Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang - SindoNews
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Selasa, 21 Juli 2026 - 11:43 WIB
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS. Foto/ Viet
A A A
JAKARTA - Dilengkapi dengan teknologi NAVWAR mutakhir, perisai elektronik HYPNOSIS baru Israel mampu membutakan dan menetralisir kawanan UAV/drone bunuh diri dari jarak jauh.
Di tengah mimpi buruk serangan drone bunuh diri yang semakin meningkat di medan perang modern, Israel Aerospace Industries (IAI) secara resmi meluncurkan HYPNOSIS
Ini adalah generasi baru sistem peperangan elektronik (EW) berkekuatan tinggi, yang mampu 'memanipulasi' dan menetralisir kawanan UAV/drone dari jarak jauh tanpa memerlukan rudal yang mahal, dan menjanjikan perubahan total dalamekonomipertahanan global.
Konflik modern di banyak wilayah telah menunjukkan paradoks pertahanan udara tradisional, di mana militer sering kali harus menggunakan rudal pencegat senilai jutaan dolar untuk menembak jatuh drone/UAV bunuh diri murah yang hanya berharga beberapa ribu dolar.
Untuk mengatasi tantangan pertahanan ekonomi ini secara menyeluruh, Israel Aerospace Industries (IAI), pencipta sistem pertahanan rudal Arrow yang terkenal, telah meluncurkanHYPNOSIS, solusi pertahanan udara tempur terpandu (NAVWAR) yang menggunakan metode netralisasi non-kinetik (soft-kill) canggih.
Alih-alih menghancurkan target dengan bahan peledak, sistem ini berfokus pada penekanan dan melumpuhkan sepenuhnya sistem saraf senjata musuh.
Su-34 'si buas langit' yang telah ditingkatkan terungkap, menampilkan sebuah peralatan penting yang dipasang di belakang kokpit.
Kekuatan utamaHYPNOSISterletak pada teknologi pengacakan dan pemalsuan elektronik terintegrasi untuk sinyal navigasi satelit.
Sistem ini dilengkapi dengan pemancar daya ultra tinggi yang mampu menyiarkan sinyal simulasi di area yang luas, mencakup seluruh pita frekuensi sistem navigasi satelit yang populer saat ini seperti GPS, GLONASS, Galileo, dan Beidou.
Membandingkan kekuatan militer Iran dan Israel.Iran dan Israel sama-sama memiliki kekuatan militer yang tangguh dengan strategi pengembangan yang berbeda. Masing-masing negara memiliki keunggulan tersendiri dalam teknologi, daya tembak, dan kemampuan tempur, menciptakan keseimbangan unik di Timur Tengah.
Ketika sejumlah besar UAV musuh atau rudal jelajah memasuki area pemindaian,HYPNOSIStidak hanya memutus komunikasi tetapi juga 'membajak' aliran data navigasi, menyuntikkan koordinat palsu yang menyebabkan target menjadi benar-benar kehilangan orientasi, menyimpang dari lintasannya, atau jatuh sebelum mencapai target strategisnya.
Dari segi struktur teknis,HYPNOSISdirancang sebagai sistem modular terdistribusi yang fleksibel untuk mengoptimalkan kemampuan bertahan hidup dan memperluas jangkauan perlindungan.
Sistem ini terdiri dari beberapa stasiun peperangan elektronik bergerak yang dapat dengan mudah diintegrasikan ke kendaraan beroda atau ditempatkan secara permanen di pangkalan.
'Perisai siluman' ForceField membuat bahkan UAV FPV serat optik pun tidak berdaya.
Stasiun-stasiun ini tidak beroperasi secara independen tetapi saling terhubung erat melalui pusat komando dan kendali otomatis (C2).
Berkat algoritma pemrosesan cerdasnya, pusat C2 dapat memindai ruang tiga dimensi secara komprehensif, mendeteksi ancaman multi-arah dari jarak jauh, dan kemudian secara otomatis mendistribusikan tugas dan memfokuskan daya siaran stasiun satelit pada arah serangan yang paling berbahaya.
.
Ketika diintegrasikan dengan sistem intersepsi kinetik penghancuran langsung seperti Iron Dome atau Arrow, perisai elektronik ini bertindak sebagai lapisan pertahanan terluar, bertanggung jawab untuk menyaring dan membersihkan serangan gerombolan skala besar.
.
Hal ini memungkinkan militer untuk menghemat rudal pencegatnya yang berharga, dan menyimpannya untuk target yang lebih berbahaya seperti rudal balistik.
Dengan kemampuannya untuk menetralisir sejumlah target tak terbatas secara simultan menggunakan gelombang elektromagnetik,HYPNOSISmembuka babak baru bagi teknologi peperangan elektronik, mengubah bahkan kawanan UAV yang paling mengancam menjadi tempat pembuangan sampah yang tidak berbahaya di langit.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekomendasi
Infografis

Weizmann Institute, Lab Senjata Canggih Israel Hancur Dirudal Iran
Terpopuler
1
2
3
4
5





