0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Google Spesial

    Google Buka Toko Fisik Pertama di Luar AS -

    5 min read

     

    Google Buka Toko Fisik Pertama di Luar AS

    Intinya SihIntinya Buat Kamu

    Telset.id – Google mengumumkan pembukaan toko fisik pertamanya di luar Amerika Serikat, yang akan berlokasi di Tokyo, Jepang pada musim panas 2026. Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi global yang direncanakan perusahaan.

    Keputusan Google membuka toko fisik di Jepang bukan tanpa alasan. Menurut data Counterpoint, Google berhasil melampaui Samsung dan menduduki posisi kedua sebagai merek smartphone paling populer di Jepang pada Februari 2026. Pencapaian ini didorong oleh penjualan Pixel 9a yang kuat serta minat yang sehat terhadap lini Pixel 10.

    Saat ini, Apple masih mendominasi pasar Jepang dengan pangsa pasar 61 persen. Google mengikuti di posisi kedua dengan 11 persen, sementara Samsung berada di urutan ketiga dengan 9 persen. Sisa pangsa pasar sekitar 20 persen terbagi di antara merek lokal seperti Sharp dan Sony, serta perangkat bermerek operator telekomunikasi.

    Google saat ini memiliki sepuluh toko fisik di Amerika Serikat, termasuk beberapa lokasi di New York City, serta toko di Mountain View, Playa Vista, Santa Monica, Austin (Texas), Boston (Massachusetts), Chicago (Illinois), dan Aventura (Florida).

    Toko Baru di Omotesando

    Toko fisik baru Google ini akan berlokasi di kawasan Omotesando, Tokyo. Pelanggan nantinya dapat melihat langsung dan membeli perangkat Pixel terbaru, mengambil pesanan online, serta merasakan kemajuan AI terbaru dari Google.

    Lokasi toko Google Store baru di Omotesando, Tokyo yang akan dibuka musim panas 2026

    Langkah ini menandai ekspansi ritel fisik Google ke luar Amerika Serikat untuk pertama kalinya. Perusahaan menyatakan bahwa toko Tokyo ini merupakan titik awal dari perjalanan global mereka. Meskipun rencana ekspansi lebih lanjut masih belum diungkap secara detail, jelas bahwa Google memiliki ambisi untuk memperluas kehadiran ritel fisiknya.

    Strategi di Balik Pemilihan Jepang

    Pilihan Jepang sebagai lokasi pertama toko fisik di luar AS dinilai cukup strategis. Pertumbuhan pangsa pasar Google di Jepang yang signifikan menjadi faktor utama. Dengan mengalahkan Samsung di kuartal pertama 2026, Google menunjukkan bahwa produk Pixel memiliki daya tarik yang kuat di pasar Jepang.

    Grafik Counterpoint menunjukkan Google melampaui Samsung di Jepang pada kuartal pertama 2026

    Meskipun seorang jurnalis yang sempat berada di Osaka selama dua minggu mengaku tidak melihat satu pun perangkat Pixel di jalanan, Google kemungkinan memiliki data pasar yang lebih akurat mengenai potensi pertumbuhan di Jepang.

    Bagi pengguna Android di Indonesia, perkembangan ini menarik untuk diikuti. Google terus memperkuat ekosistemnya, termasuk melalui layanan pesan. Seperti yang kami bahas sebelumnya, Samsung Messages akan dihentikan pada Juli 2026 dan Google Messages menjadi penggantinya.

    Ekspansi toko fisik ini menunjukkan komitmen Google untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen di luar Amerika Serikat. Keberhasilan di Jepang bisa menjadi batu loncatan untuk ekspansi ke negara-negara Asia lainnya, termasuk Indonesia yang memiliki basis pengguna Android yang besar.

    Bagi pengguna yang tertarik dengan perkembangan layanan Google, perlu diketahui bahwa fitur scanner terbaru di Google Drive kini membutuhkan RAM 8GB. Ini menunjukkan bahwa Google terus meningkatkan fitur-fitur di ekosistemnya.

    Dengan pembukaan toko fisik di Tokyo, Google berharap dapat memberikan pengalaman langsung kepada konsumen Jepang untuk merasakan perangkat Pixel dan inovasi AI terbaru sebelum memutuskan untuk membeli. Langkah ini juga memperkuat posisi Google di pasar smartphone global yang semakin kompetitif.

    Meskipun detail mengenai ekspansi selanjutnya belum diumumkan, sinyal dari Google sudah jelas: ekspansi global ritel fisik baru saja dimulai, dan Jepang menjadi langkah pertama yang strategis.

    Well, I like technology. But more than that, I like everything related to innovation. And that passion brought me here, to the house of digital media and communication, a company that engaged in Platforms & Content Creation, Publishing, and Public Relations.

    Komentar
    Additional JS