Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AI Berita Featured Kecerdasan Buatan NVIDIA Spesial

    Yakin Permintaan Pasar AI Tetap Tinggi, CEO Nvidia Tak Khawatir "Bubble" -

    2 min read

     


    Kamis, 16 Juli 2026 | 05.50 WIB

    CEO Nvidia Corp. Jensen Huang menegaskan bahwa investasi pada kecerdasan buatan (AI) merupakan strategi bisnis jangka panjang yang didorong oleh tingginya permintaan pasar. (Tom's Hardware)

    JawaPos.com - CEO Nvidia Corp. Jensen Huang menegaskan bahwa investasi pada kecerdasan buatan (AI) merupakan strategi bisnis jangka panjang yang didorong oleh tingginya permintaan pasar.

    Pernyataan Huang itu sekaligus menepis kekhawatiran bahwa persaingan investasi yang masif dapat memicu keruntuhan di sektor teknologi tersebut.

    "Kita masih sangat jauh dari gelembung (bubble) AI," kata pimpinan produsen cip AI asal Amerika Serikat tersebut kepada wartawan di Tokyo, Rabu (15/7), seraya menambahkan bahwa "permintaan yang ada saat ini luar biasa kuat".

    Menurut Huang, pembangunan infrastruktur teknologi tersebut memerlukan waktu setidaknya satu dekade kedepan. Kedatangan CEO Nvidia ke Tokyo tersebut diketahui untuk menghadiri sejumlah agenda korporasi.

    Mengenai potensi Jepang dalam mengembangkan AI fisik—teknologi yang memungkinkan robot dan perangkat lain beroperasi secara otonom—Huang menilai hal itu adalah momentum yang tepat bagi negara tersebut. Hal itu didasari oleh rekam jejak historis Jepang yang sangat unggul dalam industri manufaktur presisi dan manufaktur skala besar.

    Ia juga menambahkan bahwa teknologi AI dapat membantu Jepang mengatasi persoalan krisis tenaga kerja yang parah. "Melalui otomatisasi, AI, dan robotika, Anda dapat memperkuat tenaga kerja yang ada serta meningkatkan produktivitas nasional," kata Huang.

    Saat ini, Pemerintah Jepang tengah gencar mendorong pengembangan AI domestik sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan nasional dan perlindungan data. Terkait hal tersebut, Huang menekankan pentingnya kedaulatan teknologi dengan menyatakan bahwa kecerdasan sebuah bangsa harus dipupuk, ditingkatkan, dan dikembangkan di dalam negeri itu sendiri.

    Ia mengungkapkan bahwa Nvidia bersiap untuk menyampaikan sejumlah pengumuman penting terkait sovereign AI (AI berdaulat) dalam pekan ini.

    Sumber: Kyodo

    Editor:

    Estu Suryowati

    Komentar
    Additional JS