Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Game Rockstar Games Spesial

    Rockstar Games Dituduh Gaji Karyawan Dibawah Standar dan Paksa Lembur - Gamebroot

    7 min read

     


    No Result View All Result

    Karyawan Rockstar Games

    Karyawan Rockstar Games – Developer Rockstar Games saat inis sedang sibuk ‘memasak’ game yang sudah sangat dinantikan oleh Gamer, yaitu GTA VI. Meski begitu, perusahaan game tersebut tidak lepas dari masalah internal mereka, seperti aksi protes dari karyawan mereka.

    Dan kini muncul laporan yang berkaitan dengan karyawan di sana dimana Rockstar dituduh telah menggaji karyawan mereka dibawah standar dan bahkan dipaksa lembur. Darimana laporan tersebut berasal?

    Rockstar Games
    Seperti apa kronologi kejadiannya?

    Semua ini berawal ketika menjelang peluncuran Red Dead Redemption 2, jurnalis gaming bernama Jason Schreier menerbitkan beberapa laporan investigasi yang mengungkap budaya crunch alias bekerja lembur di perusahaan Rockstar Games. Laporan tersebut menyebut bahwa para pengembang dipaksa bekerja dengan jam yang sangat panjang dan melelahkan.

    Lalu pada 2020, muncul kabar bahwa Rockstar mulai berbenah. Perusahaan disebut sedang serius menangani masalah crunch tersebut, bahkan berencana merilis GTA VI secara bertahap demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih manusiawi. Sayangnya, enam tahun berselang, komitmen itu tampaknya tinggal wacana.

    Karyawan Rockstar Games
    GTA VI

    Dan kini berdasarkan laporan Game Developer, tiga karyawan mengungkap bahwa Rockstar Games diduga sengaja menjadikan crunch sebagai hal yang lumrah, bahkan sampai dicantumkan langsung dalam kontrak kerja karyawan di Inggris.

    Mereka juga menyebut bahwa ada tim-tim tertentu di Rockstar yang tidak pernah mengalami crunch sama sekali, namun di sisi lain, beberapa departemen yang mengerjakan GTA VI maupun proyek lainnya seperti tidak pernah bisa lepas dari tekanan tersebut.

    Soal bonus, perusahaan memang memiliki sistemnya sendiri, tapi bukan berarti itu jadi pembenaran atas kondisi kerja yang bermasalah. Sistem bonus yang ada pun dinilai tidak transparan, padahal nilainya cukup besar dan berdampak langsung pada total pendapatan tahunan karyawan. Tidak jarang, jumlah yang diterima justru lebih rendah dari yang seharusnya mereka dapat.

    Kesenjangan Upah Antara Karyawan Laki-Laki dan Perempuan Juga Disebut Makin Melebar

    Karyawan Rockstar Games
    Rockstar

    Lebih parahnya lagi, beberapa di antaranya menyebut bahwa bonus ini terasa lebih seperti alat untuk menekan atau mengarahkan perilaku karyawan, ketimbang sekadar bentuk apresiasi atas kinerja. Di samping itu, ada laporan juga bahwa kesenjangan upah antara karyawan laki-laki dan perempuan di Rockstar Games disebut semakin melebar dari waktu ke waktu.

    Salah satu karyawan mengungkap bahwa kontrak kerja di Rockstar menyertakan klausul pengecualian dari Working Time Regulations, yang pada praktiknya memungkinkan karyawan bekerja jauh melebihi batas jam lembur yang seharusnya berlaku.

    Menurut sumber-sumber terkait, budaya crunch nyatanya masih terus berlangsung, meski Rockstar sebelumnya sudah berjanji akan memperbaiki kondisi kerja dan meski perusahaan tersebut sudah bertahun-tahun berada di bawah sorotan publik.


    Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Rockstar Games atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

    Arif Gunawan

    kreator tulisan yang jarang bermain game namun tertarik dengan perkembangan industri game itu sendiri

    Komentar
    Additional JS