Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita China Featured Internet Spesial YouTuber

    Youtuber AS Beli Rumah Rakitan dari China Secara Online, Sehari Langsung Jadi - Kompas

    5 min read

     


    KOMPAS.com - Membeli barang dari luar negeri lewat e-commerce sudah biasa. Tapi bagaimana kalau yang dibeli bukan pakaian, melainkan rumah utuh?

    Kedengarannya aneh karena rumah selama ini identik dengan bangunan permanen di atas tanah, bukan barang yang bisa dimasukkan ke keranjang belanja dan dikirim ke alamat rumah. 

    Namun konsep ini sudah benar-benar terjadi. Di China, sejumlah produsen mulai menjual rumah prefabrikasi (prefab) yang bisa dipesan online dan dikirim ke berbagai negara, meski tentu saja tidak dikirim dalam kondisi sudah berdiri, melainkan berupa paket modul bangunan yang dirakit setelah tiba di lokasi.

    Baca juga: China Operasikan Data Center Bawah Laut Bertenaga Angin Pertama di Dunia

    Dari China ke Amerika Serikat

    Pasangan kreator YouTube "Grateful Off-Grid" asal AS membuktikan sendiri konsep ini. Lewat Alibaba, mereka memesan rumah prefab dari Heshi Integrated Housing Co., produsen asal China yang memang berfokus pada rumah prefab.

    Unik! Rumah dari China Ini Bisa Dibeli Online, Dikirim ke AS dan Jadi dalam 24 Jam

    Menurut video yang mereka unggah, proses produksi memakan waktu sekitar 30 hari, dilanjutkan pengiriman laut hampir sebulan sebelum tiba di AS. Begitu sampai, rumah itu masih berupa kontainer berisi modul bangunan.

    Dengan bantuan derek, modul-modul tersebut dibuka dan dirakit menjadi hunian utuh hanya dalam waktu sekitar satu hari.

    Total luas rumah ini sekitar 71,5 meter persegi, sudah lengkap dengan kamar tidur, dapur, kamar mandi terpisah, dan jendela.

    Soal biaya, harga unit rumahnya sendiri sekitar 15.800 dollar AS (kurang lebih Rp 284 juta). Namun setelah ditambah ongkos kirim, tarif impor, pajak, dan biaya-biaya lain, total pengeluaran mereka membengkak jadi 28.689 dollar AS (sekitar Rp 516 juta).

    Kenapa rumah Prefab makin diminati

    Dibanding rumah konvensional, rumah prefab unggul dari segi kecepatan pembangunan karena sebagian besar komponennya sudah diproduksi di pabrik. Produsen tinggal mengirim komponen ke lokasi untuk dirakit jadi rumah utuh, sehingga waktu pembangunan jauh lebih singkat.

    Produsen China menawarkan berbagai model, mulai dari tiny house, rumah kontainer lipat, kabin futuristis berbentuk kapsul luar angkasa, hingga vila modular. Mayoritas model ini diklaim cukup kokoh untuk digunakan sebagai hunian hingga 50 tahun.

    Minat yang meningkat ini juga terlihat dari tren pencarian di internet. Data dari perusahaan intelijen pasar ShelfTrend menunjukkan kata kunci "Tiny House" mencatat lebih dari 450.000 pencarian per bulan di AS, "modular homes" lebih dari 201.000 pencarian, dan "prefab homes" melampaui 165.000 pencarian setiap bulannya.

    Tren ini turut membuka peluang pasar global bagi produsen China. Serena He, pendiri Luban Cabin (perusahaan rumah prefab berbasis di Linyi, Provinsi Shandong), mengatakan permintaan terhadap rumah modular buatannya terus meningkat, terutama dari pasar yang butuh akomodasi fleksibel dan hemat biaya.

    Produk-produk Luban Cabin banyak dipakai untuk hunian glamping di Australia dan Selandia Baru, wisata gurun di Timur Tengah, proyek resor di Asia Tenggara, hingga homestay di beberapa negara Eropa.

    Menurut He, satu unit rumah modular bisa dipasang dalam satu hingga dua hari saja, sementara proyek lebih besar seperti kawasan glamping bisa rampung dalam sekitar empat pekan.

    Baca juga: Penjualan HP di China Lesu, Pesta Diskon Tak Menolong

    Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.

    Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    SpaceSail, Internet Satelit Buatan China Pesaing Starlink Elon Musk

    Komentar
    Additional JS