Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Boyolali Featured Juara NASA Spesial

    Temukan Celah Keamanan Digital, Bocah SD di Boyolali Dapat Penghargaan dari NASA - Espos

    25 min read

     

    ESPOS.ID - Siswa kelas VI SDN 3 Genengsari, Kemusu, Boyolali, Ibrahim, menunjukkan letter of recognition dari NASA yang diterimanya setelah berhasil menemukan celah keamanan digital di website NASA, Jumat (17/7/2026). (Istimewa)

    Esposin, BOYOLALI -- Seorang bocah kelas VI SD dari wilayah sekitar Waduk Kedung Ombo (WKO) Boyolali mendapatkan sertifikat penghargaan Letter of Recognition dari Badan Antariksa Amerika Serikat NASA atau National Aeronautics and Space Administration.

    Penghargaan tersebut didapatkan karena murid kelas VI SDN 3 Genengsari, Kemusu, bernama Ibrahim Al Albrar, 12, itu berhasil menemukan celah keamanan digital NASA. Anak yang berdomisili di Dukuh/Desa Genengsari, Kemusu, Boyolali, ini menemukan celah keamanan digital NASA sekitar April 2026.

    Ia kemudian mendapatkan Letter of Recognition pada 9 Juli 2026. Kepada wartawan, Ibra mengaku senang mendapatkan apresiasi dari NASA berupa Letter of Recognition. “Saya pakai dorking dulu di Google lalu membuka satu per satu website yang ada tautan eksternal,” kata dia kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).

    BRI Sukses Tekan CoF dan Perkuat Profitabilitas di Bawah Supervisi Danantara

    Ia mengatakan terinspirasi untuk mencari celah keamanan NASA karena melihat berita orang-orang inspiratif yang berhasil mencari celah keamanan digital di NASA. Walau masih kelas VI SD, Ibra dengan suara mantap mengatakan cita-citanya ingin menjadi cyber security profesional.

    Ia mengatakan tak ada pelajaran coding di sekolahnya. Ibra mengaku belajar lewat tutorial YouTube. Anak kedua dari tiga bersaudara itu mengatakan teman-temannya juga tidak ada yang tertarik belajar coding apalagi cyber security. “Awalnya itu saya suka game, terus belajar coding. Lalu, atas saran kakak-kakak online, saya belajar cyber security,” kata dia.

    Walau telah berhasil mendapatkan sertifikat dari NASA, Ibra mengatakan belum pernah mengikuti kompetisi. Selama ini, ia fokus untuk belajar coding dan cyber security. 

    Sementara itu, ayah Ibra, Aminuddin Salas, mengatakan awalnya ia melihat sang anak suka bermain gim di handphone. Kemudian, ia menawarkan untuk belajar coding dan sang anak tertarik. Walau tidak memiliki background coding, Aminuddin mengarahkan sang anak untuk belajar autodidak via YouTube dan AI.

    “Awalnya Ibrahim belajar coding sekitar kelas IV SD. Kemudian, awal 2026 mulai tertarik belajar cyber security. Ibrahim mendapatkan sertifikat NASA karena mencari kerentanan di web NASA. Di sana, Ibrahim menemukan broken link hijacking,” kata dia.

    Temuan tersebut kemudian dilaporkan lewat Vulnerability Disclosure Program (VDP) Bugcrowd ke NASA sekitar April 2026. Kemudian, laporan diterima dan akhirnya Ibrahim mendapatkan LoR dari NASA.

    Siswa kelas VI SDN 3 Genengsari, Kemusu, Boyolali, Ibrahim, saat berada di depan laptop di rumahnya, Jumat (17/7/2026). (Istimewa)
    Siswa kelas VI SDN 3 Genengsari, Kemusu, Boyolali, Ibrahim, saat berada di depan laptop di rumahnya, Jumat (17/7/2026). (Istimewa)

    Sang ayah mengatakan Ibra mengirim empat kali laporan soal celah keamanan digital NASA, akan tetapi tidak semua diterima. Temuan celah keamanan tersebut berbeda-beda.

    “Ada yang [laporannya] ditolak karena dianggap bukan kerentanan, ada yang ternyata sudah ngirim duluan jadi duplikat, lalu yang mendapatkan letter itu laporan ketiga ini diterima, satu lagi sebenarnya approved tapi belum ada balasan lebih lanjut,” kata dia.

