0
News
    Home Gadget iPhone IPhone lipat Smartphone

    Bocoran Penampakan Ponsel Lipat iPhone Dapat Review Negatif - Beritasatu

    3 min read

     

    Bocoran Penampakan Ponsel Lipat iPhone Dapat Review Negatif

    Minggu, 3 Mei 2026 | 06:13 WIB
    MK
    MK

    Bocoran Ponsel Lipat iPhone (Youtube/Max Tech)

    Jakarta, Beritasatu.com – Ponsel lipat pertama milik Apple bocor ke publik. Kali ini, reaksi yang muncul justru cenderung negatif setelah beredarnya video model tiruan (dummy model) dari perangkat yang disebut sebagai iPhone Fold.

    Video tersebut diunggah kanal YouTube Max Tech oleh kreator teknologi Vadim Yuryev. Dalam video itu, Yuryev menampilkan perangkat yang diyakini sebagai prototipe iPhone Fold, yang sementara disebut iPhone Ultra, serta satu perangkat lain yang diklaim sebagai purwarupa iPhone 18.

    Dari tampilan yang beredar, perangkat lipat tersebut mengusung desain seperti buku, yakni terbuka secara horizontal menjadi layar menyerupai tablet. Namun, desainnya dinilai cukup tebal dengan bingkai besar serta modul kamera ganda di bagian belakang.

    Berdasarkan pengukuran yang disampaikan, perangkat ini memiliki ketebalan sekitar 11 mm saat dilipat dan 5,5 mm saat dibuka. Angka ini sedikit lebih tipis dibandingkan model iPhone Air yang memiliki ketebalan sekitar 5,64 mm.

    ADVERTISEMENT
    Bocoran Ponsel Lipat iPhone - (Youtube/Max Tech)
    Bocoran Ponsel Lipat iPhone - (Youtube/Max Tech)

    Bocoran Upgrade Kamera iPhone hingga 2028

    Meski demikian, sejumlah pengguna menyoroti potensi kekurangan fitur penting. Salah satu yang paling banyak disorot adalah tidak adanya MagSafe, sistem magnetik yang pertama kali diperkenalkan pada iPhone 12 untuk mendukung aksesori seperti pengisi daya dan dompet.

    Selain itu, absennya fitur Face ID juga disebut menjadi kelemahan yang dapat memengaruhi minat konsumen. Sejumlah komentar di media sosial bahkan menyebut desain tersebut sebagai “tidak menarik” dan “tidak menawarkan keunggulan signifikan dibandingkan perangkat lain”.

    Sebagian pengguna mempertanyakan relevansi ponsel lipat, dengan alasan perangkat tablet seperti iPad dinilai sudah mampu memenuhi kebutuhan layar besar dengan pengalaman yang lebih optimal.

    Perangkat ini juga diperkirakan akan dibanderol dengan harga tinggi, yakni sekitar US$ 2.000, sehingga memunculkan kekhawatiran bahwa harga tidak sebanding dengan fitur yang ditawarkan.

    BACA JUGA

    Bocoran Warna 4 iPhone 18 Pro Muncul, Apa Saja?

    Pada sisi lain, laporan sebelumnya menyebutkan bahwa Apple masih menghadapi berbagai tantangan teknis dalam pengembangan perangkat lipatnya. Proses pengujian disebut lebih kompleks dari perkiraan, terutama dalam hal daya tahan layar dan kualitas lipatan.

    Apple menargetkan peluncuran perangkat ini pada September 2026 mendatang, bersamaan dengan seri iPhone 18 Pro dan Pro Max. Jika terealisasi, langkah ini akan membuat Apple tertinggal beberapa tahun dibandingkan pesaing seperti Samsung dan Google yang telah lebih dahulu merilis ponsel lipat sejak 2019.

    Meski demikian, Apple diyakini tetap optimistis dapat bersaing melalui peningkatan desain, termasuk mengatasi masalah umum pada ponsel lipat seperti lipatan layar yang terlihat dan daya tahan perangkat.

    Peluncuran iPhone Fold nantinya akan menjadi ujian penting bagi Apple dalam memasuki pasar perangkat lipat yang semakin kompetitif.

    Komentar
    Additional JS