Istirahat Sambil Scrolling Justru Bikin Otak Makin Capek - Republika
Istirahat Sambil Scrolling Justru Bikin Otak Makin Capek
Perubahan konten setiap beberapa detik membuat otak terus bekerja tanpa jeda.
Rep: Gumanti Awaliyah
Republika/Daan Yahya Scrolling media sosial (ilustrasi). Penggunaan layar ponsel dalam waktu lama dapat membuat otak lebih lelah secara mental.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ponsel yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari ternyata tidak memberikan efek relaksasi pada otak seperti yang banyak orang kira. Justru sebaliknya, penggunaan layar ponsel dalam waktu lama dapat membuat otak lebih lelah secara mental.
Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis neurologi, dr Priyanka Sehrawat. Menurutnya, meskipun ponsel memberikan dorongan dopamin yang membuat pengguna merasa senang sesaat, efek sebenarnya pada otak tidak bersifat menenangkan.
Sponsored
la menjelaskan bahwa aktivitas menggulir layar ponsel membuat otak menerima berbagai jenis informasi dalam waktu singkat. Perubahan konten yang terjadi setiap beberapa detik membuat otak terus bekerja tanpa jeda. Kondisi ini membuat otak tidak pernah benar-benar beristirahat, meskipun pengguna merasa sedang bersantai.
Halaman 2 / 3
"Tidak ada screen time yang benar-benar menenangkan bagi otak. Kamu menerima begitu banyak informasi setiap beberapa detik. Bagaimana mungkin otak bisa rileks menerima semua informasi itu? Justru itu membuatmu lebih lelah secara mental," kata dr Sehrawat dikutip dari Hindustan Times, Selasa (21/4/2026).
Penggunaan layar yang berlebihan, terutama pada malam hari, dapat berdampak pada kesehatan mental dan fisik. la mengatakan beberapa gangguan yang dapat muncul antara lain kecemasan, depresi, migrain, sakit kepala, hingga gangguan pola tidur.
Halaman 3 / 3
Dokter Sehrawat juga menekankan pentingnya mencari cara lain untuk benar-benar memberi istirahat pada otak. Meskipun tidak mudah di era sekarang yang sangat bergantung pada ponsel, kebiasaan ini tetap bisa dilatih.
la menyarankan beberapa aktivitas yang lebih sehat untuk relaksasi, seperti latihan pernapasan dalam, menulis jurnal, membaca buku dari berbagai genre, berbicara dengan orang lain, berjalan kaki, serta mendengarkan musik. "Aktivitas-aktivitas ini lebih efektif membantu otak benar-benar beristirahat dibandingkan dengan penggunaan ponsel," ujar dr Sehrawat.
arrow_forward_ios
Baca selengkapnya
00:00
00:08
01:23
Berita Terkait
Tips Bangkit dari Titik Terendah: Berhenti Cari Validasi Dunia, Mulai 'Daftar' ke Langit
Happening - 3 jam yang lalu
Terjebak Superwoman Syndrome? Ini Cara Mengatasinya
Happening - 21 April 2026, 17:37
Label Superwoman yang Melelahkan, Ketika Perempuan Dituntut Menjadi 'Sempurna'
Happening - 21 April 2026, 09:40
JOMO, Rahasia Tetap Bahagia Meski Tertinggal Tren Viral di Media Sosial
Happening - 20 April 2026, 18:29
Lari Bikin Happy! Rahasia Hormon Endorfin di Balik Olahraga Lari
Health - 20 April 2026, 09:26