7 Penyebab Utama YouTube Down Hari Ini - Media Indonesia

LAYANAN berbagi video terbesar di dunia, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan massal (down) secara global pada Rabu pagi, 18 Februari 2026. Pantauan di situs Downdetector menunjukkan lonjakan laporan hingga lebih dari 320.000 aduan di Amerika Serikat dan ribuan lainnya di Indonesia sejak pukul 08.00 WIB.
Pengguna mengeluhkan halaman beranda (Home) yang kosong, munculnya pesan "Something went wrong", hingga kegagalan fitur Shorts. Berdasarkan data teknis dan pernyataan resmi tim Google, berikut adalah 7 penyebab utama YouTube down hari ini.
1. Gangguan pada Sistem Rekomendasi (Confirmed)
Penyebab utama yang telah dikonfirmasi oleh TeamYouTube adalah kegagalan pada Recommendations System. Masalah ini mencegah algoritma memunculkan video di berbagai permukaan utama, termasuk Beranda, YouTube Music, dan YouTube Kids. Inilah mengapa pengguna melihat layar kosong meski koneksi internet mereka stabil.
2. Kegagalan Microservices pada Backend
YouTube beroperasi menggunakan arsitektur microservices. Hari ini, layanan yang menangani "Feed Generation" mengalami kegagalan respons (timeout). Menariknya, fitur pencarian dan riwayat tontonan (History) masih berfungsi bagi sebagian pengguna, membuktikan bahwa gangguan hanya terjadi pada service tertentu.
Update Pukul 11.00 WIB: Google mengonfirmasi layanan telah pulih sepenuhnya. Pengguna disarankan melakukan refresh pada aplikasi atau browser masing-masing.
3. Sinkronisasi Akun dan Masalah Autentikasi
Banyak pengguna melaporkan terkeluar dari akun (logged out) secara otomatis di perangkat Android TV dan Xbox. Gangguan ini dipicu oleh masalah pada server identitas Google yang gagal memverifikasi token sesi pengguna secara real-time.
4. Bug Update pada Infrastruktur AI
Memasuki tahun 2026, YouTube semakin mengandalkan AI generatif untuk personalisasi konten. Pembaruan pada core algoritma AI yang dilakukan secara simultan diduga memicu konflik pada distribusi cache, mengakibatkan sistem gagal merender elemen visual.
5. Beban Trafik Global yang Tidak Merata
Lonjakan laporan yang mencapai puncaknya pada pukul 08.15 WIB menunjukkan adanya tekanan pada bandwidth regional. Di Indonesia, laporan gangguan didominasi oleh masalah koneksi server (52%) dan kegagalan fungsi aplikasi (35%).
6. Konflik pada Sistem Keamanan (CAPTCHA Loop)
Beberapa pengguna melaporkan munculnya permintaan CAPTCHA secara berulang. Hal ini terjadi ketika sistem pertahanan DDoS Google salah mengidentifikasi trafik normal sebagai ancaman akibat anomali pola akses global.
7. Pemeliharaan Sistem YouTube TV
Layanan YouTube TV juga terdampak secara signifikan. Investigasi menunjukkan adanya keterkaitan antara gangguan layanan utama dengan pembaruan infrastruktur streaming yang menyebabkan efek domino pada API inti YouTube.
Kesimpulan
Gangguan YouTube pada 18 Februari 2026 ini merupakan pengingat betapa kompleksnya sistem algoritma yang menopang hiburan digital kita. Meskipun sempat lumpuh selama hampir 3 jam, langkah cepat tim teknis Google berhasil memulihkan layanan sebelum tengah hari. (Z-10)