TSMC Keteteran, Raksasa Teknologi Mulai Pesan Chip ke Samsung - detik
TSMC Keteteran, Raksasa Teknologi Mulai Pesan Chip ke Samsung
Jakarta -
Persaingan di industri manufaktur chip global semakin memanas. Meski TSMC masih menguasai lebih dari 70% pangsa pasar fabrikasi canggih, divisi semikonduktor milik Samsung (Samsung Foundry) belakangan ini justru tengah kebanjiran pesanan dari berbagai raksasa teknologi.
Berdasarkan laporan terbaru dari Nikkei Asia, Samsung Foundry dikabarkan telah menerima pesanan atau sedang dalam tahap negosiasi serius dengan nama-nama besar seperti Google, Nvidia, Tesla, AMD, hingga raksasa mobil listrik China, BYD.
Kolaborasi ini difokuskan pada manufaktur chip semikonduktor tingkat lanjut berbasis teknologi di bawah 5 nanometer (sub-5nm). Menariknya, beberapa perusahaan tersebut sebelumnya merupakan klien eksklusif TSMC. Kini, mereka mulai merapat ke Samsung sebagai strategi mitigasi risiko (hedging) di tengah tingginya ketidakpastian rantai pasok global.
Berikut adalah rincian manuver raksasa teknologi yang mulai mengadopsi strategi multi-foundry dan melirik Samsung:
1. Google dan Peran Perantara MediaTek
Google dikabarkan tengah merancang Tensor Processing Units (TPU) untuk beban kerja Kecerdasan Buatan (AI) mereka melalui kerja sama dengan MediaTek. Raksasa mesin pencari ini tengah mempertimbangkan untuk memberikan kontrak kepada Samsung guna memproduksi bagian krusial dari chip tersebut. Selain itu, Google juga tengah berdiskusi dengan Samsung untuk memproduksi akselerator AI Axion generasi berikutnya.
Saat ini, Google memang mendorong tren strategi multi-foundry dengan membagi pesanannya ke TSMC, Intel, dan Samsung. MediaTek dilaporkan bertindak sebagai perantara yang membantu Google bernegosiasi dengan ketiga pabrikan raksasa tersebut.
2. AMD Kehabisan Jatah di TSMC
AMD terpaksa melirik Samsung karena kapasitas produksi fabrikasi canggih TSMC (untuk arsitektur 2nm ke bawah) telah diborong habis oleh Apple dan Nvidia.
Baru-baru ini, AMD dan Samsung memperluas kesepakatan kerja sama mereka yang tak lagi sekadar suplai memori. Samsung dirumorkan berhasil mengamankan kontrak bergengsi untuk memproduksi CPU server AMD Epyc generasi mendatang menggunakan teknologi fabrikasi 2nm generasi kedua miliknya.
3. 'Borongan' dari Perusahaan Elon Musk dan Startup AI
Setelah sekian lama bekerja sama dengan TSMC maupun Samsung, Tesla dan Qualcomm kini telah menandatangani kontrak baru. Chip Tesla A15 yang digunakan di mobil listrik dan robot mereka saat ini diproduksi oleh kedua pabrikan tersebut. Namun, chip generasi berikutnya, yakni A16, dilaporkan akan diproduksi secara eksklusif oleh Samsung di fasilitas pabrik mereka di Texas, AS.
Perusahaan milik Elon Musk lainnya, perusahaan rintisan neuroteknologi Neuralink, juga dilaporkan menawarkan kontrak yang sangat menggiurkan kepada Samsung untuk mencetak chip implan otak generasi terbaru mereka.
Di ranah AI, Groq (startup pengembang akselerator AI yang didukung Nvidia) telah mengumumkan bahwa prosesor canggih LP30 milik mereka akan diproduksi menggunakan teknologi 4nm dari Samsung Foundry.
4. Raksasa EV China, BYD Ikut Merapat
Raksasa kendaraan listrik (EV) asal China, BYD, menjadi klien potensial lain yang dikabarkan sedang dalam tahap "diskusi lanjutan" dengan Samsung. Berdasarkan laporan Seoul Economic Daily, diskusi ini berfokus pada produksi System on Chip (SoC) mutakhir untuk sistem pengemudian otonom (autonomous driving) dan sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) generasi berikutnya milik BYD.
Kondisi ini menunjukkan bahwa ketergantungan penuh pada satu pabrikan manufaktur kini mulai dihindari oleh perusahaan teknologi. Peralihan menuju ekosistem rantai pasok yang lebih beragam menjadi angin segar bagi Samsung untuk terus membayangi dominasi TSMC, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Kamis (18/6/2026).
(asj/asj)