0
News
    Home Cyber Grooming Featured Internet Media Sosial Spesial

    Setop Umbar Privasi Anak! Kenali Cyber Grooming yang Mengintai di Medsos - Republika

    8 min read

     

    Setop Umbar Privasi Anak! Kenali Cyber Grooming yang Mengintai di Medsos

    KPAI mengingatkan orang tua untuj lebih selektif dan waspada terhadap data anak.

    Dok. Freepik Ibu mengambil foto anaknya (ilustrasi). Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan orang tua untuk lebih selektif dan waspada ketika membagikan informasi anak di media sosial.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Media sosial kerap dimanfaatkan penggunanya sebagai album kenangan digital. Bagi orang tua, terkadang sulit menahan diri untuk tidak membagikan momen menggemaskan saat anak pertama kali bisa berjalan, memakai baju lucu, atau sekadar bertingkah konyol di depan kamera.

    Fenomena ini dikenal dengan istilah sharenting yang merupakan gabungan dari kata sharing dan parenting. Namun, di balik setiap like dan komentar pujian yang masuk, tersimpan risiko yang jarang kita pikirkan secara mendalam.

    Sponsored

    Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan orang tua untuk lebih selektif dan waspada. Ternyata, setiap jengkal informasi yang kita unggah bisa menjadi "peta" bagi para predator digital untuk melakukan aksi yang sangat berbahaya yaitu cyber grooming.

    Pengguna medsos mungkin sering berpikir bahwa membagikan foto anak adalah hal yang wajar sebagai bentuk kasih sayang dan kebanggaan. Namun, bagi para pelaku kejahatan, foto-foto tersebut adalah data mentah yang sangat berharga.

    Anggota KPAI, Kawiyan, menyampaikan betapa krusialnya peran orang tua sebagai penyaring informasi pertama di dunia maya. Menurut dia, peningkatan aktivitas anak di ruang digital harus dibarengi dengan kewaspadaan tingkat tinggi.

    Ruang digital yang tampak tanpa batas ini menyimpan ancaman yang berlangsung secara halus, rapi, dan sistematis. Kejahatan ini tidak selalu datang dalam bentuk peretasan yang kasar, melainkan melalui pendekatan emosional yang sangat manipulatif.

    "Pentingnya peran strategis orang tua dalam pencegahan kekerasan berbasis daring terhadap anak, khususnya cyber grooming, yang kian meningkat seiring pesatnya aktivitas anak di ruang digital. Orang tua perlu berpikir ulang dan selektif dalam melakukan sharenting," ujarnya pada Kamis (23/4/2026).

    sumber : Antara

    Berita Terkait

    Daycare Little Aresha di Yogya Siksa Anak yang Dititipkan, Foto Bayi Diikat Viral

    Kabar Jogja - 25 April 2026, 22:12

    Setelah Satu Tahun Tembak Mati Gamma, Robig Zaenudin Baru Dipecat Sebagai Polisi

    Jateng - 24 April 2026, 23:25

    Robig Zaenudin, Mantan Polisi Pembunuh Gamma Positif Pakai Narkoba dalam Lapas

    Jateng - 24 April 2026, 19:49

    Kontrol Peredaran Narkoba dari Lapas, Robig Zaenudin Pembunuh Gamma Rizky Dipindah ke Nusakambangan

    Jateng - 24 April 2026, 13:55

    Bank bjb Ajak Kartini Masa Kini Melek Digital Lewat Bincang Bisnis dan Bazaar UMKM

    Finansial - 24 April 2026, 10:32

    Komentar
    Additional JS