Cara Belajar Coding di Era AI dan Mengapa Kemampuan Ini Tetap Penting - Tribunnews
Tips dan Trik
AI bisa menulis kode dalam hitungan detik, tetapi memahami dan mengecek kebenaran kode tetap membutuhkan kemampuan coding dari manusia.
Penulis: Tim Konten Style
Editor: Tim TribunStyle
AI bisa menulis kode dalam hitungan detik, tetapi memahami dan mengecek kebenaran kode tetap membutuhkan kemampuan coding dari manusia.
TRIBUNSTYLE.COM - Ketik "buatkan aplikasi kalkulator" ke chatbot AI mana pun. Dalam waktu kurang dari satu menit, kamu bisa mendapatkan kode yang berfungsi tanpa harus mengetiknya sendiri.
Lalu, mengapa masih perlu belajar coding secara manual saat masih bersekolah? Belajar coding tetap bermanfaat, tetapi bukan karena alasan yang mungkin kamu bayangkan. AI memang bisa menulis kode untukmu, tetapi AI tidak selalu bisa menentukan apakah kode tersebut benar-benar sesuai untuk kebutuhanmu. Perbedaan antara sekadar menulis kode dan memahami cara kerjanya inilah yang membuat kemampuan coding tetap penting.
Bagaimana AI dan Coding Digunakan Bersama di Kelas?
Dikutip TribunStyle.com dari Justdial.com pada Sabtu 29 Agustus 2026, coding dan AI sekarang tidak lagi berada di dua sisi yang berlawanan. Sebagian besar developer di India sudah menggunakan berbagai alat AI saat menulis kode, seperti menggunakan pemeriksa ejaan ketika membuat esai. AI dapat membantu pekerjaan, tetapi tidak sepenuhnya menggantikan proses berpikir.
Berikut cara sederhana melihat pekerjaan yang bisa ditangani AI dan bagian yang masih membutuhkan kemampuanmu:
Yang Bisa Dilakukan AI dengan Baik:
- Menulis kode dasar dengan cepat
- Menjelaskan pesan error
- Memperbaiki bug kecil
- Membuat kode berulang atau boilerplate
Yang Masih Membutuhkanmu:
- Memastikan kode tersebut benar-benar berfungsi
- Menemukan kesalahan logika yang mungkin terlewat oleh AI
- Meninjau kode sebelum digunakan atau dipublikasikan
- Menentukan apa yang perlu dibuat dan alasannya
Inilah kemampuan coding yang semakin penting untuk dipelajari di sekolah. Bukan sekadar mengetik kode dari awal, tetapi mampu membaca kode dan mengetahui ketika ada sesuatu yang salah.
Siswa yang memahami loop dan variabel dapat memeriksa hasil kerja AI dengan lebih baik. Sebaliknya, siswa yang hanya terbiasa memberikan perintah kepada AI tanpa memahami coding akan lebih sulit mengetahui apakah hasilnya benar.
Cara Mulai Belajar Pemrograman untuk Siswa Sekolah
Kamu tidak membutuhkan software mahal atau laptop baru untuk mulai belajar. Sebagian besar materi dasarnya bahkan sudah ada dalam kurikulum sekolah.
Beberapa langkah sederhana di luar pelajaran juga bisa membantu:
- Mulai dari Python atau Scratch, karena keduanya gratis dan dirancang untuk pemula.
- Buat proyek kecil yang nyata terlebih dahulu. Misalnya, membuat kalkulator nilai bisa memberikan pengalaman lebih banyak daripada hanya mempelajari teori dalam satu bab.
- Gunakan AI untuk menjelaskan error, bukan untuk mengerjakan seluruh proyekmu.
- Periksa mata pelajaran coding atau AI di sekolah sebelum mengeluarkan uang untuk kursus atau layanan tambahan.
Para analis memperkirakan jumlah tenaga kerja di India yang memiliki keterampilan AI akan mencapai sekitar 1,25 juta orang pada 2027. Mulai terbiasa dengan coding sejak dini bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk ikut mengambil bagian dalam pertumbuhan tersebut.
Sebagian besar cara belajar ini tidak membutuhkan biaya. Yang paling penting adalah waktu dan kemauan untuk mencoba. Satu proyek yang berhasil kamu buat sendiri bisa mengajarkan lebih banyak tentang coding dibandingkan mempelajari sepuluh bab teori. Yang terpenting bukan alat yang digunakan, melainkan pengalaman membangun sesuatu secara langsung.
Kesimpulan
Belajar coding sebagai siswa sebenarnya tidak pernah menjadi perlombaan melawan AI. Tujuannya adalah memahami coding dengan cukup baik sehingga kamu bisa mengarahkan AI dengan tepat. Pelajari kemampuan tersebut sejak sekarang. Dengan begitu, setiap alat baru yang muncul di masa depan hanya akan menjadi satu teknologi tambahan yang sudah kamu pahami cara menggunakannya. ( TribunStyle.com - Luthfiah Shafa Afifah )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Programmer-Di-Era-AI.jpg)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/zodiak-besok-ramalan-zodiak-besok-selasa-10-desember-2019-sagitarius-berhati-hatilah.jpg)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ramalan-zodiak-30-agus.jpg)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Ramalan-Zodiak-28-agus.jpg)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Zodiak-21-Agus.jpg)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Ilustrasi-zodiak-yang-diprediksi-bakal-jadi-kaya.jpg)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/MINTA-MAAF-Kapolrestabes-Surabaya-Kombespol-Luthfie-Sulistiawan.jpg)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Kasus-penggrebekan-kasino-di-Sukoharjo-tengah-jadi-sorotan.jpg)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Viral-oknum-pegawai-Bank-Mandiri-sebut-nasabah-kampungan-akhirnya-minta-maaf.jpg)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Ilustrasi-cuaca-cerah.jpg)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/boros-uang-habis-dompet-kosong.jpg)