Dulunya Pelopor Layar Poni, iPhone X Kini Jadi Barang Usang - detik
Jakarta -
Apple kembali menambahkan produk lawasnya ke dalam daftar produk usang. Kali ini giliran iPhone X, ponsel yang dulunya jadi pelopor desain notch berbentuk poni dan layar yang lebih penuh.
Dalam pembaruan untuk artikel di website-nya, Apple memindahkan iPhone X dari daftar produk antik atau vintage ke daftar produk usang atau obsolete. iPhone X awalnya masuk daftar produk antik pada tahun 2024.
Produk Apple digolongkan sebagai produk usang lebih dari tujuh tahun setelah Apple berhenti mendistribusikannya untuk dijual, tapi keputusan terkait klasifikasi tersebut bergantung pada Apple.
Begitu sebuah perangkat ditambahkan ke daftar produk usang, Apple menghentikan semua layanan perbaikan dan penyedia layanan servis tidak dapat memesan suku cadang karena komponennya sudah tidak diproduksi.
Di sisi lain, Apple menggolongkan sebuah perangkat sebagai produk antik ketika mereka sudah berhenti mendistribusikannya untuk dijual lebih dari lima tahun tapi kurang dari tujuh tahun. Produk ini masih bisa diperbaiki oleh Apple asalkan komponennya masih tersedia.
iPhone X diluncurkan pada tahun 2017 sebagai iPhone pertama yang menggunakan desain notch berbentuk poni di atas layarnya. Ponsel ini juga merupakan iPhone pertama dengan display OLED dan Face ID.
Karena tombol Home dan sensor Touch ID dihilangkan, iPhone X memiliki layar yang hampir penuh dengan bezel tipis di sekelilingnya. Perangkat ini memiliki desain premium dengan punggul kaca dan rangka stainless steel, seperti dikutip dari MacRumors, Sabtu (15/8/2026).
Update sistem operasi besar terakhir yang diterima iPhone X adalah iOS 16. Saat ini sistem operasi perangkat tersebut mentok di iOS 16.7.16.
Selain iPhone X, Apple juga menambahkan MacBook Pro 2018 15 inch ke daftar produk usang. Saking lawasnya, laptop ini masih menggunakan prosesor Intel. Apple memperkenalkan MacBook Pro pertama dengan prosesor M1 buatannya pada tahun 2020.
(vmp/asj)