0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home BBM Berita Dark Web ESDM Featured Spesial

    Data Distributor BBM Bocor di Dark Web, ESDM Buka Suara - detik

    3 min read

     

    Data Distributor BBM Bocor di Dark Web, ESDM Buka Suara



    Jakarta -

    Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara soal kebocoran data distributor bahan bakar minyak (BBM) dalam forum dark web. Kabar tersebut beredar luas di media sosial, dan menyebut data yang tersebar bersifat rahasia.

    Kementerian ESDM pun buka suara merespons kabar itu. Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menegaskan data distributor BBM yang beredar di forum dark web adalah data yang bersifat terbuka.

    "Dari hasil analisis awal, data yang dimaksud merupakan data distributor BBM yang bersifat terbuka dan memang dipublikasikan secara berkala pada website resmi sektor migas sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik," ungkap Anggia kepada detikcom, Sabtu (9/4/2026).

    Meski begitu, ia menegaskan informasi dugaan kebocoran data selalu diatasi Kementerian ESDM secara serius. Pihaknya juga telah melakukan pengawasan dan pencegahan melalui patroli siber oleh tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT).

    Kementerian ESDM juga telah berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memperoleh sampel data yang beredar. Kemudian pihaknya melakukan validasi teknis secara bersama berdasarkan hasil penelusuran data yang beredar tersebut.

    "Langkah pengawasan dan pencegahan tetap dilakukan melalui patroli siber oleh CSIRT ESDM, termasuk penelusuran potensi celah pada website terkait, monitoring aktivitas anomali, serta koordinasi dengan pengelola sistem di lingkungan Ditjen Migas maupun BPH Migas," tegasnya.

    Anggia menambahkan, tidak ditemukan indikasi kebocoran data yang bersifat rahasia dan sensitif. Meski demikian, pihaknya terus melakukan investasi teknis.

    "Sampai saat ini belum ditemukan indikasi adanya kebocoran data yang bersifat rahasia atau sensitif. Namun proses monitoring dan investigasi teknis tetap terus berjalan sebagai bentuk kehati-hatian dan komitmen kami terhadap keamanan informasi publik," pungkasnya.

    Sebagai informasi, dugaan kebocoran data rahasia distributor BBM semula terungkap dalam unggahan platform X @DayliDarkWeb. Dalam unggahan tersebut, dugaan kebocoran data mencakup catatan terkait distributor, informasi distribusi BBM, referensi entitas bisnis, data distribusi operasional dan komersial, hingga dokumen yang diduga terkait dengan semester kedua tahun 2025.

    Namun, akun tersebut menekankan sejumlah poin, yakni keaslian data tersebut belum diverifikasi, asal dan ruang lingkup data tidak jelas, tidak diketahui apakah informasi tersebut berasal dari kompromi langsung, repositori yang terpapar, atau sumber sekunder, serta tidak ada konfirmasi resmi dari otoritas Indonesia yang diamati secara publik.

    "Meskipun postingan tersebut tampaknya tidak merujuk pada data warga negara yang sangat sensitif, kebocoran yang melibatkan ekosistem distribusi sektor energi masih dapat menimbulkan kekhawatiran operasional dan keamanan, terutama ketika terkait dengan logistik bahan bakar, infrastruktur komersial, atau visibilitas rantai pasok," tulis unggahan X akun @DayliDarkWeb.

    (hns/hns)

    Komentar
    Additional JS