    Belajar AI

    Aminuddin mengatakan celah keamanan digital NASA yang ditemukan Ibra ternyata penting. Jika tidak diatasi, bisa menjadi link phising penipuan mengatasnamakan NASA. Selain itu, Ibra juga sempat menemukan data astronaut NASA yang seharusnya tidak bisa diambil alih.

    Ditanya awal mula Ibra belajar coding, Aminuddin menceritakan awalnya Ibra belajar coding dengan menggunakan handphone, kemudian pada 2025 sang ayah kasihan karena sang anak harus membuat coding di layar kecil dan membelikannya komputer second. Baru kemudian dibelikan laptop untuk belajar coding.

    Selama belajar coding, Aminuddin mendokumentasikan Ibrahim ke akun media sosial @ibracoding. Ternyata, banyak orang yang mendukung termasuk senior-senior di bidang coding.

    Suatu saat, ada saran agar Ibra belajar cyber security karena AI juga telah merambah di dunia coding. Ia mengatakan awalnya Ibrahim belajar coding lewat Scratch dengan animasi. Lalu, belajar lewat html, JavaScript, dan sebagainya.

    Ia mengatakan baik dirinya tidak memiliki latar belakang cyber security dan coding. Walau begitu, Aminuddin mengatakan ia memiliki latar belakang kuliah di jurusan sistem informasi dengan spesialisasi jaringan, bukan coding atau cyber security.

    Istrinya, Hannisa Oktaviani, merupakan ibu rumah tangga. “Kami orang tua hanya memotivasi untuk terus belajar dan jangan gampang menyerah,” kata pria 36 tahun itu.

    Espos Digital

    Aminuddin mengatakan sang anak memang belum pernah ikut lomba. Namun, sejumlah orang sempat mengajak untuk ikut gabung ke komunitas atau lomba.

    “Tapi kan ini saya di desa, di Kemusu, Boyolali, jadi agak pinggiran. Kalau ke mana-mana itu misal enggak diantar itu enggak bisa. Jadi saya ada keterbatasan untuk mengantar, jadi untuk lomba-lomba jadi belum,” kata guru TKJ di SMKN 1 Kemusu itu.

    Selanjutnya, ia berharap Ibrahim bertambah semangat untuk belajar karena mendapatkan pengakuan dari NASA. “Semoga ini bisa menjadi motivasi anak-anak lain yang suka IT. Ternyata ketika ada niat belajar, semua bisa dan mudah. Ada internet, ada AI, ada YouTube, jadi tinggal niat anak masing-masing,” kata dia. 

    author

    Suharsih - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.

    TNI/Polri Urus Pertanian Dikritik, Prabowo Jawab Begini

    ESPOS.ID - Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato sambutan dalam kegiatan Panen Raya TNI dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Maria Cicilia Galuh)

    Esposin, MALANG — Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik yang mempertanyakan keterlibatan TNI dan Polri dalam sektor pertanian, termasuk membantu petani di sawah maupun mendukung penanaman jagung. Menurutnya, langkah tersebut merupakan wujud nyata pengabdian aparat kepada masyarakat.

    BRI Sukses Tekan CoF dan Perkuat Profitabilitas di Bawah Supervisi Danantara

    “Jangan enggak usah terlalu apalah ini, prosedur ini, kenapa tentara ikut di sawah, kenapa polisi ikut nanam jagung. Nggak, ini Indonesia. TNI/Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI/Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” kata Prabowo dalam pidato sambutan Panen Raya TNI dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jumat (17/7/2026).

    Koran Solopos

    Prabowo menegaskan keterlibatan TNI/Polri dalam membantu petani, nelayan, hingga pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari upaya mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus ketahanan nasional. Presiden menilai keberadaan TNI/Polri harus berada di tengah masyarakat untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.

    Menurutnya, TNI dan Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

    Prabowo mengaku bangga melihat berbagai kontribusi aparat, mulai dari pembangunan ribuan jembatan oleh TNI, hingga penyediaan ribuan titik air bersih oleh Polri.

    "Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi," ujarnya yang dikutip dari Antara.

    Prabowo menegaskan TNI dan Polri merupakan milik rakyat sehingga sudah seharusnya hadir untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.

    author

    Abdul Jalil - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.

