iPhone Kamera 200MP Masih Jauh, Apple Diprediksi Baru Siap di 2028 -

22 April 2026, 06:05
IPhone 18 belum dibekali kamera 200 MP (foto: x @News9Tweets ·)
JAKARTA - Apple diperkirakan belum akan menghadirkan kamera telefoto 200 megapiksel pada iPhone dalam waktu dekat. Berdasarkan laporan terbaru, fitur tersebut kemungkinan baru akan muncul paling cepat pada 2028, meski perusahaan telah mengujinya dalam tahap prototipe.
Informasi ini datang dari leaker teknologi Digital Chat Station yang menyebut Apple sudah mengevaluasi sensor 200MP untuk kamera tipe periskop. Namun, adopsinya masih membutuhkan waktu beberapa tahun ke depan.
Perubahan arah ini cukup menarik. Sebelumnya, pada Maret 2026, sumber yang sama sempat mengindikasikan bahwa sensor 200MP bisa hadir lebih cepat, bahkan mulai 2027. Namun, perkembangan terbaru di rantai pasok disebut tidak lagi mendukung percepatan tersebut.
Apple tampaknya memilih pendekatan yang lebih konservatif dan strategis. Alih-alih sekadar meningkatkan resolusi, perusahaan lebih fokus pada peningkatan fleksibilitas optik serta performa dalam kondisi minim cahaya—dua aspek yang dinilai lebih berdampak pada kualitas fotografi secara keseluruhan.
Sebagai gambaran, generasi berikutnya seperti iPhone 18 Pro diperkirakan tetap mengusung kamera utama 48MP, namun dengan peningkatan signifikan seperti aperture variabel. Kamera telefoto juga disebut akan tetap di 48MP, tetapi dengan focal length lebih panjang dan aperture lebih besar.
Prediksi bahwa Apple baru akan mengadopsi kamera 200MP pada 2028 juga diperkuat oleh laporan analis dari Morgan Stanley, yang menyebut pengembangan teknologi tersebut masih berada dalam roadmap jangka menengah perusahaan.
Jika nantinya diadopsi, kamera 200MP akan membawa peningkatan besar dalam detail foto, resolusi tinggi, serta fleksibilitas dalam cropping tanpa kehilangan kualitas. Namun, Apple tampaknya tidak terburu-buru mengikuti langkah kompetitor seperti Samsung, yang sudah lebih dulu menghadirkan kamera 200MP pada lini Samsung Galaxy S23 Ultra sejak 2023.
Strategi ini konsisten dengan pendekatan Apple selama ini: tidak selalu menjadi yang pertama, tetapi berusaha menghadirkan teknologi yang lebih matang saat akhirnya dirilis ke publik.