Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita China Featured Spesial SSD

    Merk SSD China Mulai Naik Daun, Saingi Samsung, WD, Dkk -

    3 min read

     


    Jakarta -

    Media penyimpanan Solid-State Drive (SSD) buatan China kini mulai merambah laptop bisnis mainstream. Lenovo dilaporkan menjadi salah satu produsen PC besar pertama yang menyematkan komponen tersebut ke dalam model laptop yang dijual secara luas di pasar global.

    Berdasarkan laporan pengujian dari Notebookcheck, laptop Lenovo ThinkBook 14 G9 IPL dikonfirmasi hadir dalam setidaknya satu konfigurasi yang menggunakan SSD dari Yangtze Memory Technologies (YMTC), salah satu produsen chip memori NAND flash utama asal China.

    ThinkBook 14 G9 IPL sendiri adalah laptop perkantoran berlayar 14 inci yang ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 200-series. Karena dirancang khusus untuk kebutuhan produktivitas kantor dan bukan untuk bermain game, sektor penyimpanan laptop ini biasanya tidak terlalu menarik perhatian. Namun, asal-usul komponen NAND yang digunakan kali ini justru menjadi sorotan utama.

    Kehadiran SSD YMTC di dalam laptop bisnis Lenovo menandai era baru, di mana media penyimpanan buatan China mulai bersanding dan bersaing dengan pemain lama seperti Samsung, Kioxia, dan Western Digital di pasar sistem komersial global.

    Performa Cukup, Meski Bukan yang Tercepat

    Berdasarkan spesifikasi di atas kertas, drive YMTC ini merupakan SSD klien PCIe 4.0 modern berkapasitas 512GB dengan form factor M.2 2242 yang berukuran kompak. Namun dalam pengujian performa, Notebookcheck menemukan bahwa kecepatannya cenderung lebih lambat dibanding rata-rata SSD yang biasa terpasang di laptop perkantoran sekelasnya.

    Berikut hasil pengujian performa SSD YMTC di laptop tersebut:

    • Kecepatan Baca (Sequential Read): Hingga 3.950 MB/s.
    • Kecepatan Tulis (Sequential Write): Hingga 2.514 MB/s.

    Selain itu, laporan pengujian juga mencatat adanya penurunan kecepatan (throttling) saat sistem berada di bawah beban kerja yang berat, serta performa baca-tulis file kecil (4K) yang berada di bawah rata-rata. Kendati demikian, ulasan tersebut menegaskan bahwa kecepatannya masih sangat cukup dan memadai untuk menunjang aktivitas perkantoran sehari-hari.

    Efek Ledakan AI dan Kelangkaan Komponen

    Keputusan Lenovo menggunakan SSD YMTC tak lepas dari kondisi pasar memori global saat ini. Tingginya permintaan infrastruktur untuk pusat data Artificial Intelligence (AI) telah membuat pasokan pasaran chip memori--baik NAND, DRAM, hingga HDD--menjadi sangat ketat. Hal ini memicu kenaikan harga komponen yang berdampak pada mahalnya harga produksi laptop.

    Di tengah situasi tersebut, langkah Lenovo dipandang sebagai bagian dari pergeseran strategi industri yang lebih luas. Demi menjaga ketersediaan barang dan menekan biaya produksi agar harga jual tetap masuk akal, para produsen PC kini mulai melirik pemasok alternatif di luar trio produsen memori tradisional.

    ThinkBook 14 G9 IPL memang bukan panggung unjuk gigi performa bagi YMTC--hasil benchmark-nya tergolong biasa saja. Namun, ini menjadi bukti nyata bahwa chip memori NAND asal China kini telah menembus perangkat laptop harian yang dibeli oleh pengguna umum, bukan lagi sekadar isu di tingkat rantai pasok atau pusat data semata, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Senin (6/7/2026).

    (asj/asj)

    Komentar
    Additional JS