Detik-detik Peringatan Dini Muncul di HP Android Sebelum Gempa Besar Venezuela - Kompas
KOMPAS.com - Sejumlah pengguna HP Android di Venezuela dilaporkan menerima notifikasi peringatan beberapa detik sebelum gempa besar mengguncang negara tersebut pada Rabu, (24/6/2026) lalu.
Notifikasi tersebut dikirim melalui sistem peringatan gempa bawaan di perangkat Android yang dikembangkan Google, yaitu Android Earthquake Alerts System.
Sesuai namanya, Android Earthquake Alerts System merupakan fitur yang berfungsi untuk memberikan peringatan dini sebelum getaran gempa yang lebih kuat mencapai wilayah pengguna.
Menurut beberapa laporan di media sosial, notifikasi itu benar-benar muncul beberapa detik sebelum guncangan gempa yang lebih besar di Venezuela datang.
China Gelontorkan Rp 224 Miliar untuk Korban Gempa Venezuela
Meski hanya memberikan jeda waktu singkat, para ahli menilai peringatan beberapa detik tersebut sangat penting karena memungkinkan warga segera mencari tempat berlindung atau setidaknya menjauh dari lokasi berbahaya.
Baca Juga :
Baca juga: Malware Rokarolla Mengintai Pengguna Android, Login M-Banking Bisa Dicuri
Cara kerja sistem peringatan gempa Android
Untuk mendeteksi gempa, fitur peringatan Android Earthquake Alerts System memanfaatkan sensor accelerometer bawaan yang tertanam di jutaan HP Android di seluruh dunia.
Dengan cara tersebut, perangkat-perangkat Android yang tersebar luas itu secara efektif berubah menjadi jaringan sensor tanah yang tersebar di berbagai wilayah.

Lihat Foto
Saat algoritma Google mendeteksi adanya pola getaran seismik yang sama dari banyak perangkat, sistem secara langsung menghitung perkiraan lokasi pusat gempa (episentrum) beserta magnitudonya.
Baca juga: Menkomdigi Ingatkan Bahaya Medsos dan Aplikasi Kencan Setelah Kasus Penyekapan
Selanjutnya, notifikasi peringatan akan dikirim secara otomatis kepada pengguna perangkat Android yang berada di wilayah terdampak.
Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Ubergizmo, sistem peringatan dini memang tidak dapat memprediksi apakah akan terjadi gempa di suatu wilayah.
Namun, sistem tersebut mampu mendeteksi gelombang awal gempa dan memberikan waktu beberapa detik bagi masyarakat untuk segera menghentikan aktivitas dan segera mencari tempat aman.
Baca juga: Google Umumkan 6 Fitur Baru untuk Android, Ada Pendeteksi Gempa
Gempa beruntun
Berdasarkan data United States Geological Survey (USGS), Venezuela mengalami peristiwa gempa kembar (twin earthquake) alias dua gempa besar yang terjadi secara beruntun.
Gempa pertamanya bermagnitudo 7,2 terjadi pada pukul 18.04 waktu Venezuela di sekitar 17,6 mil di barat laut kota Montalban dengan kedalaman sekitar 8,2 mil.
Sementara gempa kedua menyusul dengan magnitudo 7,5 di sekitar 21 mil di barat laut Montalban.
Baca juga: Tak Hanya Bikin Gambar, AI Kini Ikut Berburu Tikus
USGS menjelaskan bahwa gempa pertama ini merupakan "foreshock" atau gempa pendahulu yang diikuti oleh gempa utama berkekuatan lebih besar, dengan selisih waktu hanya 39 detik.
Peristiwa gempa beruntun yang terjadi di Venezuela menyebabkan kerusakan berat di ibu kota Caracas. Sejumlah dinding bangunan dilaporkan runtuh sehingga bagian dalam rumah dan perabotan terlihat dari jalan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Deretan Momen Penyelamatan Orang Tua dan Anak dari Reruntuhan Gempa Venezuela