Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AI Amerika Serikat Anthropic Berita Dunia Internasional Featured Kecerdasan Buatan Spesial

    AI Paling "Menakutkan" Anthropic Kembali Bisa Dipakai Setelah Dilarang AS - Kompas

    6 min read

     


    KOMPAS.com – Setelah sempat dilarang beroperasi oleh pemerintah Amerika Serikat selama lebih dari dua minggu, dua model AI paling "menakutkan" milik Anthropic kembali bisa dipakai dunia.

    Kedua model itu adalah Claude Fable 5 dan Claude Mythos 5.

    Anthropic mengumumkan kabar ini lewat postingan di akun X resmi mereka. Fable 5 kembali tersedia untuk pengguna global mulai Rabu (1/7/2026) waktu setempat.

    "Kami bersyukur pada pengguna kami atas kesabarannya, dan pada semua orang yang bekerja dengan kami untuk kembali menerapkan model-model ini," tulis Anthropic.

    Kecelakaan Helikopter AS di Laut Arab Tambah Daftar Insiden Militer

    Kabar ini menandai berakhirnya salah satu kisah paling dramatis di dunia AI dalam beberapa tahun terakhir. Konflik antara sebuah perusahaan AI kelas dunia dengan pemerintah negaranya sendiri.

    Semuanya bermula pada 9 Juni 2026, saat Anthropic resmi merilis Claude Fable 5 dan Mythos 5. Anthropic menyebut kedua model sebagai yang paling canggih di kelasnya.

    Namun baru tiga hari, tepatnya 12 Juni 2026, pemerintah AS mengeluarkan surat perintah kontrol ekspor. Perintah itu mendesak Anthropic memutus akses kedua model tersebut untuk warga negara asing, termasuk karyawan Anthropic sendiri yang bukan warga negara AS.

    Karena tidak ada cara praktis untuk memilah pengguna warga AS dan warga negara asing dalam hitungan jam, Anthropic terpaksa mematikan akses untuk seluruh pengguna global.

    Menurut sumber yang dekat dengan Anthropic, pemerintahan Trump saat itu hanya memberi waktu 90 menit kepada Anthropic untuk menarik Fable 5, tanpa peringatan sebelumnya soal ancaman keamanan nasional.

    Alasan resminya berkaitan dengan kemampuan "menakutkan" kedua model tersebut dalam menganalisis kode keamanan siber, yang dinilai bisa disalahgunakan untuk aktivitas yang membahayakan keamanan negara.

    Baca juga: Militer AS Pakai Anthropic AI untuk Serang Iran, padahal Baru Dilarang

    Amazon jadi pemicu?

    Sejumlah laporan menyebut pemicu utama tindakan pemerintah datang dari orang tak terduga.

    Menurut laporan yang belakangan beredar, CEO Amazon Andy Jassy dilaporkan menghubungi pemerintahan Trump untuk menyampaikan kekhawatirannya soal potensi metode jailbreak pada model Anthropic.

    Jailbreak di sini merujuk pada cara memanipulasi AI agar melewati pagar pengamannya sendiri. Salah satu kekhawatiran spesifiknya adalah kemampuan model menganalisis dan menemukan celah keamanan di kode program.

    Anehnya, banyak ahli keamanan siber justru mengkritik alasan ini. Menurut mereka, kemampuan menganalisis kode dan menemukan celah keamanan adalah dasar pekerjaan ribuan profesional keamanan siber setiap harinya. Model AI lain seperti GPT-5.5 milik OpenAI juga punya kemampuan serupa.

    Setelah menerima perintah pemerintah, Anthropic langsung mengirim perwakilannya ke Washington untuk bernegosiasi.

    Yang menarik, bukan CEO Anthropic Dario Amodei yang memimpin negosiasi. Peran itu diambil alih oleh Tom Brown, salah satu pendiri Anthropic.

    Kabarnya, Amodei sengaja diganti dari posisi negosiator karena ia jadi sasaran pemerintah Trump. Amodei selama ini dikenal vokal soal keselamatan AI dan tercatat sebagai pendukung Kamala Harris di pemilihan presiden 2024.

    Baca juga: Hacker Pemula Bobol 14 Perusahaan Bermodal AI Claude dan Codex OpenAI

    Ilustrasi Claude Fable 5, model AI versi untuk publik dari Claude Mythos (AI tercanggih Anthropic saat ini). Di versi ini, Anthropic memang sengaja memasang guardrail atau pagar pengaman ketat.

    Lihat Foto

    Dibuka bertahap

    Titik balik pertama datang pada Jumat (26/6/2026). Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menyetujui pelepasan Mythos 5 ke sekitar 100 perusahaan dan lembaga federal AS.

    "Saya telah menentukan bahwa perlindungan yang sesuai telah tersedia untuk memungkinkan mitra tertentu yang terpercaya mengakses model Claude Mythos 5," kata Lutnick dalam surat resminya ke Anthropic.

    Selang beberapa hari kemudian, tepatnya Selasa (30/6/2026), Lutnick mengumumkan kabar yang lebih besar. Kontrol ekspor untuk Fable 5 dan Mythos 5 secara resmi dicabut.

    "Lisensi tidak lagi diperlukan untuk ekspor, ekspor ulang, atau transfer di dalam negeri, termasuk ekspor tersirat atau ekspor ulang tersirat, dari model Mythos atau Fable," tulis Lutnick.

    Anthropic dilaporkan bersikap proaktif dengan menggandeng Institut Keamanan AI AS (US AI Safety Institute) serta lembaga pengawas teknologi di Inggris.

    Perusahaan mengizinkan para pakar keamanan siber eksternal untuk membongkar arsitektur model dan melakukan skenario pengujian ekstrem.

    Proses pengujian ketat ini sengaja dilakukan untuk memastikan bahwa Claude 5 Fable dan Mythos memiliki sistem pertahanan yang kuat terhadap potensi jailbreak.

    Setelah melewati fase audit teknologi, Anthropic akhirnya mengantongi lampu hijau.

    Pihak manajemen menegaskan bahwa model AI mereka kini telah dilengkapi dengan parameter pembatas (guardrails) yang jauh lebih aman, sehingga risiko menghasilkan konten berbahaya atau instruksi ilegal dapat ditekan seminimal mungkin.

    Baca juga: OpenAI Rilis GPT-5.6, Model AI Canggih Mirip Claude Mythos

    Sesuai pengumuman Anthropic, akses ke Fable 5 kembali dibuka untuk pengguna global mulai 1 Juli 2026. Model bisa diakses lewat platform Claude, Claude.AI, dan Claude Code.

    Selain itu, Fable 5 akan disertakan hingga 50 persen dari batas penggunaan mingguan sampai 7 Juli 2026, khusus untuk pengguna paket Pro, Max, Team, dan paket enterprise tertentu.

    Anthropic juga akan segera mengaktifkan kembali akses Fable 5 di Amazon Web Services, Google Cloud, dan Microsoft Foundry.

    Sementara untuk Mythos 5, akses masih terbatas pada perusahaan-perusahaan tertentu di AS yang telah disetujui pemerintah, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Ars Technica.

    Anthropic mengatakan akan terus bekerja dengan pemerintah AS untuk memperluas akses Mythos 5 lewat program Glasswing, yakni inisiatif keamanan siber Anthropic yang menyediakan akses model AI canggih ke organisasi terpilih untuk pengujian keamanan defensif.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS