Google Ubah Aturan, Backup Data Android Kini Makan Kuota Penyimpanan - detik
KOMPAS.com - Google mengubah kebijakan penyimpanan untuk fitur pencadangan (backup) di perangkat Android. Mulai 7 Juli 2026, seluruh data backup Android akan dihitung ke kuota penyimpanan akun Google pengguna.
Pada aturan sebelumnya, data backup di perangkat Android tidak sepenuhnya mengurangi kuota kapasitas penyimpanan akun.
Hanya media yang tersimpan di Google Photos serta foto atau video dalam data MMS (Multimedia Messaging Service) yang dihitung ke kuota penyimpanan.
Nah, dengan kebijakan baru ini, seluruh data yang dicadangkan dari perangkat Android akan ikut menggunakan kuota penyimpanan akun Google.
Pertalite atau Pertamax, Mana yang Lebih Irit buat Mobil? Ini Kata Bengkel
Baca juga: Google Kalah Setelah 8 Tahun, Didenda Rp 84 Triliun gara-gara Android
Baca Juga :
Perubahan tersebut nantinya akan langsung berlaku bagi pengguna Android baru. Sementara itu, pengguna lama akan menerima perubahan ini secara bertahap dalam beberapa waktu ke depan.
Meski kebijakan ini mengubah cara perhitungan penyimpanan akun Google, perusahaan memastikan dampaknya terhadap kapasitas penyimpanan pengguna tidak akan terlalu besar.
"Kami memperkirakan perubahan ini rata-rata hanya akan menambah sekitar 40 MB," ujar juru bicara Google, sebagaimana dikutip KompasTekno dari Engadget.
Selain itu, Google menjelaskan bahwa fitur backup Android dirancang untuk menyimpan data ponsel ke akun Google.
Dengan begitu, pengguna dapat lebih mudah memulihkan data saat berganti perangkat atau ketika mengatur ulang (reset) ponsel.
Bisa pilih data yang mau di-backup
Seiring perubahan kebijakan tersebut, Google juga menawarkan pengaturan backup yang lebih fleksibel. Salah satunya yaitu pengguna dapat memilih data dan aplikasi apa saja yang ingin dicadangkan ke akun Google.
Pengaturan tersebut dapat diakses melalui menu "Backup" di perangkat Android.
Melalui menu itu, pengguna dapat memilih untuk tidak mencadangkan pengaturan perangkat, riwayat panggilan, maupun pesan SMS dan MMS.
Baca juga: Google Diam-diam Sedot Penyimpanan 4 GB di PC untuk AI
Selain itu, pengguna juga dapat menentukan apakah data dari aplikasi tertentu akan disertakan dalam proses pencadangan.
"Kami juga memberikan transparansi yang lebih baik serta kontrol baru yang memungkinkan pengguna memilih data dan aplikasi mana yang ingin di-backup," kata Google.
Adapun perubahan aturan pencadangan di perangkat Android ini menjadi penyesuaian terbaru Google terkait kebijakan penyimpanannya.
Sebelumnya, pada Mei 2026, Google juga mulai menguji pengurangan kapasitas penyimpanan gratis untuk akun baru.
Dulu, akun baru akan mendapatkan ruang penyimpanan gratis sebesar 15 GB. Kini, kapasitas tersebut dipangkas menjadi 5 GB, kecuali pengguna menghubungkan akun mereka dengan nomor telepon.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Hashim Tegaskan MBG Tidak Akan Berhenti, Singgung Dugaan Upaya Sabotase