Film Animasi Garuda di Dadaku 2026 Tayang 11 Juni, Didukung Indofood CBP - UrbanVibes
Hi Urbie’s! Suasana Car Free Day di Sudirman, Jakarta, Minggu (13/4/2026) pagi terasa lebih hidup dari biasanya. Banyak anak dan keluarga berkumpul, menikmati berbagai aktivitas seru sambil tertawa bersama.
Di tengah keramaian itu, satu nama kembali mencuri perhatian: “Garuda di Dadaku.”
Setelah lebih dari 15 tahun, Garuda di Dadaku hadir kembali. Kali ini bukan sebagai film live-action, melainkan dalam versi animasi yang lebih segar dan dekat dengan generasi masa kini.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 11 Juni 2026.
Cerita Baru, Semangat yang Sama
Versi animasi ini tetap membawa semangat yang sama: tentang mimpi, perjuangan, dan sepak bola.
Namun, ada karakter baru yang diperkenalkan, yaitu Putra. Ia adalah anak yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional.
Perjalanan Putra tidak sendiri. Ia ditemani Gaga, burung Garuda yang ceria dan penuh energi. Bersama-sama, mereka menjalani petualangan seru yang penuh imajinasi.
Cerita ini dibuat lebih ringan, menyenangkan, dan mudah dipahami anak-anak. Namun, pesan yang disampaikan tetap kuat: berani bermimpi dan tidak mudah menyerah.

Dukungan untuk Generasi Muda
Kehadiran film ini juga mendapat dukungan dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.
Melalui Indomilk Kids dan Chiki, mereka ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus inspiratif untuk anak-anak Indonesia.
“Versi animasi ini menghadirkan pendekatan baru yang lebih segar untuk menginspirasi generasi muda agar berani bermimpi dan pantang menyerah,” ujar Fierman Authar.
Ia juga menambahkan bahwa sepak bola bisa menjadi cara yang efektif untuk mengajarkan nilai kerja keras, sportivitas, dan kerja sama tim.
Digarap oleh Animator Berpengalaman
Film ini disutradarai oleh Ronny Gani, animator Indonesia yang sudah berpengalaman di industri global.
Dengan sentuhan visual yang modern, film ini diharapkan bisa menarik perhatian anak-anak sekaligus keluarga.
Baca Juga:
Selain itu, sejumlah nama populer ikut terlibat sebagai pengisi suara. Di antaranya Ringgo Agus Rahman dan Rizky Ridho.
Kehadiran mereka membuat film ini terasa semakin dekat dengan penonton Indonesia.

Bukan Sekadar Film
Menariknya, peluncuran film ini tidak hanya dilakukan lewat layar.
Kegiatan di Car Free Day Jakarta menjadi awal dari berbagai rangkaian acara. Pengunjung bisa bertemu pengisi suara, bermain game, hingga menonton trailer film.
Ke depan, akan ada lebih banyak aktivitas seru. Mulai dari nonton bareng, kompetisi anak, hingga kunjungan ke sekolah-sekolah di berbagai kota.
Menurut Shanty Harmayn dari BASE Entertainment, cerita ini memang selalu punya tempat spesial.
“Lewat versi animasi ini, kami ingin melanjutkan semangat tentang mimpi dan harapan, dengan jangkauan yang lebih luas,” ujarnya.
Mengajak Anak Berani Bermimpi
Pada akhirnya, “Garuda di Dadaku” bukan hanya tentang sepak bola.
Film ini adalah tentang mimpi. Tentang keberanian untuk mencoba. Dan tentang proses panjang untuk mencapai cita-cita.
Lewat versi animasi yang lebih ringan dan seru, pesan itu kini hadir kembali.
Sebuah pengingat sederhana, bahwa setiap anak punya kesempatan untuk bermimpi—dan berjuang mewujudkannya.