    Cek Kolam Renang Tirtomoyo, Wali Kota Solo Targetkan Dibuka Akhir 2026

    ESPOS.ID - Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau pembangunan kolam renang Tirtomoyo, Solo, Jumat (17/7/2026) (Istimewa)

    Esposin, SOLO – Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau pembangunan lanjutan Kolam Renang Tirtomoyo Manahan, Jumat (17/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target dan fasilitas tersebut dapat kembali digunakan masyarakat pada tahun ini.

    Dalam peninjauan tersebut, Respati mengecek pembangunan tribun baru serta sejumlah fasilitas pendukung di kawasan kolam renang. Pembangunan tribun ditargetkan selesai pada September 2026, kemudian dilanjutkan dengan penataan kawasan secara menyeluruh.

    BRI Sukses Tekan CoF dan Perkuat Profitabilitas di Bawah Supervisi Danantara

    “Kami melakukan pengecekan. Pembangunan tribun ditargetkan selesai pada September tahun ini, kemudian akan dilanjutkan dengan penataan kawasan,” kata Respati kepada wartawan.

    Menurut dia, pembangunan tribun baru diharapkan dapat meningkatkan kelayakan Kolam Renang Tirtomoyo sebagai tempat penyelenggaraan berbagai kejuaraan, termasuk perlombaan renang bertaraf internasional sekaligus dapat dimanfaatkan untuk kegiatan aktivitas olahraga masyarakat dan ekstrakurikuler sekolah.

    Koran Solopos

    “Harapannya, tribun baru ini dapat mendukung penyelenggaraan event dan perlombaan renang kelas internasional. Fasilitas ini juga bisa digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler sekolah dan tentunya kembali dimanfaatkan masyarakat umum,” ungkap dia.

    Respati mengatakan revitalisasi Kolam Renang Tirtomoyo harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak terpisah-pisah. Perbaikan kolam, pembangunan tribun, fasilitas pendukung, serta penataan lingkungan harus menjadi satu kesatuan kawasan.

    “Seharusnya seluruh pekerjaan ini menjadi satu kesatuan dan selesai dalam satu tahun. Ini menjadi koreksi dan akan kami kejar. Kawasan Tirtomoyo harus tuntas tahun ini,” ujar dia.

    Menurut dia, revitalisasi tahap sebelumnya antara lain menyasar kolam prestasi, kolam pemanasan, dan kolam anak. Adapun pekerjaan lanjutan meliputi tribun penonton, ruang ganti, kolam loncat indah, serta fasilitas pendukung lainnya.

    Interaktif Solopos

    Dia mengatakan meski pembangunan tribun ditargetkan selesai pada September, pembukaan Kolam Renang Tirtomoyo untuk masyarakat masih menunggu selesainya penataan seluruh kawasan. Ia menargetkan fasilitas olahraga tersebut dapat kembali dibuka untuk umum paling lambat pada akhir 2026.

    “Tribun targetnya selesai bulan September. Namun, untuk penataan kawasannya kami targetkan selesai akhir tahun. Intinya, tahun 2026 kawasan Tirtomoyo harus selesai dan kembali dibuka untuk umum,” kata Respati.

    Ia berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar sehingga Kolam Renang Tirtomoyo dapat segera kembali menjadi pusat latihan atlet, tempat kegiatan olahraga pelajar, arena perlombaan, sekaligus fasilitas olahraga bagi masyarakat.

    “Mohon doanya agar pembangunan berjalan lancar sampai selesai dan tahun ini bisa segera digunakan masyarakat,” papar dia. 

    author

    Abdul Jalil - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.

    Indonesia Resmi Bergabung Organisasi Global Bidang AI Bentukan China

    ESPOS.ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (paling kiri) berfoto dengan Presiden China Xi Jinping (kelima dari kiri) dan Ibu Peng Liyuan (keempat dari kanan) sebelum penandatanganan dokumen pendirian Organisasi Kerjasama Kecerdasan Artifisial Global (World Artificial Intelligence Cooperation Organization atau WAICO) di Shanghai, Kamis (16/7/2026). /ANTARA/HO-Xinhua.

