7 Pengaturan Google Maps Ini Sering Diabaikan, Padahal Bisa Hemat Kuota dan BBM / Img: neowin.net

Google Maps bukan hanya alat penunjuk jalan, tetapi juga bisa disetel agar lebih efisien untuk situasi harian yang berbeda. Sejumlah pengaturan di dalam aplikasi ini dapat membantu navigasi lebih akurat, menghemat data, menjaga privasi, dan membuat perjalanan lebih nyaman digunakan di ponsel.

Banyak pengguna memakai Google Maps hanya untuk mencari rute tercepat, padahal ada fitur yang dapat menyesuaikan pengalaman sesuai kebutuhan. Dengan mengubah beberapa menu penting, aplikasi ini bisa lebih berguna saat sinyal lemah, saat berkendara di jalan padat, atau saat ingin tetap fokus ke jalan.

Aktifkan peta offline saat sinyal tidak stabil

Salah satu pengaturan yang paling berguna adalah Offline maps. Fitur ini memungkinkan pengguna mengunduh peta terlebih dahulu sehingga navigasi tetap berjalan meski koneksi buruk atau tidak tersedia.

Langkahnya cukup sederhana. Buka Google Maps, tap foto profil, pilih Offline maps, lalu tekan Download new map. Pengunduhan sebaiknya dilakukan lewat Wi-Fi agar tidak boros kuota, dan fitur ini juga membantu proses pencarian rute menjadi lebih cepat di area dengan koneksi yang tidak stabil.

Pilih rute yang hemat bahan bakar

Google Maps juga menyediakan opsi untuk memprioritaskan rute yang lebih hemat BBM. Fitur ini relevan bagi pengguna yang sering berkendara di jalur padat atau melewati perjalanan jauh, karena aplikasi dapat memilih jalur yang efisien tanpa membuat waktu tempuh bertambah signifikan.

Pengaturannya ada di menu Settings, lalu pilih Navigation, kemudian aktifkan Prefer fuel-efficient routes. Dalam praktiknya, opsi ini bisa membantu perjalanan tetap efisien, terutama ketika kondisi jalan tidak selalu memungkinkan untuk memilih rute terpendek.

Perbaiki akurasi lokasi agar titik tidak meleset

Banyak pengguna pernah mengalami titik lokasi yang bergeser atau arah yang kurang presisi. Untuk mengurangi masalah itu, High-Accuracy Location bisa diaktifkan agar sistem menggabungkan GPS, Wi-Fi, dan data seluler untuk hasil yang lebih akurat.

Menu ini ada di Settings, lalu Location, kemudian aktifkan High Accuracy. Google Maps juga mendukung kalibrasi kompas dengan gerakan angka delapan agar pembacaan arah lebih tepat, terutama saat berada di area yang ramai atau sinyal GPS kurang stabil.

Atur ulang riwayat lokasi demi privasi

Google Maps menyimpan riwayat perjalanan melalui fitur Timeline. Bagi pengguna yang ingin membatasi penyimpanan data lokasi, Location History bisa dimatikan lewat menu Personal content di pengaturan.

Langkahnya dimulai dari Settings, lalu pilih Personal content, kemudian nonaktifkan Location History. Meski begitu, pengguna tetap bisa melihat perjalanan sebelumnya bila dibutuhkan tanpa harus terus merekam data secara aktif.

Gunakan tampilan petunjuk yang lebih ringkas

Fitur Glanceable directions membantu pengguna melihat arah tanpa perlu terus membuka aplikasi. Informasi penting seperti belokan, estimasi waktu, dan rute dapat muncul langsung di layar selama navigasi berjalan.

Pengaturannya tersedia di Settings, lalu Navigation settings, kemudian aktifkan Glanceable directions. Fitur ini cocok bagi pengendara motor atau pengguna yang ingin tetap fokus ke jalan tanpa terlalu sering menatap layar.

Manfaatkan pengingat waktu berangkat

Google Maps juga bisa membantu menentukan waktu terbaik untuk berangkat. Fitur Reminders to leave dapat bekerja dengan kalender dan memperhitungkan kondisi lalu lintas secara real-time.

Untuk mengaktifkannya, hubungkan aplikasi dengan kalender lalu buka pengaturan navigasi dan nyalakan Reminders to leave. Pengingat ini berguna bagi pengguna yang sering terlambat berangkat dan membutuhkan bantuan untuk menyesuaikan waktu perjalanan dengan kondisi jalan.

Hubungkan musik tanpa mengganggu navigasi

Saat perjalanan panjang, Google Maps dapat dihubungkan dengan aplikasi musik favorit agar hiburan tetap aktif tanpa mengganggu petunjuk arah. Saat navigasi berjalan, pengguna cukup swipe ke atas lalu sambungkan aplikasi musik yang digunakan.

Volume musik juga akan menyesuaikan secara otomatis ketika ada instruksi arah. Cara ini membuat perjalanan terasa lebih nyaman karena navigasi tetap terdengar jelas tanpa harus keluar dari layar peta.

Dengan beberapa penyesuaian sederhana, Google Maps bisa bekerja lebih optimal sesuai kebutuhan pengguna. Fitur-fitur seperti peta offline, rute hemat BBM, akurasi lokasi tinggi, hingga pengingat waktu berangkat menunjukkan bahwa aplikasi ini punya banyak fungsi praktis yang sering terlewatkan.

Source: www.idntimes.com