0
News
    Home Berita BYD Dunia Internasional Featured Spesial

    Breaking News: Pabrik dan Kantor Pusat BYD Terbakar, Mobil Test Lenyap - Otodream

    5 min read

     

    Breaking News: Pabrik dan Kantor Pusat BYD Terbakar, Mobil Test Lenyap

    Otodream - Pabrik sekaligus kantor pusat BYD terbakar di kawasan Pingshan, Shenzhen, Selasa 14 April 2026, dini hari waktu setempat. Kebakaran ini terjadi di gedung parkir tiga dimensi untuk menyimpan mobil test dan unit yang sudah tidak digunakan.

    Mengutip laporan Sina yang dilansir Carnewschina, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.48 dini hari di sebuah struktur parkir bertingkat yang berada di subdistrik Ma Luan, Distrik Pingshan, Shenzhen.

    Sementara, informasi dari otoritas pemadam kebakaran setempat yang dilansir Sina Finance menyebutkan bahwa tim tanggap darurat tingkat distrik hingga kota langsung dikerahkan begitu laporan diterima.

    Sejumlah video dan foto yang beredar di media sosial China memperlihatkan kepulan asap tebal membumbung tinggi dari area fasilitas tersebut, bahkan terlihat menjulang di atas kawasan industri di sekitarnya. Meski demikian, api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat dan situasi kini telah terkendali.

    Hingga laporan terakhir, penyebab kebakaran masih belum diungkapkan secara resmi. Pihak BYD juga telah memberikan klarifikasi terkait lokasi kejadian. Disebut area yang terdampak merupakan “three-dimensional parking garage” atau gedung parkir tiga dimensi.

    Pernyataan yang dikutip dari media afiliasi Sina, termasuk Securities Times, menjelaskan bahwa fasilitas parkir tersebut memang difungsikan sebagai lokasi khusus untuk kendaraan eksperimental maupun unit end-of-life.

    Artinya, kendaraan yang berada di sana bukanlah unit yang sedang dalam proses produksi maupun distribusi ke konsumen. Penegasan ini sekaligus membedakan lokasi kebakaran dengan area inti manufaktur di kompleks Pingshan.

    Hingga saat ini, tidak ada laporan resmi yang menyebutkan adanya kerusakan pada lini produksi atau fasilitas perakitan utama milik BYD. Operasional pabrik pun disebut tetap berjalan normal tanpa gangguan signifikan.

    Basis produksi itu merupakan salah satu fasilitas strategis BYD, yang juga berfungsi sebagai pusat operasional sekaligus kantor pusat perusahaan di Shenzhen. Dengan skala produksi yang besar, setiap insiden di area ini tentu menjadi perhatian serius, meskipun dalam kasus kali ini dampaknya terbilang terbatas.

    Di sisi lain, insiden ini terjadi di tengah agresivitas BYD dalam memperluas ekosistem kendaraan listrik, termasuk pengembangan infrastruktur pengisian daya. Perusahaan baru-baru ini mengonfirmasi telah membangun sekitar 5.000 stasiun pengisian cepat di 297 kota di China hanya dalam hitungan minggu sejak peluncuran.

    Teknologi pengisian tersebut diklaim mampu mendukung pengisian daya berdaya megawatt, yang memungkinkan kendaraan kompatibel mengisi baterai dari 10 persen ke 70 persen dalam waktu sekitar lima menit dalam kondisi standar.

    BYD juga menargetkan pembangunan hingga 20.000 stasiun serupa di seluruh China pada akhir 2026. Tak hanya itu, ekspansi global turut menjadi fokus, dengan rencana menghadirkan 6.000 stasiun pengisian cepat di luar negeri, termasuk di pasar Eropa yang juga akan dibarengi peluncuran model bermerek Denza.

    Meski kebakaran ini sempat menimbulkan kekhawatiran, data sementara menunjukkan bahwa insiden tersebut tidak berdampak pada lini bisnis utama BYD, baik dari sisi produksi maupun distribusi kendaraan listriknya.

    Komentar
    Additional JS