0
News
    Home Aplikasi Berita Featured Gadget One UI Samsung Smartphone Spesial

    7 Aplikasi Bawaan Samsung One UI yang Jarang Digunakan, Padahal Sangat Berguna! - Liputan6

    10 min read

     

    7 Aplikasi Bawaan Samsung One UI yang Jarang Digunakan, Padahal Sangat Berguna!

    Samsung menyertakan sejumlah aplikasi bawaan di One UI yang sering diabaikan pengguna, padahal masing-masing menawarkan fitur canggih.

    Ilustrasi kantor Samsung. Credit: Babak Habibi/Unsplash
    Paling sering ditanyakan
    • Mengapa aplikasi bawaan Samsung Galaxy sering diabaikan?
    • Apa saja fitur unggulan dari aplikasi Good Lock?
    • Bagaimana Gaming Hub membantu menjaga performa ponsel saat bermain game?
     Baca artikel ini 5x lebih cepat

    Liputan6.com, Jakarta - Saat pertama kali menyalakan Samsung Galaxy S25, banyak pengguna biasanya membuka folder aplikasi bawaan Samsung dan langsung merasa kewalahan karena merasa isinya terlalu banyak, lalu memindahkannya ke bagian paling belakang laci aplikasi karena dianggap sekadar bloatware (tidak penting).

    Padahal, lewat pembaruan One UI, Samsung justru memperkuat sejumlah aplikasi bawaan dengan fitur canggih dan fungsional.

    Berikut tujuh aplikasi bawaan One UI yang sering diabaikan, namun seharusnya berada di halaman utama ponsel kamu.

    1. Good Lock: Bikin Galaxy Lebih Personal dan Canggih

    Good Lock sering disangka sebagai aplikasi yang rumit, dan hanya cocok untuk pengguna berpengalaman. Namun faktanya, aplikasi ini merupakan “laboratorium resmi” Samsung.

    Lewat beragam modul, Good Lock menyediakan fitur-fitur eksperimental yang belum muncul di menu pengaturan utama.

    Salah satu modul terbaiknya adalah RegiStar, memungkinkan pengguna menetapkan perintah khusus melalui ketukan ganda atau tiga kali di bagian belakang ponsel, misalnya untuk mengambil screenshot hingga membuka aplikasi favorit.

    Ada juga SoundAssistant yang memberikan kontrol penuh atas pengaturan suara, termasuk fitur Multi-Sound Routing untuk mengalirkan audio ke dua perangkat Bluetooth sekaligus, serta dilengkapi pengaturan volume berbeda tiap aplikasi.

    2. Gaming Hub: Jaga Performa Stabil saat Bermain Game

    Gaming Hub sering dianggap sebagai folder pengelompokan game yang tidak penting. Padahal, aplikasi ini memiliki fitur penting untuk menjaga performa saat bermain game.

    Melalui fitur Pause USB Power Delivery, aliran listrik dari charger langsung menuju ke prosesor tanpa mengisi baterai. Hasilnya, baterai tidak ikut panas, performa lebih stabil, dan umur baterai lebih terjaga selama bermain game sambil mengisi daya.

    3. Samsung Studio: Edit Video Kelas Profesional Tanpa Aplikasi Tambahan

    Banyak pengguna mengira fitur edit di Gallery hanya sekadar pemangkasan dasar. Padahal, Samsung menyematkan editor video bertahap lewat Samsung Studio.

    Studio menawarkan pengeditan berbasis proyek dengan timeline lengkap, mulai dari multilayer video, teks, stiker, hingga penyesuaian detail.

    Keunggulannya, karena terintegrasi langsung dengan sistem, pengguna tidak ada watermark ataupun fitur yang dikunci paywall seperti di aplikasi pihak ketiga.

    4. Samsung Members: Cek Kesehatan Ponsel Secara Mandiri

    Samsung Members sering disangka hanya berisi promosi atau forum. Faktanya, aplikasi ini menyediakan fitur diagnostik perangkat yang sangat berguna.

    Lewat fitur Hardware Diagnostics, pengguna bisa menguji layar, kamera, speaker, mikrofon, port USB, hingga kondisi baterai. Fitur ini ideal untuk memastikan kondisi perangkat sebelum membeli atau menjual ponsel bekas.

    5. Modes and Routines: Otomatisasi Pintar Tanpa Ribet

    Modes and Routines kerap diabaikan karena dianggap rumit. Padahal, ini adalah sistem otomatisasi internal yang bekerja lebih stabil dibanding aplikasi sejenis dari pihak ketiga.

    Pengguna bisa mengatur berbagai tindakan otomatis berdasarkan aktivitas tertentu. Contohnya:

    • Jika aplikasi YouTube dibuka → Maka, otomatis aktifkan auto-rotate.
    • Jika tiba di kantor → Maka, otomatis aktifkan DND dan ubah wallpaper layar kunci.

    Pengaturan ini membantu ponsel bekerja lebih efisien sesuai kebiasaan harian penggunanya.

    6. Samsung Internet: Browser Mobile yang Lebih Nyaman dari Chrome

    Banyak pengguna langsung mengganti Samsung Internet dengan Chrome. Namun, browser bawaan ini memiliki fitur unggulan yang lebih ramah untuk penggunaan mobile.

    Samsung Internet menghadirkan kontrol pemutar video yang lebih praktis melalui gestur, mendukung ekstensi pihak ketiga, pelindungan pelacak hingga Secret Mode bisa dikunci biometrik menjadikannya salah satu browser paling aman dan praktis di Android.

    Aplikasi Bawaan Lain dan Kesimpulannya

    7. Samsung Flow: Sinkronisasi Perangkat Galaxy Lebih Mulus

    Meski Phone Link buatan Microsoft semakin populer, Samsung Flow menawarkan sinkronisasi yang lebih cepat dan mulus antar perangkat Galaxy dengan PC Windows.

    Copy–paste instan, pemindahan file tanpa jeda, hingga notifikasi lintas perangkat bekerja tanpa lag--solusi ideal bagi pengguna Galaxy yang mengutamakan produktivitas.

    Kesimpulan

    Pendapat bahwa folder Samsung hanya berisi aplikasi tak berguna sudah tidak relevan. Samsung kini mengoptimalkan integrasi aplikasi bawaan agar mampu menjalankan tugas sistem secara lebih stabil, cepat, dan efisien dibanding banyak aplikasi pihak ketiga.

    Nilai tambah perangkat Galaxy justru tersembunyi di aplikasi bawaan yang kerap diabaikan.

    Infografis 7 Tips Bijak Gunakan Media Sosial. (Liputan6.com/Abdillah)

    Infografis 7 Tips Bijak Gunakan Media Sosial. (Liputan6.com/Abdillah)
    Infografis 7 Tips Bijak Gunakan Media Sosial. (Liputan6.com/Abdillah)

    Komentar
    Additional JS