Google Permudah Pengguna iPhone Beralih ke Android, Tanpa Aplikasi Migrasi
Google Permudah Pengguna iPhone Beralih ke Android, Tanpa Aplikasi Migrasi

Bisnis.com, JAKARTA— Google memperbarui fitur migrasi data Android Switch untuk mempermudah pengguna iPhone yang ingin beralih ke perangkat Android.
Perpindahan dari ekosistem iPhone ke Android selama ini kerap dianggap rumit karena pengguna harus memindahkan berbagai data secara terpisah. Namun, Google kini mengklaim proses migrasi dapat dilakukan dengan lebih sederhana dan menyeluruh melalui pembaruan Android Switch.
Melansir Digital Trends, Kamis (18/6/2026), Product Lead Onboarding, Settings and Switching Android Google Paul Dunlop mengatakan perusahaan bekerja sama dengan Apple untuk meningkatkan pengalaman migrasi pengguna ke perangkat berbasis Android 17.
“Pembaruan tersebut menghadirkan proses transfer berbasis nirkabel sebagai metode utama, dukungan untuk lebih banyak jenis data, pemindahan akun Google dan eSIM secara langsung, hingga fitur yang memungkinkan data dalam aplikasi tetap tersimpan saat pengguna berpindah platform,” ujarnya.
Salah satu perubahan terbesar yang dihadirkan adalah sistem transfer data nirkabel yang memiliki kemampuan setara dengan metode menggunakan kabel. Dengan demikian, pengguna tidak lagi memerlukan kabel USB-to-Lightning maupun adaptor khusus untuk memindahkan data dari iPhone ke perangkat Android baru.
Google juga mengintegrasikan Android Switch langsung ke dalam proses pengaturan awal perangkat Android dan iPhone. Langkah ini membuat pengguna tidak perlu lagi mengunduh aplikasi migrasi tambahan maupun melalui berbagai tahapan perizinan yang sebelumnya cukup merepotkan.
| Baca Juga Kontribusi Google Cs Masih Minim |
|---|
Selain itu, pengguna kini dapat memindahkan akun Google dari iPhone ke Android dan langsung masuk (login) secara otomatis selama proses pengaturan perangkat baru.
Fitur migrasi tersebut juga diperluas untuk mendukung pemindahan eSIM pada operator yang kompatibel. Tak hanya itu, elemen personalisasi seperti wallpaper, tata letak layar utama, susunan aplikasi, hingga pengaturan aksesibilitas juga dapat dipindahkan ke perangkat Android baru.
Dari sisi data, Android Switch kini mendukung transfer lebih banyak jenis informasi dibandingkan sebelumnya. Pengguna dapat memindahkan kata sandi, passkey, kredensial Wi-Fi, alarm, riwayat panggilan, file dan folder, lampiran kalender, hingga catatan Apple Notes beserta label dan lampirannya.
Google juga meningkatkan kemampuan transfer pesan. Pengguna dapat memindahkan percakapan SMS, MMS, RCS, hingga iMessage ke perangkat Android, termasuk grup percakapan berukuran besar, stiker, reaksi pesan, dan riwayat percakapan secara utuh.
Tak hanya data dasar, Google bersama Apple turut menghadirkan Application Programming Interface (API) migrasi baru yang memungkinkan pengembang mempertahankan data aplikasi saat pengguna berpindah dari iOS ke Android.
Dengan dukungan tersebut, pengguna berpotensi melanjutkan penggunaan aplikasi dari titik terakhir tanpa harus memulai ulang setelah menginstalnya kembali di perangkat Android.
Kendati demikian, pembaruan Android Switch saat ini baru tersedia untuk sebagian kecil perangkat yang menjalankan Android 17. Google berencana memperluas ketersediaannya secara bertahap dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan mendatang.