0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AI Berita Featured Kecerdasan Buatan Sam Altman Spesial

    Sam Altman Optimis AI Tingkatkan Kemampuan dan Kesejahteraan Manusia - Sultra Media

    3 min read

     

    Sam Altman Optimis AI Tingkatkan Kemampuan dan Kesejahteraan Manusia

    1

    Agi Maulana

    Ilustrasi pekerjaan atau profesi terdampak AI.(Ilustrasi dibuat dengan AI.)

    Smallest Font

    Largest Font

    Integrasi kecerdasan buatan atau AI di berbagai sektor industri memicu kekhawatiran besar terkait masa depan lapangan pekerjaan manusia. Kekhawatiran ini mencuat seiring dengan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda industri teknologi, seperti dikutip dari Tekno.

    Sejumlah pimpinan perusahaan secara terbuka menyebut efisiensi berbasis AI sebagai penyebab utama pengurangan staf. Salah satu contohnya terjadi pada studio pengembang game Candy Crush, King, yang memberhentikan para teknisinya setelah mereka selesai merancang sistem pembuat level otomatis berbasis AI.

    Merespons situasi tersebut, CEO OpenAI Sam Altman memberikan klarifikasi mengenai fungsi utama dari teknologi generatif bikinannya. Altman menegaskan bahwa platform seperti ChatGPT tidak pernah diproyeksikan untuk menggeser peran pekerja manusia secara total.

    "Kami ingin membangun tools yang memperkuat dan meningkatkan kemampuan manusia, bukan menciptakan entitas yang menggantikan manusia," tulis Altman di X, awal Mei lalu.

    Tekanan terhadap para pekerja teknologi juga diperkuat oleh prediksi dari pelaku industri lain. CEO Anthropic Dario Amodei sempat menyatakan bahwa dalam waktu dekat, seluruh kode komputer berpotensi ditulis sepenuhnya oleh sistem kecerdasan buatan.

    Menanggapi pandangan pesimistis tersebut, Altman menilai ketakutan akan hilangnya mata pencaharian merupakan sudut pandang yang keliru untuk jangka panjang. Ia meyakini kehadiran teknologi ini justru akan membuat produktivitas manusia meningkat.

    Kendati menunjukkan optimisme yang tinggi, bos OpenAI ini tidak menampik adanya guncangan hebat dalam masa peralihan teknologi. Proses transisi ini akan membawa peradaban menuju jenis pekerjaan baru yang formatnya berbeda dengan model konvensional saat ini.

    Dalam proyeksi masa depan yang ideal, Altman menjelaskan bahwa individu dengan ambisi tinggi akan sangat terbantu oleh kehadiran AI dalam menyelesaikan tugas-tugas yang kompleks. Sistem ini akan menjadi fasilitator yang mendukung efisiensi kerja maksimal.

    Bagi kelompok masyarakat yang tidak ingin bekerja terlalu keras, peradaban yang ditopang AI diklaim tetap mampu menjamin kesejahteraan mereka. Altman menjanjikan standar kehidupan yang makmur dan sejahtera bagi semua lapisan masyarakat melalui otomatisasi teknologi tersebut.

    Editors Team

    Daisy Floren

    Daisy Floren

    Komentar
    Additional JS