    Esposin, JAKARTA — Indonesia secara resmi bergabung dalam Organisasi Kerjasama Kecerdasan Artifisial Global/World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) yang diinisiasi oleh China.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sebagai perwakilan pemerintah Indonesia berkesempatan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada saat Konferensi WAIC 2026 di Shanghai, China, pada Jumat (17/7/2026).

    Kepada Xi, Airlangga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk berkolaborasi dalam membangun ekosistem artificial intelligence atau akal imitasi (AI) global yang terbuka, inklusif, dan membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dunia.

    BRI Sukses Tekan CoF dan Perkuat Profitabilitas di Bawah Supervisi Danantara

    Mantan menteri perindustrian itu menyambut baik kepercayaan yang diberikan pemerintah China kepada Indonesia untuk bergabung sebagai satu dari 30 Anggota Pendiri (Founding Member States) dalam organisasi AI bertaraf global tersebut.

    "Kami menyampaikan salam dari Presiden Indonesia, Bapak Prabowo Subianto serta terima kasih kepada Pemerintah Tiongkok yang telah berinisiatif membentuk WAICO, dan mengajak Indonesia sebagai Founding Member States," ujar Airlangga di Shanghai, dikutip dari rilis Kemenko Perekonomian.

    Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa Indonesia siap bekerja sama dengan WAICO untuk mengakselerasi pengembangan ekosistem AI dunia. Airlangga juga mengungkapkan bahwa inisiatif Indonesia bergabung ke dalam WAICO merupakan bentuk tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, yaitu pengembangan dan pemanfaatan teknologi AI di Tanah Air.

    Koran Solopos

    Menurut Airlangga, Prabowo menempatkan transformasi digital dan penguasaan teknologi sebagai fondasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat daya saing nasional, serta mewujudkan kemajuan bangsa.

    Kolaborasi Global

    Sementara dalam pidato pembukaannya di WAIC 2026, Xi Jinping memberikan penekanan bahwa pengembangan AI harus menjadi instrumen peningkat kesejahteraan manusia dan kemajuan bersama lintas negara.

    "Pengembangan AI tidak seharusnya menjadi 'a solo performance' oleh satu negara, melainkan 'a symphony of global collaboration'," kata Xi.

    Demi mewujudkan kolaborasi tersebut, China berencana mengembangkan platform AI berbasis open source yang nantinya dapat dimanfaatkan serta dikembangkan secara bersama-sama oleh berbagai negara.

    Tidak hanya itu, China juga berkomitmen menyelenggarakan program peningkatan kapasitas untuk jutaan peserta dari berbagai negara dalam lima tahun ke depan.

    Program ini ditujukan untuk memperluas akses teknologi sekaligus menekan ketimpangan atau kesenjangan kapasitas digital global. Inisiatif WAICO ini juga mendapat sambutan positif dari dunia internasional.

    Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres turut menyampaikan apresiasinya. Guterres menaruh harapan agar WAICO dapat menjadi katalis kerja sama internasional yang mendorong pengembangan teknologi AI demi tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui pemanfaatan yang aman, inklusif, dan bertanggung jawab.

    Adapun, 30 negara yang telah menandatangani dokumen perjanjian pendirian WAICO adalah Aljazair, Belarus, Brasil, Kamboja, Kamerun, Kongo, Kuba, Etiopia, Indonesia, Kazakhstan, Kenya, Kirgistan, Laos, Lesotho, Malaysia, Mozambik, Myanmar, Nikaragua, Oman, Pakistan, Rusia, Senegal, Serbia, Afrika Selatan, Tajikistan, Uzbekistan, Venezuela, Zambia, dan China.

    Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Airlangga Bertemu Xi Jinping, RI Resmi Gabung Organisasi AI Global Bentukan China

    author

    Abdul Jalil - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.

    Solopos Stories

    Memuat Berita lainnya ...

    Espos.id

    Espos.id

    Espos.id

    Espos.id

    Espos.id

    Espos.id

    Espos.id

    Espos.id

    Espos.id

    Espos.id

    Espos.id

    Espos.id

    Espos.id

    Espos.id

    Berita Lainnya

    Seorang bocah kelas VI SDN 3 Genengsari, Kemusu, bernama Ibrahim Al Albrar, 12, berhasil menemukan celah keamanan digital NASA hingga mendapatkan sertifikat penghargaan Letter of Recognition.

    Komentar
    Additional JS