Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan - SindoNews
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Kamis, 21 Mei 2026 - 06:55 WIB
Google Chrome. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Terinspirasi oleh perangkat kecerdasan buatan, Google mengatakan bilah pencarian baru ini akan membantu pengguna menulis kalimat yang lebih panjang, mencari berdasarkan gambar/video, dan berbelanja online dengan lebih mudah.
Pada tanggal 19 Mei, The New York Times melaporkan bahwa Google mengumumkan akan meningkatkan bilah pencariannya untuk pertama kalinya sejak tahun 2001.
Selama tiga tahun terakhir, kecerdasan buatan (AI) telah memungkinkan pengguna untuk mengetik perintah yang lebih panjang dan kompleks.
Menurut raksasa teknologi tersebut, terinspirasi oleh perintah yang digunakan untuk AI, bilah pencarian baru akan lebih besar dan lebih interaktif. Pengguna akan dapat memasukkan pesan yang lebih panjang dan mengunggah gambar serta video ke bilah pencarian.
Selain itu, pengguna dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut kepada chatbot AI di halaman pencarian utama Google. Perusahaan akan menyediakan asisten digital untuk mengotomatiskan proses pencarian.
Fitur pencarian akan didukung oleh model AI Flash Gemini 3.5. Menurut Google, model ini memiliki kemampuan penulisan perangkat lunak yang lebih baik dan melakukan tugas otomatis lebih cepat dan dengan biaya lebih rendah.
CEO Google Sundar Pichai mengatakan kecepatan dan keterjangkauan Gemini telah memungkinkan penyebaran layanan ini secara luas.
Pada tanggal 19 Mei, Google mengumumkan produk-produk baru berbasis AI, termasuk alat video, keranjang belanja online, dan sistem pembacaan dan penulisan email otomatis.
The New York Times mencatat bahwa Google semakin terlibat dalam ekonomi digital. Ringkasan situs web menghasilkan lebih banyak hasil pencarian, dan kueri pencarian yang lebih panjang memberikan informasi yang lebih detail tentang pengguna. Fitur keranjang belanja online memudahkan untuk menghubungkan pelanggan dengan pengecer.
Richard Kramer, seorang analis keuangan di Arete Research, mengatakan bahwa perubahan ini membantu Google menghasilkan lebih banyak uang dari iklan.
Pada tahun 2024, jumlah klik pada iklan Google meningkat sebesar 6%, dan perusahaan menambahkan biaya 7% per klik. Keuntungan tahunan perusahaan telah meningkat lebih dari dua kali lipat sejak tahun 2022, mencapai USD132 miliar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekomendasi
Infografis

Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Terpopuler
1
2
3
4
5





