Microsoft Tunjuk Gunawan Susanto Jadi Country General Manager di Indonesia - Kompas
Microsoft Tunjuk Gunawan Susanto Jadi Country General Manager di Indonesia
KOMPAS.com - Microsoft menunjuk Gunawan Susanto sebagai Country General Manager (CGM) baru untuk Indonesia.
Gunawan akan memimpin bisnis dan kemitraan Microsoft di Tanah Air, menggantikan Dharma Simorangkir yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur Microsoft Indonesia sejak 2022.
Penunjukan Gunawan diumumkan Microsoft pada Senin (15/6/2026) melalui blog resmi perusahaan.
Baca juga: ChatGPT Bakal "Hidupkan" Barbie dan Hot Wheels Jadi Mainan AI
Pengangkatan ini dilakukan di tengah upaya Indonesia mempercepat transformasi digital dan pengembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Sebagai Country General Manager Microsoft Indonesia, Gunawan bertugas memimpin bisnis dan kemitraan perusahaan di sektor publik, korporasi, startup, serta UMKM.
Ia juga akan bertanggung jawab mendorong adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI), termasuk pengembangan talenta digital serta pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.
Baca juga: Microsoft Akui Baru Bebas dari OpenAI, Kini Kejar AI yang Lebih Pintar dari Manusia
"Saya antusias bergabung dengan Microsoft Indonesia, ini adalah kesempatan bagi saya untuk belajar dan berkontribusi di garis depan era AI," kata Gunawan, dikutip KompasTekno dari blog resmi Microsoft Indonesia.
Menurut Gunawan, komitmen Microsoft terhadap inovasi dan pemberdayaan sejalan dengan keyakinannya bahwa teknologi dapat menjadi salah satu kekuatan besar bagi perubahan positif.
Ia mengaku terinspirasi oleh peluang untuk memanfaatkan teknologi Microsoft dalam mendukung transformasi digital Indonesia, sekaligus meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Baca juga: China Bikin Rumah Baru untuk Internet: di Dasar Laut
Penunjukan Gunawan juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Microsoft di Indonesia.
Microsoft sebelumnya telah mengumumkan investasi senilai 1,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 30,6 triliun (kurs Rp 18.000 per dollar AS) selama empat tahun untuk pengembangan infrastruktur cloud dan AI di dalam negeri.
Microsoft juga terus memperluas program pengembangan talenta digital melalui Microsoft Elevate. Sejak diluncurkan, program tersebut telah diikuti lebih dari 2 juta peserta di Indonesia, dengan lebih dari 1,2 juta orang memperoleh sertifikasi yang diakui Microsoft.
Baca juga: Lintasarta Kenalkan Intelligent Core, "Fondasi Digital" untuk Era AI
Eks bos AWS dan IBM
Gunawan Susanto sendiri bukanlah sosok baru di industri teknologi Indonesia. Ia memiliki pengalaman selama lebih dari dua dekade di sektor teknologi.
Adapun sebelum bergabung dengan Microsoft, Gunawan pernah menjabat sebagai Presiden Direktur dan CEO Amazon Web Services (AWS) Indonesia serta IBM Indonesia.
Pada 2014, IBM menunjuk Gunawan sebagai Presiden Direktur IBM Indonesia. Saat itu usianya sekitar 35 tahun dan ia disebut sebagai salah satu pemimpin termuda yang pernah memimpin IBM Indonesia.
Microsoft juga menyebut, Gunawan memiliki rekam jejak yang kuat dalam membantu berbagai organisasi untuk bertransformasi, berinovasi, sembari berkontribusi pada kemajuan digital dan ekonomi nasional.
Baca juga: Microsoft Umumkan Surface RTX Spark Dev Box, PC Mini untuk Developer AI
Selain itu, baru-baru ini, ia juga diketahui berinvestasi di sektor layanan kesehatan Indonesia melalui sebuah dana ekuitas privat (private equity fund) dan menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang