Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Gojek KPR Subsidi Spesial

    Mitra Gojek Bisa Dapat KPR Subsidi tanpa Uang Muka - Tempo

    2 min read


    Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, seusai penandatanganan kerja sama memperluas akses perumahan bagi pengemudi ojek online di Jakarta, Jumat 3 Juli 2026. Tempo/Ilona

    PENGEMUDI ojek online (ojol) yang bekerja sebagai mitra Gojek kini dapat mengakses kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi tanpa uang muka atau down payment (DP). Akses DP nol persen diberikan lewat penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara BP Tapera dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk.

    Deputi Komisioner bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengatakan skema ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada pekerja sektor informal yang memiliki penghasilan namun belum memiliki rumah.

    "Melalui kerja sama ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi ketentuan sebagai masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat mengakses KPR Sejahtera FLPP dengan DP 0 persen,” ucapnya dalam penandatanganan PKS yang digelar di kantor BP Tapera, Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.

    Program KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) adalah rumah subsidi yang membantu MBR untuk memiliki hunian pertama. BP Tapera tetap akan menjalankan proses verifikasi dan penilaian kelayakan terhadap setiap calon penerima manfaat untuk memastikan bantuan pembiayaan tepat sasaran.

    Hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan calon penerima manfaat untuk mengikuti proses pembiayaan perumahan. Sejumlah kriteria yang akan diverifikasi oleh BP Tapera di antaranya driver ojol berusia 21-45 tahun.

    Selain itu, menurut Sid, BP Tapera juga mengukur tingkat kinerja dalam penyelesaian trip atau perjalanan, serta waktu aktif atau jam online dalam satu bulan. Penerima manfaat juga wajib memenuhi kriteria MBR dan belum pernah memiliki rumah.

    Kerja sama antara BP Tapera dan Gojek ini akan berlangsung hingga 2027. Saat ini pemerintah tak membatasi kuota pengemudi, artinya fasilitas bisa didapatkan selama driver memenuhi kriteria.

    Chief of Public Affairs, Public Policy & Government Relations, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Shinto Nugroho menyatakan pengemudi yang akan menjadi prioritas diukur berdasarkan kinerjanya. “Ini adalah mitra-mitra yang merupakan top performance, atau kami menyebutnya mitra juara. Mitra juara ini tidak hanya ditentukan oleh berapa lama mereka sudah menjadi mitra, tapi yang terlebih adalah konsistensi performance mereka,” ujarnya. 

    Menurut Shinta saat ini ada sekitar 3.000 pengemudi Gojek yang sedang mengantre pemeriksaan seperti BI checking dan SLIK. Selain itu ada 125 driver yang saat ini sudah siap menandatangani akad di sejumlah wilayah di Indonesia.

    Komentar
    Additional JS