Tunasdigital.id Hadir! Panduan Resmi Pemerintah untuk Melindungi Anak di Ruang Digital - GadgetDIVA
GadgetDIVA - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menghadirkan situs Tunasdigital.id sebagai sumber informasi bagi masyarakat, khususnya orang tua, yang ingin memahami cara melindungi anak saat beraktivitas di ruang digital.
Melalui platform tersebut, orang tua dapat menemukan berbagai panduan yang membantu mereka memahami dunia digital sekaligus mendampingi anak menggunakan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab. Kehadiran situs ini diharapkan dapat menjadi referensi praktis bagi keluarga dalam menghadapi tantangan era digital.
Panduan Praktis bagi Orang Tua
Di era internet seperti sekarang, anak-anak semakin mudah mengakses berbagai platform digital, mulai dari media sosial hingga permainan daring. Namun di sisi lain, akses yang terlalu bebas juga dapat menimbulkan berbagai risiko.
Karena itu, Tunasdigital.id dirancang sebagai portal edukasi yang memberikan panduan jelas mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh diakses anak di internet. Selain itu, situs ini juga membantu orang tua memahami cara mengawasi sekaligus mendampingi anak saat menggunakan perangkat digital.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya, menjelaskan bahwa peluncuran situs ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak-anak.
Menurutnya, kehadiran Tunasdigital.id menjadi bukti bahwa negara berperan aktif dalam melindungi generasi muda dari berbagai risiko di internet.
“Tunasdigital.id merupakan penegasan kehadiran negara dalam melindungi anak di ruang digital. Situs ini disiapkan sebagai rujukan yang mudah dipahami oleh orang tua dan keluarga mengenai cara mendampingi anak di era digital,” ujar Fifi dalam keterangan resminya.
Mengenali Risiko Digital Sejak Dini
Salah satu fokus utama dari Tunasdigital.id adalah membantu orang tua mengenali potensi bahaya yang mungkin dihadapi anak saat berselancar di internet.
Melalui situs ini, pengunjung dapat menemukan berbagai panduan praktis, seperti:
- Cara mengenali konten berbahaya di internet
- Penjelasan mengenai batasan usia dalam penggunaan aplikasi dan gim
- Tips mendampingi anak menggunakan gawai secara sehat
- Cara menjaga keamanan data pribadi anak
Dengan informasi tersebut, orang tua diharapkan mampu lebih siap menghadapi berbagai risiko digital yang mungkin muncul.
Selain itu, Tunasdigital.id juga menekankan bahwa tujuan utama pengawasan digital bukanlah melarang anak menggunakan teknologi, melainkan membantu mereka menggunakannya dengan bijak.
“Platform ini bukan untuk membatasi anak menggunakan teknologi, melainkan menunda akses sampai anak benar-benar siap,” jelas Fifi.
Kanal Edukasi Digital bagi Keluarga
Tidak hanya berisi panduan dasar, Tunasdigital.id juga menyajikan berbagai materi edukasi yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Beberapa informasi yang tersedia di situs tersebut antara lain:
- Rekomendasi aplikasi dan permainan sesuai usia anak
- Cara memilih konten digital yang aman
- Tips pengasuhan anak di era digital
- Cara melindungi anak dari risiko eksploitasi atau pelecehan di internet
Dengan kata lain, situs ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga menjadi sarana belajar bagi orang tua untuk meningkatkan literasi digital keluarga.
Fifi berharap Tunasdigital.id dapat menjadi ruang belajar bersama bagi para orang tua di Indonesia.
“Di sini orang tua bisa menemukan penjelasan sederhana mengenai kebijakan, sekaligus panduan nyata yang dapat langsung dipraktikkan di rumah,” katanya.
Mendukung Kebijakan Perlindungan Anak di Internet
Peluncuran Tunasdigital.id juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat regulasi perlindungan anak di ruang digital.
Situs tersebut diperkenalkan dalam acara bertajuk “Aman dan Sehat Digital Sejak Dini” yang digelar di Jakarta pada November 2025.
Selain itu, platform ini juga mendukung penerapan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026, yang merupakan aturan pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP Tunas.
Regulasi tersebut mengatur berbagai aspek penting terkait perlindungan anak di internet, termasuk pembatasan akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap platform digital yang dianggap memiliki risiko tinggi.
Pemerintah berencana menerapkan aturan tersebut secara bertahap mulai 28 Maret 2026.
Menciptakan Generasi Cerdas Digital
Melalui kebijakan serta platform edukasi seperti Tunasdigital.id, pemerintah berharap anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara digital.
Artinya, mereka tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara memilah informasi, menjaga etika di internet, serta menggunakan platform digital secara aman dan bertanggung jawab.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, literasi digital menjadi keterampilan yang semakin penting. Karena itu, peran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan internet menjadi faktor yang sangat krusial.
Dengan adanya Tunasdigital.id, orang tua kini memiliki panduan yang lebih jelas dalam mengarahkan anak agar tetap aman saat menjelajahi dunia digital.
Pada akhirnya, kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan ruang digital yang sehat bagi generasi masa depan Indonesia.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.