**Bongkar Sindikat Scamming Internasional, Polrestabes Surabaya Amankan 44 Tersangka dan Ungkap Modus Kantor Polisi Palsu** - Polres Kutim
2 min read
**Bongkar Sindikat Scamming Internasional, Polrestabes Surabaya Amankan 44 Tersangka dan Ungkap Modus Kantor Polisi Palsu**
Selasa, 12 Mei 2026 23:06 WIB
**SURABAYA** – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya berhasil mengungkap jaringan sindikat *scamming* internasional yang beroperasi di wilayah Surabaya. Dalam pengungkapan besar ini, petugas menetapkan 44 orang sebagai tersangka yang terdiri dari 41 Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok, Taiwan, dan Jepang, serta 3 orang Warga Negara Indonesia (WNI) pada Senin (11/05/2026).
Kasus ini bermula dari laporan Konsulat Jepang mengenai dugaan penyekapan dua warga negaranya yang dijanjikan pekerjaan di Thailand namun justru dibawa ke Surabaya. Menindaklanjuti hal tersebut, polisi melakukan penggerebekan di sebuah rumah kontrakan di kawasan Dharmahusada Permai. Hasil penyelidikan mengungkap modus penipuan yang sangat terorganisir, di mana para pelaku menyamar sebagai polisi Jepang melalui *video call*. Mereka bahkan menyiapkan set kantor polisi palsu lengkap dengan seragam dan peralatan pendukung untuk mengintimidasi korban dengan tuduhan palsu terkait kasus TPPU serta narkoba guna memeras sejumlah uang.
Kapolrestabes Surabaya, **Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si.**, menjelaskan bahwa salah satu korban dilaporkan mengalami kerugian mencapai Rp 834.745.000. Saat ini, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, termasuk Undang-Undang ITE dan KUHP terkait tindak pidana penipuan. Pengembangan kasus terus dilakukan karena diduga jaringan ini memiliki lokasi operasi lain yang tersebar di Solo, Semarang, hingga Bali.
Polsek Muara Ancalong mengapresiasi keberhasilan pengungkapan kasus ini dan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus penipuan daring yang semakin canggih. Seluruh proses pengamanan tersangka dan barang bukti di Polrestabes Surabaya berjalan dengan lancar, serta situasi kamtibmas di lokasi penggerebekan dilaporkan tetap aman dan kondusif.