Pulihkan Pemadaman Internet Iran, Trump Bakal Libatkan Orang Terkaya Dunia - CNBC Indonesia
2 min read
Pulihkan Pemadaman Internet Iran, Trump Bakal Libatkan Orang Terkaya Dunia
Senin, 12 Januari 2026 - 13:45 WIB
Otoritas Iran memutus layanan internet di tengah berlanjutnya aksi protes anti-pemerintah. FOTO/Khiaban Tribune
A
A
A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan akan berbicara dengan orang terkaya di dunia Elon Musk terkait pemulihan akses internet di Iran. Pernyataan tersebut muncul setelah Otoritas Iran memutus layanan internet di tengah berlanjutnya aksi protes anti-pemerintah di negara tersebut.
Trump menyampaikan rencana itu saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai peluang melibatkan perusahaan milik Musk, SpaceX, yang menyediakan layanan internet satelit Starlink. Layanan tersebut diketahui telah digunakan secara terbatas di Iran dalam situasi pembatasan akses komunikasi. "Dia sangat piawai dalam hal semacam itu, dia memiliki perusahaan yang sangat bagus," ujar Trump dikutip dari The Economic Times, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Kerusuhan Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, Pasokan Global Terancam
Trump menilai kemampuan Musk dan perusahaannya relevan untuk membantu memulihkan konektivitas internet di wilayah yang terdampak pemutusan jaringan. Starlink selama ini dikenal mampu menyediakan akses internet berbasis satelit di daerah terpencil atau wilayah dengan infrastruktur komunikasi yang dibatasi.
Trump menyampaikan rencana itu saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai peluang melibatkan perusahaan milik Musk, SpaceX, yang menyediakan layanan internet satelit Starlink. Layanan tersebut diketahui telah digunakan secara terbatas di Iran dalam situasi pembatasan akses komunikasi. "Dia sangat piawai dalam hal semacam itu, dia memiliki perusahaan yang sangat bagus," ujar Trump dikutip dari The Economic Times, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Kerusuhan Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, Pasokan Global Terancam
Trump menilai kemampuan Musk dan perusahaannya relevan untuk membantu memulihkan konektivitas internet di wilayah yang terdampak pemutusan jaringan. Starlink selama ini dikenal mampu menyediakan akses internet berbasis satelit di daerah terpencil atau wilayah dengan infrastruktur komunikasi yang dibatasi.
Rencana pembicaraan tersebut juga mencerminkan dinamika hubungan Trump dan Musk yang selama ini kerap naik turun. Musk sebelumnya menjadi salah satu penyumbang dana kampanye Trump yang mengantarkannya kembali ke Gedung Putih, serta sempat terlibat dalam agenda pemangkasan besar-besaran di pemerintahan federal.
Namun, hubungan keduanya sempat merenggang ketika Musk secara terbuka menentang rancangan undang-undang pajak unggulan Trump pada tahun lalu. Perseteruan itu menjadi sorotan publik karena melibatkan dua tokoh berpengaruh di bidang politik dan teknologi.
Baca Juga: Iran Mencekam! Internet Mati Total di Seluruh Negeri Seiring Unjuk Rasa Meluas
Namun dalam beberapa waktu terakhir, hubungan Trump dan Musk kembali menunjukkan tanda-tanda membaik. Keduanya terlihat bersama dalam sebuah jamuan makan malam di resor Mar-a-Lago milik Trump pada bulan ini, yang memicu spekulasi tentang kerja sama lanjutan di berbagai isu strategis, termasuk akses internet global.
(nng)