Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Game PlayStation Sony Spesial

    Alih Fungsikan Pabrik Cakram PlayStation, Sony Kucurkan Rp 629 M - deitk

    2 min read

     

    PlayStation. Foto: Tomohiro Ohsumi/Getty Images

    Jakarta -

    Sony mengubah strategi dan fungsi dari pabrik penghasil cakram game PlayStation, dengan mengucurkan uang sebesar USD 35 juta atau sekitar Rp 629 miliar. Langkah ini menyambung keputusan mereka yang akan berhenti memproduksi gim fisik pada 2028.

    Pabrik yang dimaksud berlokasi di Thalgau, Austria. Fasilitas ini dapat memproduksi sekitar 600 ribu cakram setiap hari, termasuk game PlayStation, Blu-ray, dan compact disk (CD).

    Namun produksinya diperkirakan akan turun drastis, setelah mereka berencana meninggalkan game fisik. Menurut media asal Austia, ORF, Senin (6/7/2026), karyawan di fasilitas Sony DADC di Thalgau diberitahu pada Hari Rabu bahwa lokasi tersebut akan mengalami restrukturaisasi.

    Untungnya, dari keterangan CEO Sony DADC, Dietmar Tanzer, keputusan ini tidak menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK), setidaknya untuk saat ini. Tanzer mengungkapkan produk PlayStation saat ini menyumbang sekitar 50% dari volume produksi pabrik, dengan pesanan game baru menyumbang sekitar 20% total tersebut.

    "Kami memperkirakan sekitar 10% dari volume tersebut pada tahun 2028," kata Tanzer.

    Alih-alih mengurangi jumlah karyawan, seperti yang disebut tadi, Sony malah menginvestasikan ratusan miliar rupiah untuk peralatan baru di pabrik tersebut. Dengan begitu, memungkinkan mereka untuk mengalihkan produksi ke lensa mikro optik alih-alih cakram.

    Kepala Mikro Optik Sony DADC, Markus Streibl, menjelaskan bagaimana teknologi ini akan dipakai dalam produk-produk masa depan.

    "Mikrooptik adalah miniaturisasi sistem dan elemen optik yang berfungsi untuk memfokuskan dan mengarahkan cahaya dalam ruang sekecil mungkin. Salah satu penerapannya, misalnya, lampu sein mobil yang diproyeksikan ke aspal," kata Streibl.

    Dilaporkan bahwa pada Hari Rabu kemarin, karyawan dialihkan dari produksi cakram untuk mulai menguji peralatan baru. Sony juga berencana melatih ulang staf sebelum produksi massal mikrolensa optik yang dimulai tahun depan.

    (hps/fyk)

    Komentar
    Additional JS