Foto Messi Gendong Bayi Yamal Viral Lagi Jelang Final Piala Dunia 2026, Sempat Dikira Editan dan Buatan AI - Kompas
KOMPAS.com - Menjelang final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Spanyol, satu foto lawas kembali ramai beredar di media sosial. Bukan foto gol Lionel Messi atau aksi ciamik Lamine Yamal di lapangan hijau.
Yang viral justru sebuah potret berusia hampir dua dekade, Messi muda sedang menggendong sekaligus memandikan Lamine Yamal saat masih bayi.
Bagi banyak orang masa kini, foto Messi gendong Yamal itu terlihat terlalu kebetulan untuk menjadi kenyataan.
Tidak sedikit warganet yang mengira gambar tersebut hanyalah hasil editan atau bahkan dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Argentina Dituding Jadi "Anak Emas" FIFA, Petisi Usir Messi dkk Tembus 6 Juta Tanda Tangan
Padahal, foto tersebut benar-benar ada dan terjadi. Kisah di baliknya pun sama menariknya dengan perjalanan dua pemain yang kini akan saling berhadapan di panggung terbesar sepak bola dunia.
Baca Juga :
Baca juga: Link Jadwal Final Piala Dunia 2026 dan Perebutan Juara Ketiga Lengkap 19-20 Juli
Menangkan sesi potret dari undian amal
Menurut laporan outlet media asal Spanyol Marca, foto itu diambil pada Desember 2007 dalam sebuah sesi pemotretan kalender amal yang diselenggarakan UNICEF bersama Yayasan FC Barcelona.
Saat itu, keluarga-keluarga di wilayah Catalonia mengikuti undian untuk mendapat kesempatan berfoto bersama pemain Barcelona.
Orang tua Lamine Yamal, yakni Sheila Eban dan Mounir Nasraoui menjadi salah satu pemenang. Tanpa direncanakan, bayi mereka yang baru berusia 5 bulan saat itu, dipasangkan dengan Lionel Messi yang kala itu baru berusia 20 tahun.
Baca juga: Komputer Nvidia Tak Laku, Dibeli Elon Musk dan Revolusi AI Dimulai
Kala itu, karir Messi baru merangkak, belum secemerlang saat ini. Ia baru dikenal luas sebagai wajah baru Barcelona, masih jauh sebelum meraih delapan Ballon d'Or dan membawa Argentina menjadi juara dunia.
Tak seorang pun di ruangan itu mengetahui bahwa bayi dalam pelukan Messi suatu hari akan menjadi salah satu pemain terbaik dunia.
Begitu pula sebaliknya, tak ada yang menyangka foto sederhana itu kelak menjadi salah satu gambar paling ikonik dalam sejarah sepak bola.
Baca juga: Messi Bagi-bagi iPhone Berlapis Emas untuk Skuad Argentina
Kesaksian fotografer
Laporan ABC News Australia mengungkap cerita lain yang selama ini jarang diketahui publik. Fotografer Joan Monfort, yang mengabadikan momen tersebut, mengatakan sesi pemotretan itu sebenarnya berlangsung cukup canggung.
Jika diperhatikan, kecanggungan itu cukup jelas terlihat di hasil foto. Messi tampak kaku menggendong Yamal bayi.

Lihat Foto
Menurut Monfort, Messi bukan sosok yang langsung nyaman berada di depan situasi seperti itu.
Baca juga: Messi dan Messi Lagi
"Messi adalah orang yang cukup tertutup dan pemalu. Ia keluar dari ruang ganti, lalu tiba-tiba berada di ruangan lain yang di dalamnya sudah disiapkan bak plastik penuh air dan seorang bayi," ujar Monfort.
"Situasinya cukup rumit. Awalnya dia bahkan tidak tahu bagaimana cara menggendong bayi itu."
Setelah kalender amal selesai diterbitkan, foto tersebut praktis terlupakan selama bertahun-tahun.
Baca juga: Erling Haaland Pamer Ruang Gaming, Tak Sabar Tunggu GTA 6 Rilis
Baru pada 2024, ayah Yamal mengunggah kembali gambar itu ke Instagram untuk merayakan debut gemilang putranya di Piala Eropa.
Unggahan tersebut diberi takarir atau caption singkat berbahasa Spanyol, "El comienzo de dos leyendas" atau "Awal dari dua legenda".
Sejak saat itu, foto tersebut kembali menyebar luas di media sosial dan menjadi perbincangan di berbagai negara.
Baca juga: Lionel Messi Hadiahkan Jersey kepada Legenda Italia Roberto Baggio
Monfort mengaku ia sendiri tidak menyadari bahwa bayi dalam foto tersebut telah tumbuh menjadi Lamine Yamal.
"Sangat menyenangkan bisa dikaitkan dengan sesuatu yang menimbulkan sensasi sebesar ini," ujarnya.
"Sejujurnya, rasanya luar biasa," imbuh Monfort.
Baca juga: Foto Lionel Messi Angkat Trofi Pecahkan Rekor di Instagram
Respons Yamal dan Messi

Lihat Foto
Yamal sendiri mengaku baru mengetahui keberadaan foto tersebut setelah diberi tahu sang ayah.
Ia juga beberapa kali mendapat pertanyaan mengenai kemiripan dirinya dengan Messi, sesuatu yang menurutnya merupakan kehormatan sekaligus tantangan.
"Saya rasa tidak ada yang keberatan dibandingkan dengan pemain terbaik sepanjang sejarah. Tetapi pada akhirnya, perbandingan seperti itu juga bisa menghambat karena saya tidak akan pernah menjadi dirinya," kata Yamal.

Lihat Foto
Baca juga: Kapsul Waktu Museum FIFA: Dari Sepatu Baggio sampai Jersey Ronaldo
Messi memang belum pernah berbicara secara khusus mengenai sesi pemotretan itu.
Namun, kapten Argentina tersebut beberapa kali memuji perkembangan Yamal. Menurut Messi, pemain sayap Spanyol itu merupakan salah satu talenta muda yang paling mengingatkannya pada masa-masa awal karirnya.
Ia juga pernah menyebut Yamal sebagai salah satu pemain terbaik di dunia meski usianya masih sangat muda.
Baca juga: Roberto Baggio Sebut Leo Messi Lebih Hebat dari Pele dan Diego Maradona
Kini, hampir 20 tahun setelah pertemuan yang terjadi karena sebuah undian amal, keduanya kembali dipertemukan.
Bedanya, kali ini bukan di depan kamera untuk kebutuhan kalender UNICEF.
Messi dan Yamal akan berdiri di sisi yang berlawanan, memperebutkan trofi Piala Dunia FIFA 2026 di laga final. Pertandingan final Piala Dunia 2026 akan digelar 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang