0
News
    Home Berita Featured Gadget Keamanan Digital Samsung Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S27 Smartphone Spesial

    Sering Bocor, Samsung Perketat Keamanan Galaxy S26 dan S27 - KABARMEGAPOLITAN

    3 min read

     

    Sering Bocor, Samsung Perketat Keamanan Galaxy S26 dan S27


    Ilustrasi. Sering Bocor, Samsung Perketat Keamanan Galaxy S26 dan S27 /news.mydrivers.com

    KABARMEGAPOLITAN.com - Samsung dilaporkan mulai mengambil langkah tegas untuk menekan kebocoran informasi terkait pengembangan smartphone terbarunya.

    Menurut laporan media Korea Selatan The Korea Herald, perusahaan kini memperketat sistem komunikasi internal menyusul maraknya bocoran tentang seri Galaxy S26 dan Galaxy S27.

    Langkah ini menunjukkan betapa seriusnya Samsung menghadapi masalah kebocoran produk yang terus terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

    Samsung disebut telah menghadirkan fitur baru berupa mode chat terenkripsi pada sistem komunikasi internal perusahaan. Fitur ini dirancang khusus untuk mencegah informasi sensitif terkait pengembangan produk tersebar ke luar.

    Baca Juga: Samsung Siap Hadirkan Evolusi Kamera Mobile dalam Galaxy Unpacked Februari 2026 

    Jika fitur ini diaktifkan, karyawan tidak dapat:

    Menyalin isi percakapan

    Meneruskan pesan

    Menyimpan konten chat

    Mengambil screenshot

    Tujuannya jelas: mencegah memo internal atau rencana produk bocor ke platform anonim dan kemudian menyebar ke publik melalui leaker atau media.

    Samsung bahkan berencana memperluas sistem keamanan ini ke perusahaan afiliasi dan mitra kerja.

    Baca Juga: Tampilan One UI 9 Bocor! Samsung Browser Kini Punya Fitur “Ask AI” 

    Menariknya, kabar soal mode chat terenkripsi ini sendiri justru muncul dari kebocoran internal. Hingga saat ini, Samsung belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut.

    Meski Samsung memperketat sistem internal, sejumlah pengamat industri menilai kebocoran informasi tetap sulit dihentikan sepenuhnya.

    Pasalnya, banyak bocoran produk teknologi tidak hanya berasal dari internal perusahaan, tetapi juga dari rantai pasok, distributor, atau pihak lain yang terlibat dalam proses produksi.

    Bahkan jika sistem melarang screenshot, seseorang tetap bisa memotret layar menggunakan perangkat lain. Karena itu, upaya perusahaan teknologi untuk menutup rapat informasi produk sering kali hanya memperlambat, bukan menghentikan, arus bocoran.

    Bagi industri gadget yang selalu dinamis dan penuh antusiasme terhadap perangkat baru, “perang” antara leaker dan perusahaan seperti Samsung kemungkinan masih akan terus berlangsung.***


    Komentar
    Additional JS