Saudi Luncurkan Layanan Digital Pemantau Kepadatan Jamaah di Area Tawaf dan Sai - Republika
Saudi Luncurkan Layanan Digital Pemantau Kepadatan Jamaah di Area Tawaf dan Sai
Layanan digital terbaru ini membantu jamaah memantau kepadatan area tawaf dan sai.
Rep: Fuji Eka Permana
Republika/Fernan Rahadi Suasana di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi saat jamaah melaksanakan ibadah umrah sebelum dimulainya musim haji 2026, Sabtu (18/4/2026) waktu setempat.
REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Arab Saudi telah memperkenalkan layanan digital canggih yang memungkinkan pengunjung Masjidil Haram di Makkah untuk langsung memeriksa kepadatan jamaah di area tawaf dan sai.
Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengatakan layanan ini memungkinkan pengguna memantau tingkat kepadatan melalui indikator berkode warna yang disederhanakan, membantu jamaah memilih waktu dan rute yang paling sesuai untuk melakukan tawaf dan sai.
Otoritas tersebut mengatakan inisiatif ini dirancang untuk mendukung distribusi jamaah, mengurangi kepadatan, dan meningkatkan efisiensi manajemen jamaah di dalam Masjidil Haram.
Dikutip dari Saudi Gazette pada Rabu (22/4/2026), layanan ini merupakan bagian dari ekosistem layanan cerdas yang lebih luas yang bergantung pada teknologi modern dan data waktu nyata untuk meningkatkan pengalaman pengunjung, memperkuat langkah-langkah keamanan, dan menjaga kelancaran pergerakan bagi jamaah umroh.
Otoritas tersebut mengatakan inisiatif ini juga mencerminkan upaya transformasi digital yang sedang berlangsung, sekaligus meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada pengunjung dua masjid suci.
Halaman 2 / 2
Platform ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional selama musim umrah dan periode puncak. Layanan ini tersedia melalui platform digital resmi otoritas tersebut.
Untuk diketahui, tawaf secara bahasa berarti mengelilingi. Dalam istilah syariat, tawaf adalah kegiatan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali putaran. Tawaf dimulai dan diakhiri di sudut Hajar Aswad. Ka'bah berada di sebelah kiri jamaah atau berlawanan arah jarum jam.
Sai secara bahasa berarti berjalan atau berusaha. Dalam ibadah, sai adalah berjalan kaki antara Bukit Safa dan Bukit Marwah sebanyak tujuh kali perjalanan. Sai dimulai dari Bukit Safa dan berakhir di Bukit Marwah.
arrow_forward_ios
Baca selengkapnya
00:00
00:02
01:16
Berita Terkait
Imigrasi Perketat Pengawasan untuk Cegah Praktik Haji Ilegal di Bandara
Ihram - 26 menit yang lalu
Otoritas Saudi Tangkap Fasilitator Orang Masuk Makkah tanpa Izin
Ihram - 1 jam yang lalu
Enam Kategori Diizinkan Masuk Makkah dengan Izin Absher
Ihram - 1 jam yang lalu
Jamaah Butuh Istirahat, Kemenhaj MInta Seremonial Pelepasan Jamaah Haji Dikurangi
Ihram - 2 jam yang lalu
Saudi Siapkan Denda Ratusan Juta bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Makkah dengan Visa Kunjungan
Ihram - 3 jam yang lalu