Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Apple Berita Bisnis Featured Spesial

    Apple PHK 200 Karyawan, Satu Divisi Hampir Seluruhnya Kena - Kompas

    6 min read

     


    KOMPAS.com - Apple mengonfirmasi memangkas lebih dari 200 karyawan yang tersebar di sejumlah divisi, termasuk tim Vision Pro dan Siri.

    Sekitar 100 orang dari jumlah tersebut berasal dari tim yang mengurus headset Vision Pro. Sisanya, sekitar 100 karyawan lagi, berasal dari tim Siri dan rekayasa perangkat lunak.

    Laporan awal sebelumnya menyebut 60 karyawan tim Vision Pro terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Angka pada laporan terbaru ini ternyata jauh lebih besar dari perkiraan awal tersebut.

    Tim Vision Pro yang fokus menggarap game untuk headset ini disebut "hampir seluruhnya dibubarkan". Tim produksi Immersive Video, konten video imersif khas Vision Pro, turut dipangkas.

    Karyawan Diskominfo Kukar Bakar Ruang Rapat gegara Kesal Sering Diolok-olok

    Sementara itu, di tim Siri, PHK menyasar karyawan yang selama ini mengembangkan versi asisten virtual lama. Perombakan ini juga menyentuh tim Intelligent Systems Experience, yang bertugas menyelaraskan pengembangan kecerdasan buatan (AI) lintas divisi di Apple.

    Minimnya minat pengembang pihak ketiga terhadap game Vision Pro disebut jadi salah satu alasan tim ini dibubarkan. Selama ini, opsi bermain game di Vision Pro banyak mengandalkan solusi eksternal seperti iVRY, yang tetap membutuhkan sambungan ke komputer berbasis Windows.

    Di sisi produksi konten, tiap episode video imersif untuk Vision Pro disebut menelan biaya produksi hingga jutaan dollar AS.

    Ke depan, Apple disebut bakal mengurangi produksi video imersif yang digarap sendiri, dan lebih banyak mendorong pihak eksternal untuk memproduksi kontennya.

    Baca juga: Dokter Bedah di Brasil Pakai Apple Vision Pro untuk Bantu Operasi

    Apple memperkenalkan  headset AR pertama bikinannya, yaitu Apple Vision Pro. Demo penggunaan Apple Vision Pro diunggah oleh Apple ke kanal YouTube-nya pada Seasa (6/6/2023)

    Lihat Foto

    Alasan PHK

    Juru bicara Apple memberikan pernyataan resmi soal PHK ini.

    "Meski kami akan membuka peran-peran baru sebagai bagian dari perubahan ini, langkah ini juga akan berdampak pada sejumlah peran yang sudah ada. Kami berterima kasih atas kontribusi para anggota tim ini, dan kami berkomitmen mendampingi mereka selama masa transisi, termasuk kesempatan melamar posisi lain di Apple," kata juru bicara Apple, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Bloomberg.

    Apple menyebut perubahan ini perlu dilakukan untuk "mengembangkan bisnis demi menghadirkan pengalaman terbaik bagi pengguna".

    Pemangkasan di tim game Vision Pro disebut sejalan dengan pengalihan fokus perusahaan ke pengembangan kacamata pintar. Berbeda dari Vision Pro, kacamata pintar garapan Apple ini dilaporkan tidak akan mendukung fitur video imersif.

    Sementara itu, perombakan di tim Siri berkaitan dengan rencana peluncuran Siri versi baru yang disebut Siri AI. Asisten virtual generasi baru ini akan memakai arsitektur yang berbeda dari versi Siri saat ini, sehingga membutuhkan keahlian tim yang juga berbeda.

    Siri AI dilaporkan bakal hadir berbarengan dengan iOS 27. Sebagian peran yang hilang dari tim Siri lama pun akan digantikan dengan posisi-posisi baru yang sesuai kebutuhan arsitektur AI tersebut.

    Baca juga: Kacamata Pintar Samsung Glasses Diumumkan, Bisa Apa Saja?

    Nasib Vision Pro

    Sejak diluncurkan dengan harga 3.699 dollar AS (sekitar Rp 66 juta), Vision Pro dilaporkan tidak pernah benar-benar laris di pasaran. Harga yang tinggi serta pengalaman pemakaian yang dianggap kurang praktis disebut jadi penyebabnya.

    Produksi konten video imersif untuk headset ini pun dinilai kurang menguntungkan secara bisnis, mengingat basis penggunanya yang masih terbatas.

    Apple dilaporkan menunda rencana penerus Vision Pro demi memprioritaskan pengembangan kacamata pintar berbasis AI, yang disebut-sebut bakal menyaingi produk sejenis dari Meta.

    Meski begitu, generasi baru Vision Pro disebut masih ditargetkan meluncur paling cepat pada akhir 2028. Pengembangan visionOS sebagai sistem operasinya juga dilaporkan tetap berlanjut.

    Baca juga: Samsung Rilis Galaxy XR, Headset AI Pesaing Apple Vision Pro Harga Rp 30 Juta

    Di tengah perombakan ini, wakil presiden yang sebelumnya membawahi Vision Pro di Apple juga dilaporkan telah hengkang untuk bergabung dengan OpenAI.

    Langkah Apple mengalihkan sumber daya ke kacamata pintar ini sejalan dengan tren industri, di mana sejumlah kompetitor seperti Meta sudah lebih dulu menggarap kategori perangkat serupa.

    Baca juga: 7 Kacamata Berkamera Selain Meta Ray-Ban, Bisa Rekam Video FPV

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Pegawai KPK Ditangkap KPK di Kasus Bupati Pemalang

    Komentar
    Additional JS