0
News
    Home Berita Featured Game Microsoft Spesial

    Microsoft Rombak Pucuk Pimpinan Gaming, Spencer Pensiun Setelah 38 Tahun - Kontan

    5 min read

     

    Microsoft Rombak Pucuk Pimpinan Gaming, Spencer Pensiun Setelah 38 Tahun

    Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

    KONTAN.CO.ID - Raksasa teknologi Microsoft mengumumkan bahwa Kepala Divisi Gaming Phil Spencer akan pensiun setelah 38 tahun berkarier di perusahaan tersebut.

    Pengumuman ini menandai perombakan besar dalam kepemimpinan bisnis game Microsoft.

    Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Dorong Shopee Affiliate Buka Peluang Kerja Baru

    Sebagai penggantinya, Microsoft menunjuk orang dalam perusahaan, Asha Sharma sebagai Executive Vice President sekaligus CEO divisi gaming. Sebelumnya, Sharma memimpin pengembangan produk untuk model dan layanan kecerdasan buatan (AI) di Microsoft.

    Baca Juga: Donald Trump Akan Kunjungi China Akhir Maret, Tarif Jadi Sorotan

    Dalam pernyataannya Jumat (20/2/2026), Sharma mengatakan akan kembali memperkuat fokus pada konsol Xbox dengan berkomitmen kepada para penggemar dan pemain inti Xbox.

    Tantangan Berat Divisi Gaming

    Divisi Microsoft Gaming tengah menghadapi tekanan biaya akibat tarif impor, persaingan ketat, serta ketidakpastian belanja konsumen. Kondisi tersebut mendorong perusahaan menaikkan harga perangkat keras Xbox.

    Pada laporan kinerja kuartal Desember lalu, Microsoft mencatat pendapatan divisi gaming turun sekitar 9,5%.

    Baca Juga: Apa Itu Tarif Global Trump dan Kapan Berlakunya?

    Perusahaan juga membukukan beban penurunan nilai (impairment) yang tidak diungkapkan secara rinci di unit tersebut.

    Microsoft sebelumnya merampungkan akuisisi senilai 69 miliar dolar AS terhadap pembuat "Call of Duty", Activision Blizzard, pada 2023.

    Akuisisi itu memperkuat posisi Microsoft di industri game global setelah melalui pengawasan regulasi yang ketat.

    Di pasar konsol, Xbox menghadapi persaingan kuat dari Sony dengan lini PlayStation, terutama dalam hal pangsa pasar dan game eksklusif.

    Transisi Kepemimpinan

    Spencer menyatakan akan tetap berada dalam peran penasihat hingga musim panas guna memastikan proses transisi berjalan lancar.

    CEO Microsoft Satya Nadella mengungkapkan bahwa keputusan pensiun Spencer telah direncanakan sejak tahun lalu sebagai bagian dari perencanaan suksesi.

    Baca Juga: Trump Ganti Tarif IEEPA dengan Bea Masuk Global 10%, Siapkan Investigasi Baru

    Selain itu, Presiden dan Chief Operating Officer Xbox Sarah Bond juga akan meninggalkan perusahaan untuk memulai babak baru dalam kariernya.

    Microsoft turut mengumumkan bahwa Matt Booty kini menjabat sebagai Executive Vice President dan Chief Content Officer di divisi gaming. Sebelumnya, ia memimpin unit game content dan studios di Microsoft, dan akan melapor langsung kepada Sharma.

    Fase Baru Xbox

    Analis PP Foresight, Paolo Pescatore, menilai momentum ini menunjukkan Microsoft tengah menggeser Xbox dari fase "reinvention" menuju fase eksekusi.

    Baca Juga: Trump Perintahkan Pembukaan Arsip UFO, Sebut Publik Berhak Tahu

    Menurutnya, penunjukan Sharma mengisyaratkan strategi "Xbox everywhere", dengan pemanfaatan AI untuk meningkatkan penemuan konten, keterlibatan pemain, serta dukungan bagi pengembang.

    Dengan kepemimpinan baru dan fokus pada inovasi berbasis AI, Microsoft kini bersiap menghadapi babak persaingan berikutnya di industri game global.


    Komentar
    Additional JS