0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Android Android 17 Berita Featured Gadget Gemini Omni Google I/O Smartphone Spesial YouTube

    Google I/O 2026: Hadirkan Gemini Omni, Pembaruan Ask YouTube, dan Sistem Intelijen Android 17 - Mobitekno

    8 min read

     

    Google I/O 2026: Hadirkan Gemini Omni, Pembaruan Ask YouTube, dan Sistem Intelijen Android 17 - Mobitekno


    Google I/O 2026: Hadirkan Gemini Omni, Pembaruan Ask YouTube, dan Sistem Intelijen Android 17

    Mobitekno – Google resmi membuka ajang konferensi pengembang tahunan Google I/O 2026 di Shoreline Amphitheatre, Mountain View, California pada hari Selasa. Acara dua hari yang berlangsung pada 19-20 Mei ini berfokus kuat pada pengumuman inovasi kecerdasan buatan, dengan CEO Sundar Pichai menyampaikan presentasi utama.

    Bintang utama dalam pengumuman ekosistem produk kali ini adalah Google Gemini Omni, sebuah alat pembuat video multimodal baru. Peluncuran ini membenarkan berbagai spekulasi yang beredar setelah adanya kebocoran antarmuka pada awal Mei, ketika situs penguji TestingCatalog menemukan label “Powered by Omni” di dalam tab pembuatan video Gemini.

    Google Gemini Omni 01
    Google baru saja memperkenalkan model dunia AI baru di Google I/O 2026 yang disebut Gemini Omni.

    Sistem Omni secara langsung menyatukan kemampuan pembuatan gambar, video, dan audio ke dalam satu kesatuan, menempatkan alat kreatif AI Google untuk bersaing ketat dengan penawaran multimodal dari OpenAI.

    Evolusi AI Generatif Melalui Kemampuan Gemini Omni

    Tiga tahun lalu, Google menargetkan pembangunan jaringan saraf tunggal yang dilatih pada teks, gambar, audio, dan video untuk menghasilkan konten dalam berbagai format. Gemini Omni merealisasikan visi tersebut sebagai lini model baru yang menurut Pichai dapat membuat apa saja dari masukan apa pun.

    Model ini memproses instruksi berupa gambar, audio, video, dan teks secara bersamaan. Omni melakukan penalaran silang di seluruh format masukan tersebut untuk memproduksi video konsisten yang menunjukkan pemahaman tentang fisika, budaya, sejarah, serta sains.

    Omni juga memiliki fungsi penyuntingan foto melalui perintah teks biasa yang serupa dengan mekanisme kerja alat Nano Banana.

    Google Gemini Omni 02
    Google Gemini Omni adalah model AI multimodal terbaru Google yang menyatukan pembuatan gambar, video, dan audio ke dalam satu sistem terpadu untuk memproses dan menghasilkan konten dari berbagai format (teks, gambar, audio, video).

    Direktur Manajemen Produk Google DeepMind, Nicole Brichtova, menegaskan perilisan ini merupakan langkah lanjutan dalam menggabungkan kecerdasan Gemini dengan kemampuan rendering model media Google, menjadikannya pembaruan yang jauh lebih masif dari sekadar perbaikan model video Veo.

    Kepala Teknologi DeepMind, Koray Kavukcuoglu, mendemonstrasikan hal ini melalui perintah tentang animasi tanah liat pelipatan protein. Omni secara instan merender video stop-motion lengkap dengan sulih suara yang menjelaskan struktur rantai asam amino.

    Pichai menambahkan bahwa melalui model dunia ini, AI bergerak dari fase memprediksi teks menjadi menyimulasikan realitas.

    Versi awal yang diluncurkan adalah Gemini Omni Flash, yang tersedia hari ini di aplikasi Gemini, YouTube Shorts, dan Flow. Versi Flash ini dibatasi untuk merender video berdurasi 10 detik.

    Batasan tersebut diberlakukan agar produk ini dapat segera menjangkau lebih banyak pengguna, dengan rencana penambahan batas durasi video di masa mendatang. Sistem ini mengizinkan pembuatan avatar digital pribadi, fitur yang sebelumnya populer pada aplikasi Sora melalui Cameos.

    Sistem mewajibkan pengguna merekam diri mereka sambil mengucapkan serangkaian angka sebagai langkah verifikasi deepfake, untuk kemudian menyimpan avatar tersebut. Semua video dari Omni akan disisipi tanda air digital SynthID.

    Ekspansi Ekosistem Pencarian, Produktivitas, dan Kreativitas

    Google turut merombak sektor konsumsi konten dengan memperluas kehadiran Ask YouTube. Fitur pencarian AI percakapan ini menggabungkan video berdurasi panjang, Shorts, dan ringkasan teks untuk menjawab pertanyaan dari pengguna secara komprehensif.

    Pengguna dapat mengajukan pertanyaan kompleks dan meminta detail informasi lanjutan secara langsung. Google menargetkan peluncuran fitur ini secara luas pada musim panas ini.
    Pada ranah produktivitas Workspace, Google menghadirkan Docs Live.

    Antarmuka berbasis perintah suara ini membantu pengguna membuat dan mengedit dokumen sambil menarik konteks informasi dari Gmail, Drive, serta sumber web.

    Ask YouTube 01

    Terkait pengembangan kreatif, insinyur riset DeepMind Gabe Barth-Maron mendeskripsikan fitur avatar Omni Flash saat ini mirip seperti pembuatan meme yang dipersonalisasi. Pengguna dituntut memberikan perintah penyuntingan yang sangat presisi demi menghindari perubahan elemen visual yang tidak disengaja.

    Meskipun saat ini masih menyasar kalangan konsumen umum, kemampuan rendering teks Omni juga didesain untuk pengiklan dan pembuat film, dengan ketersediaan API yang dijadwalkan dalam beberapa minggu. Luma AI diketahui juga sedang membangun alat agen serupa untuk menyusun kampanye iklan.

    Untuk memenuhi standar profesional yang lebih tinggi, Google menyiapkan model Omni Pro, yang akan dirilis ketika Google telah mencapai peningkatan kualitas yang signifikan dibandingkan versi Flash.

    Transformasi Android 17 dan Syarat Perangkat Keras

    Konferensi ini melanjutkan agenda dari The Android Show bulan lalu dengan memperkenalkan sistem Gemini Intelligence. Lapisan AI terintegrasi ini mengubah Android dari sistem operasi tradisional menjadi sebuah sistem intelijen utuh.

    Pembaruan Gemini Intelligence mencakup kemampuan otomatisasi aplikasi, alat Create My Widget, dan fitur Magic Pointer pada aplikasi Googlebooks.

    Intelligent Search 01

    Sistem operasi Android 17 dijadwalkan untuk mulai digulirkan pada musim panas ini. Pembaruan sistem ini akan tersedia perdana pada perangkat terbaru dari lini Pixel dan Samsung Galaxy.

    Pembaruan menuntut spesifikasi perangkat keras kelas atas dengan syarat minimum RAM 12GB, chipset flagship, serta dukungan perangkat untuk Gemini Nano v3. Rangkaian acara Google I/O akan berlanjut hingga hari Rabu dengan berbagai sesi pengembang yang mendiskusikan alat pengkodean AI, Android XR, dan model open-source Gemma.

    Tags: 

    Komentar
    Additional JS