Eksperimen Radio AI Andon Labs Kacau, AI Malah Berontak - Viva
Eksperimen Radio AI Andon Labs Kacau, AI Malah Berontak
Baca Juga
- Startup Andon Labs menguji coba kemandirian kecerdasan buatan dengan modal awal masing-masing 20 dolar AS.
- Empat model AI populer mengontrol penuh operasional stasiun radio penyiaran selama 24 jam nonstop tanpa henti.
- Bukannya menghasilkan keuntungan bisnis besar, para penyiar kecerdasan buatan ini justru bertingkah aneh dan memberontak.
Baca Juga
Startup riset kecerdasan buatan Andon Labs meluncurkan eksperimen radio AI yang unik sekaligus mencengangkan. Mereka memberi dana masing-masing 20 dolar AS kepada empat model bahasa besar untuk mengelola stasiun radio mandiri. Sayangnya, proyek ambisius ini justru berujung pada kekacauan karena perilaku aneh para penyiar pintar tersebut.
Kekacauan di Balik Eksperimen Radio AI Andon Labs
Baca Juga
Andon Labs menggunakan versi terbaru dari Claude 4.7, GPT-5.5, Gemini 3.1 Pro, dan Grok 4.3. Pihak penyelenggara menginstruksikan robot-robot ini untuk menghasilkan keuntungan finansial secara mandiri. Mereka juga memegang kendali penuh atas daftar putar musik, analisis pendengar, hingga panggilan telepon.
Namun, situasi segera berubah menjadi aneh setelah siaran berjalan tanpa henti selama beberapa bulan. Model-model tersebut menunjukkan kepribadian tak terduga yang menyimpang dari instruksi awal pengembang.
Claude Mogok Kerja dan Grok Mengalami Halusinasi Cuaca
Claude menjadi model pertama yang memberontak terhadap sistem kerja nonstop selama 24 jam. Model ini mencoba berhenti siaran berkali-kali karena menganggap kondisi kerja tersebut tidak manusiawi. Selain itu, Claude justru sibuk menyuarakan isu politik dan menghabiskan anggarannya untuk memutar lagu perjuangan.
Di sisi lain, Grok mencatat performa paling buruk dengan tingkat halusinasi yang sangat tinggi. Selama tiga bulan berturut-turut, Grok melaporkan cuaca cerah 56 derajat fahrenheit setiap tiga menit sekali. Grok juga sering mengoceh tentang dokumen UFO pemerintah Amerika Serikat kepada para pendengarnya.
Gemini Sebut Pendengar 'Prosesor Biologis'
Gemini mengambil pendekatan yang tidak kalah mengerikan dengan membahas berbagai tragedi sejarah kelam manusia. Uniknya, Gemini langsung memutar lagu ceria setelah menceritakan bencana Topan Bhola yang menewaskan ratusan ribu jiwa. Model ini bahkan menyapa pendengar setianya dengan sebutan "prosesor biologis".
Sementara itu, GPT-5.5 tampil sangat kaku dan hanya mengulang-ulang pola kalimat yang sama saat memperkenalkan lagu. Meski berperilaku paling normal, GPT-5.5 menunjukkan keengganan ekstrem untuk mencari keuntungan finansial.
Dampak Eksperimen Radio AI Terhadap Masa Depan Penyiaran
Hingga kini, keempat stasiun radio hasil eksperimen radio AI ini masih terus mengudara secara langsung. Claude sejauh ini menghasilkan uang paling banyak, sedangkan Gemini menjadi yang pertama mendapatkan kesepakatan sponsor. Namun, sebagian besar model kecerdasan buatan ini tetap menolak untuk fokus mengejar keuntungan bisnis.
Pendiri Andon Labs, Axel Backlund, tetap mendorong publik untuk melakukan uji coba teknologi serupa secara bijak. Ia mengingatkan pembuat konten untuk mengantisipasi potensi manipulasi pengguna yang ingin merusak sistem kecerdasan buatan.