Retina Penderita Meninggal Dapat Dihidupkan Kembali, Terobosan Transplantasi Mata - Sumbawanews
Sumbawanews.com,- Peneliti berhasil menghidupkan kembali retina mata manusia hingga 10 jam setelah kematian, membuka kemungkinan baru untuk transplantasi mata utuh. Dengan sistem perfusi bernama Eye-in-Care-Box, retina donor yang diberi aliran darah dan oksigen mampu merespons cahaya secara listrik, mempertahankan struktur dan kesehatan jaringan hingga 24 jam. Temuan ini, yang diungkap tim Eimear Byrne dari Barcelona Institute of Science and Technology, menggandakan durasi respons visual sebelumnya yang hanya bertahan lima jam. Sebanyak 15 dari 36 mata donor yang diperfusi menunjukkan aktivitas listrik mirip mata hidup, meski penyebab gagalnya respons pada 21 mata lainnya masih menjadi misteri.
Meski demikian, transplantasi mata utuh belum bisa direalisasikan karena serat saraf optik yang terputus antara mata dan otak belum bisa diregenerasi. Seperti diungkap Thomas Johnson dari Johns Hopkins University, tanpa koneksi kembali ke pusat penglihatan di otak, retina yang sehat pun tidak bisa mengirimkan sinyal visual. Namun, kemampuan menjaga metabolisme retina tetap hidup setelah kematian menjadi langkah krusial untuk mempersiapkan masa depan transplantasi mata yang benar-benar memulihkan penglihatan.
Penelitian ini juga membuka peluang baru untuk uji coba terapi penglihatan langsung pada jaringan manusia, menggantikan model hewan. Teknologi Eye-in-Care-Box dianggap mampu menjadi platform eksperimental untuk mempelajari patologi retina dan menguji obat-obatan baru secara lebih akurat.