OpenAI Rilis Chip AI Pesaing Nvidia Blackwell, Namanya Jalapeno - detik

Jakarta -
Ambisi OpenAI untuk melepaskan diri dari ketergantungan pada unit pemrosesan grafis (GPU) buatan Nvidia akhirnya mulai terwujud. Melalui pengumuman resminya pada hari Rabu, kreator ChatGPT tersebut mengungkap kehadiran chip prosesor AI terbaru mereka yang diberi nama Jalapeno.
Dikembangkan melalui kemitraan dengan Broadcom, Jalapeno dirancang khusus untuk menjadi mesin penggerak bagi Large Language Models (LLM) generasi saat ini maupun di masa depan yang beroperasi di server AI.
Jalapeno bukanlah prosesor umum. Cip ini masuk ke dalam kategori ASIC (Application-Specific Integrated Circuit), yang berarti ia dirancang untuk satu tujuan spesifik, yakni AI Inference (Inferensi AI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai gambaran, dalam ekosistem AI terdapat dua proses komputasi utama:
- AI Training (Pelatihan): Proses di mana model AI "menelan" dan mempelajari data dalam jumlah masif agar bisa pintar.
- AI Inference (Inferensi): Proses ketika model AI merespons perintah atau pertanyaan dari pengguna (prompt), seperti saat ChatGPT mengetikkan jawaban atau saat Codex menulis kode pemrograman. Nah, Jalapeno dirancang khusus untuk mempercepat proses respons (inferensi) ini.
Kehadiran Jalapeno ini hanya berjarak sembilan bulan sejak OpenAI pertama kali mengumumkan rencana kerja sama dengan Broadcom. Langkah ini terbilang krusial bagi OpenAI mengingat suplai GPU Nvidia di pasaran global saat ini sangat terbatas akibat tingginya permintaan dari berbagai perusahaan teknologi.
Kinerja Jalapeno tampaknya tidak bisa dipandang sebelah mata. Dalam wawancaranya dengan Reuters, CEO Broadcom Hock Tan dengan percaya diri menyatakan bahwa performa chip Jalapeno ini mampu menyamai keperkasaan chip generasi terbaru Nvidia Blackwell dan Tensor Processing Units (TPU) milik Google.
Langkah OpenAI ini sekaligus memperpanjang daftar raksasa teknologi yang berlomba-lomba merancang chip silikon buatan sendiri. Microsoft, Meta, dan Amazon sebelumnya juga telah meluncurkan cip AI kustom untuk menyokong server mereka, meskipun secara performa keseluruhan, chip-chip tersebut masih berada di bawah bayang-bayang dominasi Nvidia.
"Jalapeno adalah langkah pertama dalam platform komputasi multi-generasi kami," tulis OpenAI dalam pernyataan resminya.
Pihak OpenAI menegaskan bahwa mereka masih terus melakukan pengukuran kinerja final. Namun, hasil pengujian awal menunjukkan bahwa Jalapeno mampu memberikan rasio performance per watt yang jauh lebih superior dibandingkan pesaing tercanggih yang ada di pasaran saat ini.
Chip Jalapeno ini ditargetkan sudah mulai digunakan pada server operasional OpenAI pada akhir tahun 2026, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (25/6/2026).
(asj/asj)