowongan Kerja (loker) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dijuluki loker paling aneh di 2026. Diberikan oleh Director of National AI Research sekaligus konten kreator, Abil Sudarman.
“Penghargaan loker paling aneh di 2026 gue berikan kepada Komdigi. Ini lowongan pengadaan jasa lainnya perorangan di Komdigi. Tapi dia bisa kerja, tapi kayaknya dia nggak PNS,” kata Abil melalui videonya di Instagram, Selasa (27/1/2026).
Loker itu dibuka resmi oleh Kemeterian Komdigi. Bagian dari penerimaan pengadaan jasa lainnya perorangan (PJLP) di Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi.
Dia mengatakan persyaratannya bukan di persyaratannya. Permasalahannya, ketika di apply, mengarahkan pada Google Dribe.
“Keren tuh. Pas gue buka. Duarr. Google Drive. Anehnya adalah, di Google Drive ini kita harus masukin CV sendiri, beserta dokumen foto KTP, surat lamaran kerja, surat kererangan sehat, fotokopi ijazah, transkrip nilai, sama surat keterangan kerja sebelumnya,” paparnya.
Di Google Drive tersebut, semua folder bisa terlihat. Siapa saja bisa dengan mudah mengakses folder pelamar, yang sebenarnya merupakan data pribadi.
“Masalahnya adalah semua pelamar kelihatan di Google Drive ini. Semua. Foldernya kelihatan nih nama-namanya,” ujarnya.
“Jadi lu mau ngelamar, lu bisa buka data pribadi pelamar lain, kelihatan telanjang. Smeuanya dibuka,” tambahnya.
Menurutnya, hal tersebut bukan saja aneh. Tapi berpotensi melanggar Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP).
“Bukan hanya praktek yang aneh, ini melanggar Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi yang diusulkan Komdigi sendiri,” ujarnya.
“Udah jelas nggak boleh membongkar data pribadi, tapi ini dia membongkar sendiri UU yang diusulkan. Bagaimana coba,” tambahnya.
Abil mengaku mempertaruhkan media sosialnya dengan pengikut 133 ribu di Instagram dengan mengunggah konten yang dibuatnya. Pasalnya, Komdigi punya wewenang memblokir akun.
“Dengan video ini, saya mempertaruhkan seosial media saya. Semoga nggak diblokir, karena mereka bisa blokir sosial media sekarang,” ucapnya.
Di sisi lain, Abil memberi software gratis pada Komdigi untuk rekrutmen.
“Biar gue nggak dimarahin. Gue kasih Komdigi software rekrutmen gue gratis. Ordal.id, di situ lu bisa rekrut tanpa ada data bocor. Jauh lebih gampang, dan calon kandidat tuh bisa diinterview pakai AI. Jadi jauh lebih mudah. Ampun. Ampun,” pungkasnya.
(Arya/Fajar)