Microsoft Beri Diskon Laptop Besar-besaran untuk Pelajar AS April 2026 - asatunews
Microsoft Beri Diskon Laptop Besar-besaran untuk Pelajar AS April 2026
Microsoft resmi meluncurkan program promosi besar-besaran bertajuk Microsoft College Offer yang menyasar kalangan pelajar di Amerika Serikat pada Kamis, 16 April 2026. Langkah agresif ini diambil untuk membendung popularitas MacBook Neo buatan Apple yang baru saja dirilis dengan harga terjangkau.
Sebagaimana dilansir dari Detik iNET yang mengutip laporan The Verge, program dadakan ini memangkas harga berbagai perangkat Windows 11 secara signifikan. Selain potongan harga, Microsoft juga menyertakan paket bonus layanan digital guna menarik minat konsumen dari sektor pendidikan.
Strategi harga ini diterapkan untuk menjegal MacBook Neo yang dibanderol mulai dari USD 599, atau sekitar USD 499 bagi kalangan pelajar. Upaya Microsoft tersebut mencakup pemberian diskon untuk perangkat lini Surface serta laptop dari mitra produsen seperti Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo.
Konsumen yang memenuhi syarat dalam program ini akan mendapatkan langganan gratis selama 12 bulan untuk layanan Microsoft 365 Premium dan Xbox Game Pass Ultimate. Selain itu, pelajar berhak mendapatkan pengontrol Xbox yang dapat dikustomisasi secara pribadi melalui Xbox Design Lab secara cuma-cuma.
Beberapa produk unggulan yang ditenagai prosesor Snapdragon X kini dipasarkan dengan harga jauh lebih rendah. Misalnya, Lenovo IdeaPad Slim 3x dijual seharga USD 499,99 di peritel Best Buy, sementara HP OmniBook 3 dibanderol USD 429 di Walmart.
Namun, terdapat ketentuan ketat di mana paket bonus langganan hanya berlaku eksklusif bagi pelanggan baru. Pelajar yang sudah memiliki langganan aktif sebelumnya diwajibkan menggunakan akun Microsoft baru untuk bisa mengklaim berbagai promosi tersebut.
Periode program cuci gudang ini telah dimulai sejak pertengahan April dan dijadwalkan berlangsung hingga 30 Juni 2026, atau selama persediaan produk masih ada di pasar. Peluncuran promo ini dianggap tidak lazim karena biasanya dilakukan pada musim panas menjelang periode kembali ke sekolah.
Persaingan ketat ini dilaporkan mendorong Microsoft untuk mempercepat perombakan kinerja sistem operasi Windows 11. Langkah tersebut dilakukan guna mempertahankan pangsa pasar dari ancaman laptop murah Apple yang mulai menggeser dominasi perangkat berbasis Windows di segmen pelajar.