ChatGPT Punya Fitur Tugas Terjadwal, Bisa Ingatkan dan Pantau Apa Saja - detik
ChatGPT Punya Fitur Tugas Terjadwal, Bisa Ingatkan dan Pantau Apa Saja Foto: OpenAI
Jakarta -
OpenAI menghadirkan pembaruan besar pada fitur Tugas Terjadwal (Scheduled Tasks) di ChatGPT. Lewat fitur ini, ChatGPT tidak lagi sekadar menunggu pertanyaan pengguna, tetapi juga dapat bekerja secara proaktif untuk mengingatkan, memantau perubahan, hingga memberikan pembaruan secara otomatis.
Pengguna kini dapat menjadwalkan tugas sekali jalan maupun tugas berulang. Misalnya, mengingatkan jadwal rapat, mengirim ringkasan berita setiap pagi, memantau harga saham, atau memberi tahu ketika paket pesanan sudah dikirim.
OpenAI juga menghadirkan halaman khusus bernama Terjadwal yang tersedia di aplikasi ChatGPT versi web dan seluler. Dari halaman ini, pengguna dapat membuat, melihat, mengedit, menjeda, maupun menghapus tugas yang telah dibuat.
"Tugas terjadwal kini lebih mudah dibuat dan dikelola, dengan halaman khusus, alur pembuatan yang lebih baik, opsi penjadwalan yang lebih fleksibel, serta notifikasi yang ditingkatkan," tulis OpenAI dalam laman dukungannya.
Bisa Jadi Asisten Pribadi
Pengguna dapat membuat tugas langsung dari halaman Terjadwal atau cukup mengetik perintah di kolom percakapan. Contohnya seperti "ingatkan saya rapat setiap Senin pukul 09.00", "kirim ringkasan AI setiap pagi", atau "beri tahu saat paket saya sudah dikirim".
Menariknya, ChatGPT kini mendukung tugas pemantauan. Fitur ini memungkinkan AI memeriksa perubahan secara berkala dan hanya mengirim notifikasi ketika terdapat informasi penting.
ChatGPT juga terintegrasi dengan Pulse, fitur yang melakukan riset secara asinkron berdasarkan percakapan, memori, dan masukan pengguna sebelumnya. Hasilnya dikirim dalam bentuk ringkasan visual yang dapat dibaca sekilas, disimpan, atau ditindaklanjuti dengan pertanyaan baru.
Seluruh tugas dapat dikelola melalui menu Pengaturan. Pengguna dapat melihat daftar tugas, mengubah jadwal, menjeda, melanjutkan, atau menghapus tugas kapan saja.
Ada Batas Penggunaan
OpenAI menetapkan jumlah tugas aktif yang berbeda untuk setiap paket langganan. Pengguna Go dapat memiliki hingga tiga tugas aktif, pengguna Plus lima tugas, Business dan Edu hingga 10 tugas, sedangkan Pro dan Enterprise mencapai 15 tugas aktif.
Tugas juga tidak dapat dijalankan lebih dari satu kali dalam satu jam. Jika batas tercapai, pengguna harus menghapus atau menjeda tugas yang sudah ada sebelum membuat tugas baru.
Saat ini, fitur Terjadwal tersedia di aplikasi ChatGPT versi web dan seluler. OpenAI mengatakan fitur tersebut belum tersedia di aplikasi desktop ChatGPT maupun aplikasi Codex.
Beberapa fitur juga belum didukung, seperti chat suara, GPT kustom, dan webhook. Meski demikian, kehadiran Tugas Terjadwal menunjukkan bahwa ChatGPT kini berkembang dari sekadar chatbot menjadi asisten AI yang dapat bekerja secara proaktif membantu aktivitas sehari-hari.
(afr/afr)

