0
News
    Ingin Cepat Kaya? Kerja, Jangan Judi - Kumpulan Informasi Teknologi Hari ini, Setiap Hari Pukul 16.00 WIB
    Home Banjir Bencana Berita Featured Lintas Peristiwa Spesial Sumatera Sumatera Barat UNESCO

    Peran FARO Focus 3D Pulihkan Situs UNESCO dari Banjir - GadgetDIVA

    4 min read

     

    Peran FARO Focus 3D Pulihkan Situs UNESCO dari Banjir



    Faro Focus 3D Pulihkan Situs Unesco Dari Banjir

    GadgetDIVA - Banjir bandang yang menerjang Sumatera Barat sejak akhir 2025 telah menimbulkan kekhawatiran besar, tidak hanya bagi penduduk lokal tetapi juga bagi dunia internasional. Pasalnya, bencana ini mulai mengancam stabilitas struktur Jalur Kereta Api Batu Bara Teluk Bayur-Sawahlunto, sebuah lintasan legendaris sepanjang 155 km yang telah berdiri kokoh sejak tahun 1891.

    ​Jalur ini bukan sekadar rel biasa, melainkan mahakarya rekayasa kolonial yang dilengkapi teknologi rel bergerigi untuk menembus perbukitan terjal dan terowongan Lubang Kalam. Berkat nilai sejarahnya yang luar biasa, UNESCO secara resmi menetapkan kawasan ini sebagai Warisan Dunia pada tahun 2019. Sayangnya, luapan air dan pergeseran tanah kini mengancam keaslian struktur bersejarah tersebut.

    ​Menghadapi cuaca ekstrem yang kian sering terjadi, upaya pelestarian kini tidak bisa lagi hanya mengandalkan perbaikan fisik secara konvensional. Dokumentasi digital yang mendalam menjadi kebutuhan mendesak untuk memahami kerusakan pascabencana secara objektif. Data ini berfungsi sebagai fondasi utama dalam merancang strategi restorasi yang akurat tanpa menghilangkan nilai orisinalitas situs.

    ​Guna menjawab tantangan tersebut, PT Datascrip memperkenalkan FARO Focus 3D Laser Scanner sebagai solusi teknologi mutakhir. Alat ini mampu melakukan pemindaian presisi tinggi untuk merekam detail bangunan dan infrastruktur dengan sangat cepat. Hasilnya adalah representasi digital tiga dimensi yang menjadi panduan vital bagi tim konservasi dalam menentukan langkah pemulihan.

    ​Teknologi FARO Focus 3D memiliki kemampuan luar biasa dalam menangkap jutaan titik data per detik dengan tingkat akurasi mencapai 1\text{–}2 \text{ mm}. Perangkat ini juga hadir dalam berbagai varian jarak jangkau, mulai dari model Core hingga Premium Max yang mampu memindai hingga radius 400 meter, sehingga sangat fleksibel untuk berbagai kondisi medan yang sulit.

    ​Selain unggul dalam presisi, perangkat ini dirancang tangguh dengan standar perlindungan IP54 dan baterai yang tahan lama, menjadikannya andal untuk operasional lapangan yang berat. Penggunaan laser Class 1 yang aman bagi mata serta integrasi foto resolusi tinggi memastikan setiap sudut aset bersejarah terdokumentasi dengan kualitas visual yang sempurna.

    ​Implementasi teknologi ini telah dilakukan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Sumatera Barat untuk memetakan Jalur Kereta Api Sawahlunto. Dengan dukungan teknis penuh dari PT Datascrip, data hasil pemindaian tersebut kini menjadi basis krusial dalam menyusun rencana revitalisasi jangka panjang guna menjaga komitmen pelestarian budaya di tanah Minang.

    ​Langkah digitalisasi ini juga sebelumnya telah sukses diterapkan di kawasan Candi Prambanan dan Candi Sewu. Melalui pendekatan berbasis data presisi ini, diharapkan warisan budaya nasional tetap memiliki “cadangan digital” yang utuh, sehingga keagungan sejarah Indonesia tetap terjaga meskipun harus berhadapan dengan risiko bencana dan perubahan iklim di masa depan.

    Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.


    Komentar
    Additional JS