Google Gemini Siap Mencontek Fitur Kunci ChatGPT, Obrolan Bercabang Bisa Ubah Segalanya - qoo10
Google Gemini Siap Mencontek Fitur Kunci ChatGPT, Obrolan Bercabang Bisa Ubah Segalanya
Google tampaknya sedang menyiapkan fitur baru untuk Gemini yang bisa membuat percakapan AI lebih rapi dan fleksibel. Fitur ini disebut “Branch in new chat” atau membuka cabang percakapan baru dari jawaban yang sudah ada.
Bagi pengguna Gemini, masalah yang sering muncul adalah percakapan cepat melenceng saat topik sedikit bergeser. Saat itu terjadi, solusi paling umum biasanya memulai chat baru, tetapi konteks penting dari diskusi sebelumnya ikut hilang.
Gemini disebut sedang mengadopsi konsep yang sudah lebih dulu ada di ChatGPT
Laporan Android Authority menyebut Google tengah menguji fitur percabangan chat di aplikasi Gemini. Temuan itu ditemukan setelah menelusuri Google app versi 17.10.54.sa.arm64 beta dan mengaktifkan fungsi yang belum dirilis secara luas.
Fitur ini dinilai mirip dengan “branched chats” milik ChatGPT. OpenAI memperkenalkan kemampuan itu pada September, sehingga pengguna bisa membuat percakapan baru dari satu respons tanpa merusak alur obrolan utama.
Di Gemini, tombol untuk membuat cabang baru dilaporkan muncul di menu tiga titik di bawah setiap respons AI. Letaknya berdampingan dengan ikon penilaian jempol dan tombol bagikan.
Jika dipakai, percakapan hasil cabang akan muncul terpisah di bagian “Chats”. Android Authority menyebut setiap chat cabang akan diberi awalan “Branch”, sehingga pengguna lebih mudah membedakan obrolan utama dan percabangan.
Mengapa fitur ini penting untuk pengguna Gemini
Fitur percabangan chat menjawab masalah yang cukup lama dikeluhkan pengguna. Dalam sesi brainstorming, riset, atau penyusunan ide, arah diskusi sering berubah hanya karena satu pertanyaan tambahan.
Tanpa fitur cabang, pengguna harus memilih dua opsi yang sama-sama kurang ideal. Opsi pertama adalah tetap melanjutkan chat yang sama dan membuat konteks utama menjadi berantakan, sedangkan opsi kedua adalah membuka chat baru tanpa membawa konteks lama.
Dengan sistem cabang, pengguna bisa mengeksplorasi satu ide turunan tanpa mengganggu percakapan inti. Pendekatan ini juga berguna untuk menguji beberapa kemungkinan jawaban dari titik yang sama.
Sebagai contoh, pengguna bisa meminta Gemini menyusun rencana konten, lalu membuat cabang khusus untuk strategi media sosial. Pada saat yang sama, chat utama tetap fokus pada rencana besar tanpa tercampur diskusi tambahan.
Cara kerja “Branch in new chat” yang terungkap
Berdasarkan temuan Android Authority, cabang baru hanya akan memakai informasi sampai titik respons yang dipilih. Artinya, jika cabang dibuat dari jawaban yang lebih lama, maka semua informasi yang muncul setelah jawaban itu tidak otomatis ikut terbawa.
Sistem ini penting dipahami karena berpengaruh pada konteks jawaban AI. Dengan kata lain, percabangan bukan salinan penuh dari keseluruhan chat terbaru, melainkan snapshot konteks pada momen tertentu.
Berikut gambaran sederhana cara kerjanya:
- Pengguna membuka percakapan Gemini yang sudah berjalan.
- Pengguna menekan menu tiga titik di bawah salah satu respons.
- Pengguna memilih opsi “Branch in new chat”.
- Gemini membuat chat baru dengan konteks sampai respons tersebut.
- Chat utama tetap utuh dan tidak berubah.
Model seperti ini memberi kontrol lebih besar atas alur percakapan. Pengguna bisa bereksperimen dengan prompt lanjutan tanpa takut merusak diskusi yang sedang berjalan.
Bukan konsep baru bagi Google, tetapi baru untuk aplikasi Gemini utama
Android Authority juga menyoroti bahwa Google sebenarnya sudah punya alat serupa di AI Studio. Di platform itu, pengguna bisa menguji prompt dan hasil yang berbeda dengan pendekatan yang lebih fleksibel.
Namun, kehadiran fungsi serupa di aplikasi Gemini utama menjadi perkembangan penting. Ini menandakan Google kemungkinan ingin membawa fitur yang lebih disukai pengguna tingkat lanjut ke pengalaman Gemini yang lebih umum.
Langkah ini juga menunjukkan persaingan fitur AI generatif terus bergerak cepat. Platform seperti ChatGPT, Gemini, dan layanan AI lain kini tidak hanya bersaing pada kualitas model, tetapi juga pada kenyamanan mengelola percakapan.
Kapan fitur ini akan dirilis
Sampai saat ini belum ada jadwal resmi dari Google mengenai peluncuran fitur tersebut. Meski begitu, Android Authority menyebut fungsi itu sudah dapat berjalan sebagaimana mestinya setelah diaktifkan secara manual dalam versi beta aplikasi.
Karena itu, peluang rilis dalam waktu dekat dinilai cukup terbuka. Laporan tersebut juga memperkirakan fitur seperti ini bisa hadir lebih dulu di desktop sebelum meluas ke Android dan iOS, walau urutan peluncurannya masih belum dikonfirmasi Google.
Jika benar segera dirilis, fitur percabangan chat berpotensi menjadi peningkatan yang terasa nyata bagi pengguna harian Gemini. Bukan karena mengubah model AI secara mendasar, melainkan karena membuat proses berpikir, bertanya, dan mengembangkan ide jadi lebih terstruktur di satu ekosistem percakapan.
Source: www.androidpolice.com